Untuk preventif maintenance dari suatu engine pada dasarnya pengecekan dilakukan berdasarkan running hours, SOS, performance engine (baik itu dilihat dari konsumsi bahan bakar atau dari output engine tsb). Untuk running hours pemeriksaaan engine biasanya berdasarkan manual book dari engine tsb biasanya per 125, 250, 500, 1000, 5000, 10000, 20000 jam jalan. Untuk pengecekan SOS dapat diambil sample oli dari engine tersebut untuk diperiksa kandungannya seperti Fe, Zn, Cu dll. Untuk performance engine dapat dilihat dari laporan harian konsumsi bahan bakar atau tes performance engine tsb.

Tanya – Dadi Mulyadi

Dear milister,

Mohon penjelasannya, apakah benar setiap engine generator set utama dengan kapasitas 50 Kva apabila telah running 10.000 jam harus melakukan overhaul sebagai tindakan Preventive Maintenance nya? Atau adakah panduannya kapan suatu generator set harus melakukan overhoul??

Mohon pencerahannya.

Pembahasan 1 – kunadi fajarianto

Pak Dadi,

Coba di cek di manualbook bawaan dari genset tsb. Setau saya tiap2 maker/merk Genset masing2 punya jadwal perawatan berkala termasuk beberapa ‘spare parts’ yang harus diganti tuk tiap2 tahapan perawatan. Bahkan sampai dengan general overhaul ada jadwalnya juga.
Mungkin ada rekan2 lain yang bisa menambahkan….

Pembahasan 2 – junedkudus

Pak Dadi,

Untuk 50Kva 10rb memnag harus di OH dimana yg diganti mungkin hanya gasket, seal, ring dll.guidance tsb tentunya ada di OMM masing2 produk.

Pembahasan 3 – sidiq k

Pak Dadi,

IMHO, tidak harus Pak. Best practice yang pernah saya jadwalkan yaitu, top O/H di 6000 hrs, major O/H di 12000 hrs, dan general O/H di 18000 hrs. Acuan paling valid adalah maintenance guidance dari engine maker (kalo engine nya beli dari baru dan bukunya masih ada) dan/atau dari studi analisa kegagalan berdasarkan kondisi operasional. CMIIW.

Pembahasan 4 – a. agung nugroho

Dear Pak Dadi,

biasanya dalam manual book-nya dicantumkan setelah running hour sekian jam disarankan untuk melakukan Overhaul (biasanya dituliskan untuk info lebih lanjut, silakan menghubungi representative terdekat dari genset tersebut). sepengetahuan saya saat berdiskusi dengan teknisi genset (teknisi dari pihak representative), biasanya disarankan untuk dilakukan pemeriksaan oleh teknisi dan baru teknisi merekomendasikan apakah ovehaul perlu dilakukan atau tidak.
Mohon koreksi dari rekan2 yang lain jika pendapat saya kurang tepat.

Terima kasih.

Pembahasan 5 – AFRIAN SYAH

pak dadi

untuk preventif maintenance dari suatu engine pada dasarnya pengecekan dilakukan berdasarkan running hours, SOS, performance engine (baik itu dilihat dari konsumsi bahan bakar atau dari output engine tsb). Untuk running hours pemeriksaaan engine biasanya berdasarkan manual book dari engine tsb biasanya per 125, 250, 500, 1000, 5000, 10000, 20000 jam jalan. Untuk pengecekan SOS dapat diambil sample oli dari engine tersebut untuk diperiksa kandungannya seperti Fe, Zn, Cu dll. Untuk performance engine dapat dilihat dari laporan harian konsumsi bahan bakar atau tes performance engine tsb.
jadi untuk penentuan overhaul engine dapat di tentukan dari komponen diatas. tapi kebanyakan yang mudah terdeteksi dari engine yaitu running hours dari engine tsb dengan batasan toleransi +/- 20% dari batasan running hours yang ditentukan untuk overhaul (ada yang 10000 mhrs dan ada yang 20000 mhrs).
Mohon koreksi dari rekan2 yang lain jika pendapat saya kurang tepat.

Pembahasan 6 – Anton Firman Tama

Dear P’ Dadi

Pada dasar nya, fabricant tdk mencantumkan kapan Component/Engine tsb hrs OVH. Jadi dmn engine tsb hrs/kpn OVH, mungkin bs di lihat/bandingkan dngn Engine2 dahulu life time nya. Menurut sy pribadi kl msh 10.000 hrs dan tdk ada kerusakn/belum pernah ada problem yg berarti, Engine/Compo. tsb bs di Extend life time ny.
Ok?!

Pembahasan 7 – adi purbo

Dear Pak Dedi,

I am the new member and this is the first time I write in here.

Hmm, I have opinion nieh,.. When we purchase an equipment, there will always manual book, Installation and operation maintenance. As Engineer he have to check this schedule. If any requirement or predictive maintenance adviced by vendor, it should be conducted otherwise you will have any trouble soon.
Maintenance engineer shall have any instinct about this predictive maintenance instead of they do not find any reference book. Thay have to understand what the concern that might be must be replace or check.

Pembahasan 8 – erwin

Dear Pak Dedi,

Pendapat saya,

Biasanya dari manual book akan terlihat schedule kapan life time oli tsb hrs diganti/ OVH, dan juga kapan harus pergantian filter oli.

Sedangkan untuk kualitas oli sebaikknya dilakukan analisa lab, untuk mengetahui kondisi mesin genset tsb. Bisanya dari supplier oli yg branded akan dilakukan analisa laboratorium free of charge.

Pembahasan 9 – ROSESMan

yups, pak…. kl misalnya Pak Dedi beli equipment baru pasti ada manual booknya termasuk maintenance manual. di sana akan tertera, basic maintenance program untuk equipment tersebut. miantenance program itu ada yang berupa preventive maintenance ada yang berupa predictive maintenance. preventive adalah kegiatan maintenance yang mengganti beberapa komponen sesuai dengna intervalnya, sedangkan predictive melakukan task untuk menganalisa kondisi equipment tersebut dengan interval tertentu.

kl pak Dedy belum punya pengalaman dengan equipment tersebut (termasuk teman2 di kantor), memang ada baiknya mengikuti saran di maintenance manual tersebut. melakukan semua task yang sudah disebutkan di sana. tapi ada baiknya Pak Dedy juga mencari tahu bagaimana kondisi peralatan tersebut secara umum pada umur2 tersebut, apakah masih baik tanpa ada masalah berarti atau perlu preventive/predictive maintenance tertentu atau malah gak ada yang survive? dari sana pak Dedy dan kawan2 bisa melakukan suatu analisis untuk membuat program maintenance untuk equipment tersebut. ya mungkin bisa lebih banyak dari yang ada di maintenance manual, atau bisa juga lebih sedikit… itu semua tergantung hasil analisnya. prosesnya bisa dilakukan dengan RCM, FMEA, atau RBI metode2 lainnya yang dirasa cocok oleh perusahaan Pak Dedy. dengan bertambahnya usia operasi, dan pengalaman menggunakan equipment tersebut seharusnya bertambah juga data-data yang bisa digunakan untuk menyusun program maintenance tersebut.

mengenai PM10000 untuk genset, biasanya memang beberapa pabrikan memberikan hal tersebut. ada beberapa komponen/consumable part yang harus diganti atau dioverhaul juga. bisa diikuti atau bisa juga tidak, tapi kl anda terikat dengan warranty biasanya harus diikuti. kl pun anda memilih tidak coba perhatikan juga hasil2 predictive test yang dilakukan apakah ada tanda2 menuju ke kerusakan. kl memang belum muncul, masih bisa di-extend. tapi kl sudah muncul ada baiknya tidka ditunda2….. tanda2 tersebut akan menunjukkan kerusakan yang lebih parah seiring waktu dan biaya yang lebih mahal……

sekedar saran pak, semoga membantu….. CMIIW.