Teman saya dapat project pekerjaan pigging pipeline untuk cleaning dan inspeksi di kilang milik Exxon mobil di Nigeria.

Tanggapan 1 – Zulkifli Taher

Teman saya dapat project pekerjaan pigging pipeline untuk cleaning dan inspeksi di kilang milik Exxon mobil di Nigeria.

Sekarang dia sedang mencari perusahaan jasa inspeksi yang bisa diajak kerjasama untuk menggarap pekerjaan tersebut. Persyaratan awal harus memiliki fasilitas pigging baik untuk cleaning maupun untuk inspeksi pipa. Dan bersedia untuk bekerja di Nigeria.

Bagi yang tertarik dapat menghubungi saya japri.

Tanggapan 2 – Essam Amar

Pak Taher,

Sedikit masukan, kalau mau pake perusahaan inspeksi Indonesia untuk bekerja di Nigeria, khususnya di daerah Delta Niger (daerah penghasil minyak), mohon berkoordinasi dengan kedubes Indonesia di Nigeria. Karena setahu saya Kedubes Indonesia masih memberlakukan travel warning untuk daerah-daerah tersebut, karena daerah tersebut masih rawan. Saya nggak tahu travel warning itu masih berlaku atau sudah selesai karena himbauan tersebut masih ada di website kedubes Indonesia di Nigeria, lihat di http://www.indonesianig.com/himbauan.htm
Sekarang kondisinya sudah mulai membaik, sudah jarang terdengar berita penculikan lagi.
Mungkin juga perlu ditanyakan masalah keamanan di tempat bekerja.
Semoga berguna.

Tanggapan 3 – Rahmat Hidayat

Dear komunitas migas,

Saya ada sedikit masalah dalam pekerjaan,dan mencoba sharing dalam milis ini.
Contractor kami telah selesai mengerjakan suatu pipe line yang panjangnya 1.6 km,dengan kriteria ada 25 titik yang menggunakan elbow 90 LR.apakah untuk cleaning after assembly kita harus menggunakan pigging?karna jika mengacu pada piping process ASME B31.3 tidak disebutkan cleaning menggunakan pigging.tapi diASME 31.4 dan ASME 31.8 disebutkan cleaning menggunakan pigging.dan mungkinkah pigging dengan menggunakan foam pig dengan media air(compressor) akan berlangsung mulus,padahal diline tersebut ada 25 titik yang menggunakan elbow 90 LR.mohon pencerahannya.

Tanggapan 4 – Bambang Sugiharta

Mas Rahmad,

Foam pig applicable untuk 90 degree elbow, jadi gak usah kuatir.

Sampeyan bisa akses ke http://www.girardind.com

Untuk mendapatkan informasi tambahan.

Tanggapan 5 – Andri W

Mas Rahmat

Saya mencoba berbagi pengalaman saya.
Saya pernah Pigging flowline baru 3’untuk minyak dengan foam PIG dan media compress nya air dengan tekanan 300Psi tidak menjadi masalah. dan disitu terdapat elbow 90 sebanyak 10an
Dan untuk line baru selalu kita PIG dengan media air dan hydrotest.

Tanggapan 6 – Andy Suhendro

Pak Rahmad,

Bisa sekali pigging dg foam pig. Foam pig biasa dipakai untuk elbow 1.5 D dan untuk multidiameter pipe mengingat foam bisa mengempis.
Agar pembersihannya maximal, kami sarankan didepan pig diisi air dulu (agar benda2 ringan bisa keluar lebih dahulu) dan dibelakang pig juga diisi air ( agar tendangan dari kompressor bisa efektif).
Selain dg pigging, bisa juga dg cara flushing. Semakin efektif jika flowrate semakin besar.

Semoga bermanfaat,

Tanggapan 7 – Rahmat Hidayat

Pak andy,

Cara pak andi sudah kami lakukan,dengan memasukan air agar benda yang ada didepan tergeser dahulu.setelah itu kami masukkan pig yang low density tapi pada saat melewati elbow 45 foam tidak berjalan.waktu itu presser sudah masuk di 3bar.hampir 4 jam kami tunggu foam tidak keluar.

Tanggapan 8 – Andy Suhendro

Pak Rahmad,

Apakah air didepan pig sempat keluar diujung flowline ?

Bapak tahunya bgm bahwa pig nya stuck saat di posisi elbow 45 ?
Kalo pakai kompressor kelemahannya udara lebih mudah lolos melewati pig, tapi prosesnya lebih cepat.

Selanjutnya, coba Bapak matikan kompressor, isi line tsb dg air lg, kemudian tendang lagi menggunakan udara dg kompressor tsb. Tenaga hantaman air yg didorong oleh udara bisa sangat besar.
Sekedar berbagi pengalaman, setelah construction, foam pig kami pernah stuck akibat batangan besi scrab yg masih tertinggal di dalam pipeline. Dengan cara tsb kami pernah mengatasinya.

Kalo dg cara diatas masih belum teratasi, Bapak harus dorong dg air memakai pompa yg bertekanan tinggi.

Semoga bermanfaat,

Tanggapan 9 – Rahmat Hidayat

Saya mengetahuinya dengan cara kami coba membuka venting point yang kami pasang
itupun setelah 5jam kita tunggu.yang jadi masalah procedure yang diajukan oleh kontraktor
kami untuk pigging mengunakan compressor sebagai pendoronganya.jika tadinya mereka menggunakan fluida mungkin tidak jadi masalah.membaca pengalaman pak andy tadi,kira2 dengan compressor yang CFM 3.75 kira2 mampu tidak mendorong pig tersebut.karna kontraktor kami memakai compressor 3.75 CFM.

Tanggapan 10 – Andy Suhendro

Pak Rahmat,

Bisa tidaknya pig tsb terdorong tergantung dari delta pressure dibelakang dan didepan pig. Flowrate lebih menentukan pada kecepatan pig tsb berjalan.
Kami bahkan pernah mendorong foam pig 10′ sepanjang + 20 km dg menggunakan kompressor dan maximum operating pressure saat itu 40 psi.

Tanggapan 11 – aan

Pak Rahmat,

Boleh tahu bagaimana hasil piggingnya? apakah pig nya udah keluar? Boleh tahu tipe foam pig yang digunakan pak?

Terima kasih,