P&iD adalah pengembangan dari flow-nya PFD P&ID sudah memiliki size description syaratnya: 1. punya konseptual diagram ( yg menampilkan alur proses description); 2. Punya Blok diagram ( yg menampilkan alur heavy major process equipment); 3. punya PFD ( menampilkan flow description).

Tanya – YOGI PRATAMA

Bagaimanakah konsep dalam membuat P&ID ?

Tanggapan 1 – Admin Migas

KBK Proses – Cara Mengkaji P&ID

http://www.migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=46&Itemid=42

– 01 Bagaimana Membuat P&ID

– 02 P&ID Guide

– 03 P&ID Guide – Sample

– 04 P&ID CVC Separator

– 05 Cara Mengkaji P&ID – Separator

– 06 Cara Mengkaji P&ID – Pompa #1

– 07 Cara Mengkaji P&ID – Pompa #2

– 08 Cara Mengkaji P&ID – Pompa #3

– 09 Cara Mengkaji P&ID – Kompresor Sentrifugal

– 10 The Beauty of Centrifugal Compressor

– 11 Cara Mengkaji P&ID – Safety #1

– 12 Cara Mengkaji P&ID – Safety #2

Tanggapan 2 – Arya Jaka Tunggal

Pak Yogi,

Saya newbie mau coba sharing yah.

Pertanyaan yang bagus, simpel, tapi akan menjadikan jawaban yang puanjaaaang banget.

Mudah-mudahan jadi bahan diskusi bagus di milis ini.

Pertama sebelum mendevelop P&ID kita harus tahu design basis-nya, dari design basis ini baru bisa kita tentukan akan seperti apa plant dibuat. Setelah selesai ada design basis, kita buat block flow diagram/simplified flow diagram (berisikan tentang proses-proses apa saja yang akan dipergunakan di Plant nantinya). Block flow diagram selesai, lalu kita bisa mendevelop PFD (Process Flow Diagram) biasanya sekaligus disertai dengan kondisi proses (Pressure, Temperature, Flow rate) yang dihitung dari neraca massa dan neraca energi (pekerjaan ini sudah bisa disimplified oleh HYSYS). Dari PFD tersebut, kita akan dapat mengidentifikasi, proses mana yang krusial atau yang paling penting kudu dijaga kontinuitas dan kondisi operasinya dari situ baru kita tambahkan instrument-instrument dan control valve, ukuran-ukuran pipa (juga termasuk identifikasi penomoran pipa, dan yang bisa kita dapat dari perhitungan hydraulic, juga termasuk perlengkapan safety yang kudu ditambahkan (seperti PSV misalnya).

Mohon maaf kalo kurang jelas, tapi semoga bisa sedikit mempercerah.
Oya di web-nya migas indonesia, kalau saya tidak salah, pernah ada guidance untuk membuat P&ID, please cmiiw, dan pak Yogi bisa download disana, dan akan lebih bisa memperjelas dari sedikit keterangan saya diatas.

Tanggapan 3 – Swing man Player

P&iD adalah pengembangan dari flow-nya PFD P&ID sudah memiliki size description syaratnya

1. punya konseptual diagram ( yg menampilkan alur proses description)

2. Punya Blok diagram ( yg menampilkan alur heavy major process equipment)

3. punya PFD ( menampilkan flow description)

Tanggapan 4 – heruyana akbar

selain yang tertulis di bawah, ada tambahan yaitu :

punya standard penamaan dan penomoran instrument biasanya pake API standard ato iso standard.

Harus tau persis range besarang yang mau di ukur. agar pada saat penempatan instrument ukuran yang terukur dapat terbaca dengan akurat dan presisi. Jangan sampai rangenya terlalu besar atau terlalu kecil dari yg seharusnya
begitu juga kalau akan di pasang actuator pada PID nya harus dipastikan bahwa actuatornya sesuai dengan yang dibutuhkan.

setelah dapet PID nantinya harus di dapet list instrument and actuator yang terpasang di PID. sudah termasuk manufacture and typenya.

Itu saya saran tambahan dari saya, mungkin dari rekan2 yang lain ada yang akan mengkoreksi dan menambahkan.