Mengutip ‘perubahan dalam situasi pasar dan khususnya di pasar LNG,’ Shtokman Development AG telah menunda 3 tahun pengerjaan produksi dari lahan gas-kondensat Shtokman di Barents Sea.

Mengutip ‘perubahan dalam situasi pasar dan khususnya di pasar LNG,’ Shtokman Development AG telah menunda 3 tahun pengerjaan produksi dari lahan gas-kondensat Shtokman di Barents Sea.

Partnership Gazprom, Total, dan Statoil mengatakan keputusan investasi terakhir pada pipaline gas akan dilakukan Maret 2011 dan pada LNG sebelum akhir 2011.

Jadwal tersebut akan memungkinkan untuk memulai produksi gas pipaline pada tahun 2016 dan LNG pada 2017, masing-masing 3 tahun kemudian dari awal yang direncanakan.

Lahan, ditemukan pada tahun 1988, memegang sekitar 135 tcf dari recoverable gas. Lahan terletak pada 1.100 ft dari perairan dekat tepi laut es musim dingin.

Para mitra Shtokman telah memutuskan untuk merawat fasilitas produksi offshore, pipa ke pantai, dan treatment gas di darat sebagai taraf dalam tahap pertama dari proyek pembangunan yang terpisah dari pengerjaan LNG.

Tahap pertama mentargetkan produksi sebesar 2,4 bcfd gas dari 20 sumur produksi yang dibor dari tiga template subsea. Ini termasuk instalasi unit produksi floating, pembangunan dual-phase pipelines ke pantai, pembangunan liquefaction plant di Teriberka, dan link ke pipeline North Stream yang melayani Eropa.

Sumber: www.ogj.com