Jika terjadi kerusakan pitting corrosion pada permukaan flange (pipa atau vessel), best practice yang biasa dipakai adalah menggunakan Flange Facer machine. Tipenya ada yang internal dan external mounting, tergantung size, rating, posisi flange yang rusak. Alat ini sifatnya portable dan umumnya pneumatic. Jadi cocok sekali penggunaanya untuk repair flange di onsite. Bapak bisa search di internet untuk lebih jelasnya, dgn key wordnya ‘flange facer’.

Tanya – FY Siagian

Dear milister,

Jika terjadi kerusakan pitting corrosion pada permukaan flange (pipa atau vessel), bgm best practice utk memperbaikinya?
Mohon sharing pengalamannya.
Terima kasih.

Tanggapan 1 – i_nusaly

Pak FY,

Best practice yang biasa dipakai adalah menggunakan Flange Facer machine. Tipenya ada yang internal dan external mounting, tergantung size, rating, posisi flange yang rusak. Alat ini sifatnya portable dan umumnya pneumatic. Jadi cocok sekali penggunaanya untuk repair flange di onsite. Bapak bisa search di internet untuk lebih jelasnya, dgn key wordnya ‘flange facer’.

Tanggapan 2 – M. Teguh

Pak FY,

sekadar menambahkan, kalau pitting/metal loss lebih dalam dari RF nya atau posisi di sisi dalam sehingga beresiko menimbulkan kebocoran dari sambungan, bagian yang ada pitting harus di grinda + weld build-up dahulu dengan kawat las yang sesuai dengan material flange. Contoh untuk material CS menggunakan E7016 atau 7018 (low hydrogen). Baru dibentuk serrated facenya menggunakan flange facer untuk on site atau mesin bubut bila bisa dipotong dulu untuk dibawa ke shop.