Select Page

Hyberbaric test memang biasanye diperlukan untuk beberapa equipment yg akan dipasang di bawah laut (subsea) dengan maksud agar sesuai dengan keadaan sebenarnya, maka kondisi tekanan dilingkungan alat tersebut haruslah sesuai dequipment tsb dapat beroperasi dgn normal pada tekanan di bawah permukaan laut. Kalau equipment itu akan dipasang pada kedalaman 1500m misalnya, maka hyperbaric test juga harus diset dengan tekanan yg sama.

Tanya – Ronald Siswanto

Saya membutuhkan pencerahan mengenai Hyperbaric Chamber Test. Mungkin teman-teman ada artikel atau literature mengenai ini? Menurut standar internasional berapa sebenarnya cycle yang diperlukan untuk melakukan Hyperbaric Chamber Test. Mohon bantuan teman-teman untuk sharing hal ini. Terima kasih atas bantuannya.

Tanggapan 1 – Sri Yansen

Pa’ Stefano,

Yang pernah saya kerjakan kalau Hydrotest and PWHT sesuai dengan ASME.

Tanggapan 2 – Wahyu

Maaf, mungkin out of context.

Sekedar info, RSAL punya hyperbaric chamber dan dibuka untuk umum.
Dipercaya bisa membuat tubuh fit, segar dan ‘awet muda’. Mungkin karena banyaknya oksigen yang langsung masuk tubuh melalui kulit.
RSAL pejompongan/gatot Subroto sebrang convention center Jakarta. Katanya juga di RSAL Surabaya.
Mau coba ?

Tanggapan 3 – Ronald Siswanto

Pak Yansen,

Apakah PWHT sama dengan Hyperbaric Chamber Test? Apakah benar untuk Hyperbaric Chamber Test merefer pada API 6D? Menurut bapak sesuai dengan ASME berapa ya pak? Mohon pencerahannya.

Tanggapan 4 – Sri Yansen

Sore pak stefano

Sama seperti pressure vessel ; ASME Sec VIIII div.1, section IX dlsbg tetapi ada satu lagi yaitu PVHO itu untk view port glass, medical lock, dan material requirementnya. Di PVHO material requiremetnya lebih tight, misal material ga boleh SA 36, SA 515 etc, ga boleh ada repad, plate thk 16 mm harus impact test, etc
Yang lain mungkin bisa menambahkan.

Tanggapan 5 – Hazmi Hazmi

tentang hiperbaric Chamber Test yg seperti apa mas, mungkin bisa kita sharing. apa chamber yang biasa dilakukan oleh penyelam atau chamber yang seperti gmna?

Tanggapan 6 – Ronald Siswanto

Maksudnya Hyperbaric Chamber Test untuk subsea valve mas. Kira-kira berapa standar cycle yang diperlukan untuk test ini? Sudi kiranya teman-teman dapat mensharing artikel atau literature untuk test ini. Thanks.

Tanggapan 7 – Hazmi Hazmi

mungkin bisa di lihat di

http://www.bdkindia.com/site/uploads/article/pdf/31_pdf.pdf mas.
mudah2an ini dapat membantu.

Tanggapan 8 – Hazmi Hazmi

mungkin artikel ini juga bisa membantu mas.

http://www.valvemagazine.com/index.php/magazine/past-articles/feature-articles/7
9?task=view&start=1&ede3edd9167dfaa91d235c93abada944=9c77dda7b8c6bdc79784e3f2a60
c33be.

Tanggapan 9 – Awaluddin Berwanto

Mas Ronald,

Sedikirt menjelaskan ya.

Hyberbaric test memang biasanye diperlukan untuk beberapa equipment yg akan dipasang di bawah laut (subsea) dengan maksud agar . Agar sesuai dengan keadaan sebenarnya, maka kondisi tekanan dilingkungan alat tersebut haruslah sesuai dequipment tsb dapat beroperasi dgn normal pada tekanan di bawah permukaan laut. Kalau equipment itu akan dipasang pada kedalaman 1500m misalnya, maka hyperbaric test juga harus diset dengan tekanan yg sama.

Kalau berbicara mengenai berapa cycle untuk test tersebut, maka harus dikembalikan lagi sesuai dg keperluan dari standar yg ada. Sebagai contoh, untuk valve di Xmas tree, apabila berdasarkan API Spec 6A, PSL 4 maka diperlukan sebanyak 2000 cycle ( opening againts full rated differential pressure). Ini sebagai contoh saja.

Jadi secara umum, jumlah cycle tetap sesuai standard yg ada (misalnya API, ISO,dsb) hanya saya lingkungan untuk pengetesannya yg berbeda. Hanya saja, karena biaya untuk hyperbaric test ini cukup tinggi..maka project team biasanya melakukan efisiensi dgn meminimalkan jumlah cycle dg tetap memastikan bahwa performance equipment tsb sesuai dg yg dibutuhkan.
Biasanya, setiap subsea manufacture akan memiliki fasilitas hyperbaric test ini. Dan saya kira di lingkungan TNI AL pun pasti memiliki peralatan ini.

Tanggapan 10 – Ronald Siswanto

Pak Awaluddin,

Terima kasih atas penjelasannya, sangat bermanfaat bagi saya pak. Misalkan untuk Hyperbaric Chamber Test diperlukan untuk subsea valve, apakah test tersebut untuk valve dan actuatornya juga berdasarkan API Spec 6A? Jikalau untuk manufacturer memiliki fasilitas test ini tetapi hanya untuk valve size kecil ( below 8 in). Apakah ada company yang memiliki fasilitas ini dengan valve ukuran besar yang dapat disewa fasilitasnya, misalnya di atas 10 in?
Thank you.

Tanggapan 11 – Awaluddin Berwanto

Biasanya subsea valve dapat ditest langsung oleh subsea valve manufacture atau subsea hardware manufacture. Semua manufacture yg memiliki product untuk subsea biasanya sdh memiliki tempat untuk melakukan hyperbaric test.
Untuk menyewa biasanya dapat ke tempat subsea hardware manufacture. Di dunia ini ada sekitar 4 atau 5 main key player dalam subsea hardware yaitu aker kvaerner, FMC, Cameron, Vetco. Nah mereka dpt menyediakan hyperbaric test.

Setahu saya, kalau sampai 20 inch subsea valve sdh biasa dilakukan test, cuman kalau sampai 24 inch kelihatannya masih dalam kualifikasi. Coba hubungi saja salah satu key player tsb, seperti FMC di Singapore atau Aker Kvaerner di Malaysia..mungkin mereka bisa membantu.

Share This