Ekspor gas alam Arab telah meningkat lebih dari 50% selama empat tahun dengan mayoritas kenaikan datang dari Qatar, menurut data resmi.

Penulis : Eric Watkins

Ekspor gas alam Arab telah meningkat lebih dari 50% selama empat tahun dengan mayoritas kenaikan datang dari Qatar, menurut data resmi.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Arab (OAPEC), di laporan statistik tahun 2009, mengatakan ekspor gas alam wilayah Arab naik sebesar 54,4% menjadi 161.9 billion cu m pada tahun 2008 dari 104.8 billion cu m pada tahun 2004.

Cadangan gas Arab berdiri di cadangan gas 53.7 trillion cu m pada akhir tahun 2008, menurut laporan OAPEC, yang mengatakan bahwa Qatar telah hampir setengah potensi gas Arab, dengan lebih dari 25 triliun cu m.

Laporan OAPEC mengatakan Aljazair tetap memimpin exporter gas Arab pada tahun 2008, dengan ekspor 59.4 billion cu m yang sanggup selama lebih dari sepertiga dari total penjualan gas Arab.

Namun laporan ini juga mencatat bahwa ekspor Aljazair tetap statis di 2004-08, sedangkan yang dari Qatar telah meroket ke 56.8 billion cu m dari 24.1 billion cu m selama periode yang sama.

Dengan 16.9 billion cu m pada tahun 2008, Mesir merupakan ketiga terbesar pengekspor gas Arab pada 2008, diikuti oleh Oman 10,9 miliar cu m, Libya 10,4 milyar cu m, dan UEA 7,5 milyar cu m.

OAPEC melaporkan perkiraan bahwa Qatar, yang menguasai 15% dari sumber gas terjanmin di dunia, akan mendominasi perdagangan ekspor gas di wilayah karena proyek-proyek baru yang direncanakan untuk North Field, memiliki lebih dari 900 tcf dari sumber-sumber gas terjamin.

Qatar diproduksi 30 juta ton LNG pada tahun 2008 dan output bisa melampaui 50 juta ton pada tahun 2009. Pada akhir tahun 2011, Qatar diperkirakan akan menghasilkan 77 juta ton LNG.

Sumber: www.ogj.com