Biasanya Oil Company punya standard sendiri dalam melakukan Safety Audit pada sub kontraktornya. Lebih dikenal dengan sebutan Contractor Safety Management System (CSMS). Biasanya yg pertama kali ditanyakan adalah komitmen manajemen dengan mengacu pada struktur organisasi perusahaan. Dan dilanjutkan dengan bukti-bukti implementasi dari komitmen tersebut.
Masing-masing oil company mempunyai kriteria standard kelulusan pada kategory Low Risk hingga high risk sesuai dengan tingkat resiko pekerjaan.

Tanya – Talang Air

Saya baru di milis ini. Nama saya Dolyn Sitompul.
Langsung ke pertanyannya aja. Kebetulan perusahaan saya ditunjuk untuk mengadaan software di salah satu perusahaan oil and gas. Perusahaan tersebut, mewajipkan safety audit di kantor saya.
kantor saya cuma 1 ruangan dengan toilet panjang 15 m, dan lebar 5 m.

-apa aja yang harus di wajipkan ? gambar2 dan petunjuk2 lain.

-equipment apa aja yang diwajipkan ?

-dll

Mohon pencerahannya dari teman2 semua.

Tanggapan 1 – Hefi Hendri

Biasanya Oil Company punya standard sendiri dalam melakukan Safety Audit pada sub kontraktornya. Lebih dikenal dengan sebutan Contractor Safety Management System (CSMS). Biasanya yg pertama kali ditanyakan adalah komitmen manajemen dengan mengacu pada struktur organisasi perusahaan. Dan dilanjutkan dengan bukti-bukti implementasi dari komitmen tersebut.
Masing-masing oil company mempunyai kriteria standard kelulusan pada kategory Low Risk hingga high risk sesuai dengan tingkat resiko pekerjaan. Sebaiknya tanyakan saja ke Oil Company nya apa yang harus disiapkan.

Tanggapan 2 – Muhammad Syamsuddin

Dear Dolyn,

Karena belum ada yang menjawab, jadi saya coba memberi masukan.

Safety Audit biasanya fokus ke dokumen, jadi besar atau kecilnya kantor tidak terlalu berpengaruh.

Secara umum dokumen yang di audit biasanya minimal adalah:

– HSE Plan

– Emergency Response Plan

– Environment/Waste management plan

– Record of Safety training

– Record of Emergency drill

– Record of Safety performance

– Record of Inspection

Kadang2 (tidak selalu) dalam meng audit, client juga ingin melakukan inspeksi terhadap
kelengkapan emergency di kantor tersebut. mis:

– fire extinguisher

– muster point

– emergency route

– first aider and first aid box

Semoga bermanfaat.