Gas ikutan dalam bahasa Inggris adalah Associated Gas, yaitu gas (sebagai hasil ikutan) yang diperoleh dari pemisahan minyak bumi yang berasal dari sumur minyak.
Pada tekanan dan temperatur di kedalaman reservoir, associated gas terlarut didalam minyak (dalam fasa cair) atau terdapat diatas permukaan minyak bumi.
Associated gas umumnya mengandung fraksi C2+ yang lebih besar daripada Non Associated Gas.

Tanya – Febby Febrian

perkenalkan saya febby,mahasiswa gunadarma…
mohon bantuannya kepada teman-teman,bapak-bapak sekalian..
ada yang ingin saya tanyakan
saya mau tanya mengenai pemanfaatan gas ikutan menjadi LPG,
ada yang tahu memakain sistem apa???serta komponen dan fungsi masing-masing komponennya??
apa gas ikutan tersebut???

Tanggapan 1 – j_tia_19

saya kurang familiar dgn istilah gas ikutan.
mungkin maksutnya adalah flare gas.
flare gas ini memang banyak dimanfaatkan lg utk LPG, diproses dlm sebuah LPG plant.
jadi flare gas masuk ke unit LPG plant terlebih dahulu melalui proses kompresi dua tahap untuk menaikkan tekanan agar mencapai tekanan operasi. kemudian dialirkan ke kolom demethanizer/deethanizer. di kolom ini produk atas (C1, C2)di compressor lg utk dikembalikan lg ke main line. kemudian produk bawah masuk ke kolom depropanizer/debutanizer. dari kolom ini, produk atas(C3, C4) nya adalah LPG di flash lagi sebelum di pompa, dan produk bawahnya (C5+) berupa kondensat.

Tanggapan 2 – Galih Satria

Gas ikutan dalam bahasa Inggris adalah Associated Gas, yaitu gas (sebagai hasil ikutan) yang diperoleh dari pemisahan minyak bumi yang berasal dari sumur minyak.
Pada tekanan dan temperatur di kedalaman reservoir, associated gas terlarut didalam minyak (dalam fasa cair) atau terdapat diatas permukaan minyak bumi.
Associated gas umumnya mengandung fraksi C2+ yang lebih besar daripada Non Associated Gas.

Non associated gas adalah hasil utama sumur gas yang menghasilkan juga kondensat. Pada tekanan dan temperatur di kedalaman reservoir, non associated gas dan kondensatnya terdapat dalam fasa gas tanpa adanya kontak dengan minyak bumi.

Tanggapan 3 – A r F ‘in action

Pagi Mbak Tia/Bu Tia,

Mengapa produk atas dari demethanizer/deethanizer yaitu methane dan ethane direcycle lagi ke feed kolom tsb? ngGak langsung ke flare/dimanfaatkan utk keperluan lain..

Tanggapan 4 – j_tia_19

pagi pak ARF,

terima kasih koreksi nya. maksud saya produk atas demethanizer/deethanizer itu masuk ke main line gas tuk kemudian dimanfaatkan/dijual lagi sbg gas pipeline, LNG, dan keperluan lainnya.

Tanggapan 5 – Johanes Anton Witono

sebelum memanfaatkan C3 dan C4 dalam flare gas untuk LPG, perlu dipastikan persentasenya dan dibandingkan dengan ke-ekonomian fasilitas yang akan dibangun. karena komposisi hydrocarbon dari setiap lapangan berbeda-beda.

saya kurang tau, apakah sudah ada rule of thumb untuk memanfaatkan kapasitas yang ekonomis jika memanfaatkan C3 dan C4 di flare gas.

Tanggapan 6 – Johanes Anton Witono

sebelum memanfaatkan C3 dan C4 dalam flare gas untuk LPG, perlu dipastikan persentasenya dan dibandingkan dengan ke-ekonomian fasilitas yang akan dibangun. karena komposisi hydrocarbon dari setiap lapangan berbeda-beda.

saya kurang tau, apakah sudah ada rule of thumb untuk memanfaatkan kapasitas yang ekonomis jika memanfaatkan C3 dan C4 di flare gas.

Tanggapan 7 – Teguh Santoso

memanfaatkan gas flare, mungkin lebih ekonomis sampai CNG (compressed Natural Gas) saja daripada sampai jadi LPG.. CMIIW.

Tanggapan 8 – Febby Febrian

kebetulan saya sangat awam mengenai maslah ini…jadi intinya apakah flare gas itu berbeda dengan associated gas (gas ikutan)???

kepada mbak / ibu ita bisa tolong lebih dijelaskan lebih detail mengenai flare recovery sistem serta komponen utamanya..
compressor yang digunakan jenis kompresor apa???
atau mungkin bisa diberitahu mengenai jurnal atau ebook yang mengulas lebih detail tentang flare recovery system sebagai referensi..
karena saya sedang menyusun tugas akhir mengenai pemanfaatan gas ikutan menjadi LPG yang saya dapat dari selebaran tender yang dikeluarkan bp migas.