Saya ingin menanyakan dalam pemakaian laptop, kalau kt pakai baterai trus stlah habis kita charge sambil terus dipakai laptop nya. Lalu mode yang ke 2 , saya memakai laptop tanpa baterai karena dkt dgn power point. Untuk mode yang ke 2, apakah adaptor charger tdk cepat rusak?

Tanya – uci sanusi

Milister,

Sy ingin menanyakan dalam pemakaian laptop, kalau kt pakai baterai trus stlah habis kita charge sambil terus dipakai laptop nya.

Lalu mode yg ke 2 ,sy memakai laptop tanpa baterai karena dkt dgn power point.

Utk mode yg ke 2, apakah adaptor charger tdk cepat rusak?

Tanggapan 1 – Aziz Fathan

Tergantung

Kalau anda balik bawah laptop anda Buatan China yang murah2 itu akan cepat rusak.

Karena disain buatan china harus sudah rusak untuk pemakaian 1 tahun.

Dulu saya pernah kerja di pabrik elektronik di china.

Kecuali kalau laptop anda harganya diatas 15 juta buatan jepang mau dipake dengan cara apapun masih bisa bertahan minimal 3 tahun.

Tanggapan 2 – akbarfadilla fadilla

Enga apa-apa Mas ,dari pada di pake terus tapi charger tidak dilepas yang memgakibatkan batraynya cepet rusak dan daya tahn bisanya 2.5 jam jadi turun 1 jam pemakaian .
trims.

Tanggapan 3 – Fakhrur Razy

Setiap saat saya menggunakan laptop dekat dengan sumber power, saya (dan teman/saudara) selalu melepas baterai saya… Tujuannya, ya mengurangi siklus penggunaan baterai. Karena, usia pakai baterai rechargeable itu tergantung pada siklus charging nya (misalkan baterai melemah setelah 2000x charging). Bahkan, jika saya berencana pergi ke suatu tempat yang pasti di tempat tujuan saya nanti ada sumber power, saya meninggalkan baterai laptop saya dirumah. Lumayan, bisa mengurangi beban kira-kira 1 kg.

Hasilnya, baterai sudah lebih dari 1 tahun pun, masih seperti baru. Ya karena memang jarang dipakai.

Saya kurang begitu mengetahui kalau menggunakan laptop dengan melepas baterai (koneksi langsung ke sumber power), hal ini akan memberatkan kerja adaptor.
Namun, jika memang ya, saya lebih memilih adaptor yang cepat rusak daripada baterai. Tentu karena harga adaptor jauh lebih murah daripada baterai.

Dan, sejauh ini, adaptor masih baik2 saja. ^^

Tanggapan 4 – ebahagia

Selamat siang…

Saya setuju dengan email Pak Fakhrur meskipun ada kelemahan saat tiba-tiba power shutdown.

Sedikit menyimpang walau pun masih dalam kontek charging battery; sekitar 6 bulan ini kami mengembangkan LIMAR (Listrik Mandiri Rakyat) yang terdiri dari 5 lampu led dan battery. hasil reliability test di temui saat charging battery adalah point penting yang bisa memperpendek umur dan kapasitas penyimpanan battery. Akhirnya dengan penambahan rangkaian charging modul menyelamatkan banyak battery dari premature aging. Dan yang terpenting masyarakat pedesaan sebagai end-user tidak di rugikan.

Tanggapan 5 – Oscar Hammer Stein

mo sekalian nambahin aja kl yang buatan china selain di desaign hanya 1tahun walaupun sering di cabut pasang kemampuan baterainya akan tetap turun malah saya punya sekarang buatan china bahkan sering saya lepas, malah jadi rusak karena pengganjalnya mulai kendor n longgar selain itu baterai sering mengalami down sedikit entah kenapa saya sudah 2 kali mengalaminya padahal, hal ini terjadi karena baterai sering dilepas kata pegawai service laptopnya merk laptop saya axioo tipe centaur.

Tanggapan 6 – Hendra Pranajaya

Pertama-tama recharge battery bpk sampe penuh, kemudian jika dikantor atau dirumah bpk ada memakai ups ada baiknya battery laptop-nya di lepas aja untuk lebih memperpanjang umur battery tentunya.

Tanggapan 7 – Muhammad Syamsuddin

Pak Aziz,

Masa sih laptop cina dibikin harus sudah rusak untuk pemakaian setahun..?

Saya punya laptop buatan cina, beli January 2005, saya bawa kesana kemari di proyek..
sampe sekarang masih ok performance nya..

After salesnya juga ok..

Apakah saya aja yang beruntung dapet yang kebetulan bagus..? he he..

Tanggapan 8 – andryansyah rivai

Saya tidak mengikuti diskusi dengan topik ini dengan runtut. Tetapi membaca sepintas diskusi yang ada, sepertinya tidak dipisahkan dengan jelas jenis baterai yang digunakan.

Pengalaman saya sendiri menggunakan baterai jenis NiCd dan NiMH jelas sangat berbeda dibanding baterai Li-ion. Kalau yang Li-ion (seperti di HP saat ini), sering2 dicas dalam kondisi baterai agak penuh, setengah atau hampir habis tidak masalah. Tetapi kalau jenis NiCd dan NiMH yang dulu dipakai di banyak laptop, kalau belum hampir habis sudah dicas, pengalaman saya menunjukkan baterai itu menjadi berkurang tajam kemampuan menyimpan listriknya.

Jadi kesimpulan saya, kalau kita sudah pakai laptop dengan baterai Li-ion yang asli, saya yakin tidak terlalu bermasalah dengan penggunaan laptop dalam kondisi baterai terpasang dan dicas.