Select Page

Pressure rating itu untuk kondisi operasi saja. Kondisi Operasi dan Hydrotest memiliki alowable stress yang berbeda. Untuk lebih jelas definisi allowable working pressure bisa dilihat di ASME XIII div 1, di part UG98 menyebutkan definisi nya, terus di part UG 44, menyebutkan pressure rating yang harus diambil untuk flange dan fitting. Dan UG-99 sampai UG 101 itu masalah pressure test.

Tanya – cak.topan@batam

Ini mungkin pertanyaan konyol saja. Walaupun begitu, saya memberanikan diri bertanya mengenai hal ini mengingat ke-awam-an saya dan teman saya mengenai piping.

Contoh kasusnya adalah sebagai berikut.

Kami diberikan satu line tubing yang mempunyai pressure rating hingga 4500 Psi. Sedangkan, fittingnya ber-pressure rating 3000 psi. Client specification mensyaratkan testing pressure harus 4500 psi.

Menurut spesifikasi, harus di test 1.5 working pressure = 1.5 * 3000 =4500 psi. PAS !
Menurut definisi di ASME 16.5, pressure rating are maximum allowable working gage pressure in bar units at the temperatures in degrees celcius… etc etc.

Menurut data sheet fitting, definisinya ya sami mawon dengan ASME. Intinya line tubing itu hanya bisa diberikan tekanan hingga 3000 sajah (dengan asumsi maximum working pressure equal dengan pressure testing).

Mengenai working pressure, ada seorang engineer yang menganalogikan fitting ini seperti shackle. Jika shackle kapasitas 25 MT (misalnya), maka itu adalah SWL (safe working load), dan boleh di test hingga 1.5 hingga 2 kali SWL. Ini ada di data sheet shackle. Jika kami turut analogi ini, maka tubing line bisa kami test hingga 4500 psi walaupun fittingnya 3000 psi. Masalahnya tidak ditemukan di data sheet fitting. Tapi, kami juga bisa berasumsi maximum allowable working pressure adalah sama dengan pressure sewaktu testing. Sehingga line tubing hanya bisa di tes hingga 3000 psi saja. Aman.

Pertanyaan saya adalah:

Saya sudah cari di ASME (dan belum ketemu sampe sekarang) mengenai pressure testing ini. Mohon pencerahannya dari bapak dan ibu yang lebih berpengalaman.
Tidak ketemu suatu judgement yang mengatakan apakah working pressure itu sama dengan kondisi operating saja (dan boleh dites hingga lebih dari pressure ratingnya). Dan jika boleh sampe batas mana?

Ato working pressure sama dengan maximum pressure testing yang mana lebih aman.

Mohon pencerahan.

Tanggapan 1 – syaefrudin

Mas, coba lihat di ANSI B16.5 para 8.2.2. disitu dikatakan di tes pada temp 38 deg.C dgn pressure tidak kurang dari 1.5 x pressure rating. Di kasus mas topan, emang temp. kerjanya berapa? Secara analogi, kurva temperature berbanding terbalik terhadap MAP nya pada tekanan yang sama…jadi, coba di hitung balik, apakah masih dibawah MAP nya apa tidak…Kalao masih di bawah MAP ya brarti itu masih aman…

yusuf sopyan

Cak Topan,

Pressure rating itu untuk kondisi operasi saja. Kondisi Operasi dan Hydrotest memiliki alowable stress yang berbeda.

untuk lebih jelas definisi allowable working pressure bisa dilihat di ASME XIII div 1, di part UG98 menyebutkan definisi nya, terus di part UG 44, menyebutkan pressure rating yang harus diambil untuk flange dan fitting.
dan UG-99 sampai UG 101 itu masalah pressure test.

yusuf sopyan

maaf sedikit koreksi maksud saya ASME section VIII (bukan XIII) div 1.

ardianta somad

Tidak ketemu suatu judgement yang mengatakan apakah working pressure itu sama dengan kondisi operating saja (dan boleh dites hingga lebih dari pressure ratingnya). Dan jika boleh sampe batas mana?

Cak topan,

Coba liat didokument piping Spec clientnya cak, biasanya disana client sudah menentukan besarnya tekanan untuk pipe testing jadi tinggal ikuti aja.. berikut saya lampirkan contoh dokumentnya (dokumen sy edit spy tdk nyebutin merk dagang :-P).
semoga membantu…

cak.topan@batam

Pak Ardianta.

Terima kasih atas responnya. Seperti yang saya tulis pada email pertama,client spec mensyaratkan 4500 psi.
Hanya saja fittingngnya 3000psi. Vendor document cuma membolehkan sampe batas maksimum (allowable working stress).

Kita ini yang jadi empot2an, kalo mau aman pake 3000 psi ya ngelanggar spek.
Di test sesuai spek, bisa jadi kenapa2…

Untuk rekan2 yang lain, terima kasih juga responnya. Nanti saya liat kembali.

Nurul Kahir

Bisa meeting lgi dgn clientnya…konfirmasi applikasi prrssurenya. Bener 4500psi design operating pressure ato udah ditambahin safety?

Juga hydrotest 4500 psi max.

Jika kuat…sptnya tetap hrus nyari fitting yg design pressure 4500 psi.

Jika design 4500psi, semua komponen mestinya 4500psi dengan hydrotest 6750psi.

ardianta somad

Cak Topan & rekans,

normalnya jika suatu line yang hendak di test, piping systemnya (piping/tubing, connector, fitting, valve,etc) memiliki class/rating yang sama (koreksi saya jika salah). namun di kasus cak topan fittingnya koq ngga sama ya?? – tidak perlu di jawab cak…

tp saya ngerti, yang saya tangkap disiini skr bagaimana ini di test sesuai requirement dan aman…

jika saya diposisi cak topan, pertama kali saya liat line yg akan di test ini servicenya pada tekanan berapa (operating)?? intinya coba yakinkan client bahwa kita ga perlu tekan hingga 4500psi, kan operatingnya cuman sekian… 🙂

jika mentok, diemail sebelumnya cak topan udah hitung kan bahwa fittingnya (PAS) mampu buat tekanan 4500psi… sedikit sharing, pada saat melakukakn ‘holding time’ di tekanan PAS tersebut, perlahan tekanan akan terus naik mengikuti temperatur apalagi holding timenya jam 12 siang. dengan kata lain, tekanannya menjadi diatas PAS cak… noted : systemnya memiliki rating/class yg sama.

nah kalo saya, minta tandatangannya client & GOAHEAD cak…

Selamat bekerja cak & semoga membantu… jeuk nyerah ye :).

Reiski

Pagi Cak Topan..

Mungkin sedikit membantu.

Apakah fittingnya sdh sesuai dgn specification client atau permintaan client?

Bila iya bpk tunjukkan saja document mengenai fittingnya bahwa fitting batas pressurenya hanya 3000psi. Kemungkinan client anda yg salah dlm menentukan spec fittingnya sedangkan working pressure hingga 4500psi.

Bila tidak double check lg dengan supplier fittingnya mengenai certificate tsb.

Smoga sedikit membantu

Sarmin

Sedikit menambahkan….

Secara umum, menurut B31.3, pressure test besarnya adalah 1.5 x Design
Pressure x Basic allowable stress pada suhu pengetesan / Basic allowable stress pada suhu design, dg maksimumnya kalo gak salah 6 kali.

Untuk case high pressure steam, pressure test bisa mencapai 3 sampai 4 kali dr design pressurenya.

Maximum working pressure perhitungannya aman tidaknya berbasis basic allowable stress seperti di table a1 dr B31.3 sementara Maximum pressure test perhitungannya aman tidaknya berbasis yield stress mengingat pembebanan di kondisi test hanyalah occasional saja. Sementara itu, basic allowable
stress besarnya sekitar 67%nya yield stress dan akan turun dengan meningkatnya temperatur.

Dengan demikian, test pressure seperti yg ditanyakan bisa dikatakan aman.
Bahkan semestinya, tidak hanya sekedar 1.5 x design pressure namun semestinya dikalikan lagi sesuai rumus di atas.

muhammad rifai

ikut sumbang saran

jika satu sistem berbeda rating, pakai rating paling kecil… alasannya persis waktu menentukan maximum allow work pressure… bilang ke klien, sesuai ASME, rating yang paling kecil yang dipakai

saya kira biasa satu sistem memiliki beda beda rating, terutama kalau udah ketemu dengan standard manufaktur

soal pressure test, besarnya boleh lebih besar dari MAWP… lantaran test ini hanya sebentar saja… jadi, waktu ditest, barang masih boleh melar dikit, makanya batasannya yield stress… ini untuk barang bermaterial ulet.

Share This