Fungsi dari preheat adalah memperkecil gradient temperatur sehingga tidah terjadi thermal shock pada material. Biasanya ini dilalkukan sampe suhu sampai 150 celcius. Pada suhu tersebut belum terjadi perubahan pada sturktur mikro dari mterial. Sedangkan PWHT di lakukan untuk menghilangkan tegangan sisa pada material dan memperhalus struktur mikro yang membesar karena proses pengelasan.

Tanya – erlangga ibrahim

Dear all

Kita tahu kalo preheat & pwht berguna untuk mencegah terjadinya crack. Yg ingin sy tanyakan kalo kita sudah melakukan preheat pada material yg akan di las haruskah kita melakukan pwht juga? atau preheat dan pwht mesti dilakukan keduanya?

Adakah perbedaan dari metalurgi struktural :

1. bila material hanya terkena preheat saja tanpa pwht?

2. pwht saja tanpa preheat?

3. terkena prheat dan pwht?

Tanggapan 1 – hayyi.bahri

Pagi Erlangga,

Kalau boleh saya kemukakan pendapat saya.

1. Preheat maupun PWHT akan merubah struktur dr material tsb.

2. Preheat dilakukan biasanya untuk material yg tebal atau yg ada unsur2 dlm komposisi materialnya yg titik leburnya tingga atau diatas carbon steel biasa.

3. PWHT merupakan proses untuk menghilang tegangan yg terjadi akibat proses pengelasan atau jika ada unsur dlm material tsb menjadi carbida yg sifatnya sangat getas.

Semoga penjelasan ini membantu bapak. Hal ini bisa 2nya dilakukan.

Tanggapan 2 – riksha lenggana

Hello Erlangga,

Sependek pengetahuan saya, pengaplikasian PreHeat & PWHT adalah sesuai dengan kebutuhan.

Menanggapi pertanyaan anda, Material yang mengalami PreHeat & PWHT jelas akan mengalami perubahan struktur metalurgi pada Grain Size-nya.

1. Bila material hanya di PreHeat saja tanpa PWHT, maka => fungsi PreHeat adalah untuk mencegah material yang akan di-las mengalami perubahan temperatur secara tiba-tiba yang akan mengakibatkan Crack & melebarnya daerah HAZ yang terkena api las. Jadi artinya mat’l yg akan di-las minimal mempunyai temp yang sedikit mendekati panas api las & siap menerima panas lanjutan.

2. PWHT saja tanpa PreHeat

=> Biasanya PreHeat tidak di pakai pada mat’l yang tipis & aplikasi barang tsb di PWHT adalah karena Hi-Pressure / mengandung Lethal substances (bila merujuk ke ASME VIII) sehingga PWHT dipakai untuk menghilangkan tegangan sisa yg masih terdapat pd benda.

3. Terkena PreHeat & PWHT

=> Menurut saya, ini adalah kondisi ideal yg merupakan gabungan dari aplikasi PreHeat & PWHT. Mat’l tidak mengalami perubahan temp. secara tiba-tiba & tahap finishingnya di PWHT untuk me-reduce Tegangan Sisa.

Tanggapan 3 – rezall uszani

Preheat dan PWHT tidak ditujukan untuk merubah struktur micro material, melainkan
hanya mencegah/memperbaiki efect stress dari proses las atau forging thd lingkungan atau sifat material.

contoh: – jika lingkungan dingin preheat perlu diperpanjang untuk mencegah efect rapid quench pd process welding (lingkungan).

-welding pd material dg carbon tertentu dan thickness ttt tidak perlu di pwht (sifat material)

– untuk forging berapa besar nilai expand atau swage yg perlu di pwht

proses preheat dan pwht biasa juga kita lakukan waktu olahraga:

– pemanasan sebelum bermain futsal -> serupa pre heat

– pemijatan /diberi baslem pd otot setelah bertanding futsal -> serupa pwht.

Tanggapan 4 – Yusuf Nugroho

Pak Erlangga,

Sekedar sharing dari yang saya pahami dari ASME B31.3 untuk Process Piping, dibahas Preheat dan PWHT sbb:

330.1 General

Preheating is used, along with heat treatment, to minimize the detrimental effects of high temperature and severe thermal gradients inherent inwelding.

330.1.1 Requirements and Recommendations.

Required and recommended minimum preheat temperatures for materials of various P-Numbers are given in Table 330.1.1. If the ambient temperature is below 0°C (32°F), the recommendations in Table 330.1.1 become requirements.

331 HEAT TREATMENT

Heat treatment is used to avert or relieve the detrimental effects of high temperature and severe temperature gradients inherent in welding, and to relieve residual stresses created by bending and forming. Provisions in para. 331 are basic practices which are suitable for most welding, bending, and forming operations, but not necessarily appropriate for all service conditions.
CMIIW, mohon masukan dari yg lebih pakar.

Tanggapan 5 – bonardo137

Dear Rekan Erlangga dan Hayyi :

Saya koreksi sedikit pengertian dari preheat, yaitu proses pemanasan sebelum pengelasan yang dilakukan pada suhu dibawah suhu rekristalisasi.
Dengan pengertian diatas maka saya kurang sependapat jika dikatakan preheat akan merubah struktur material. Preheat bertujuan untuk mengurangi cooling rate saat pengelasan dimana kita pahami bersama cooling rate yang terlalu besar akan menimbulkan fasa getas yang rentan terhadap cracking. Untuk mekanisme cracknya bisa dilihat di buku-buku metalurgi kita.
Berbeda dengan PWHT, PWHT dilakukan pada temperature rekristalisasi,sehingga saya sependapat jika ada perbedaan struktur antara material yang di PWHT dan tidak. Dengan catatan material yang di las cukup tebal karena untuk material tipis efek PWHT tidak signifikan.

comments are welcome..

Tanggapan 6 – haris kurniawan

Dear all,

cuman nambahin dikit aja, CMIIW.

Aturan untuk PWHT sebenarnya tergantung diaplikasikan untuk apa, disini saya cantumkan referensi beberapa aturan dari code untuk PWHT.

1. Untuk Structure, base on code AWS D1.1 , Clause 5 para 5.8, disini dijelaskan bahwa PWHT dilakukan jika ada dicantumkan dalam kontrak kerja.

2. Pressure Vessel, based on ASME Sect. VIII Div.1 UCS-56, untuk aturannya dapat dilihat di tabel, yang paling penting diperhatikan adalah note di bawahnya, disana ada aturan yang mengharuskan dilakukan PWHT pada material dengan thickness tertentu.

3. Pressure Piping, based on ASME 31.3 point K331, disini juga ada aturan untuk material yang diharuskan di PWHT seperti contohnya semua material dengan P No. 4 dan 5 untuk semua thickness diharuskan di PWHT (point a). Untuk tabel lengkapnya pada tabel 331.1.1.

Jadi menurut spengathuan saya, aturan harus PWHT atau heat treatment didasarkan mau diaplikasikan kemana, sekali lagi just CMIIW.

Tanggapan 7 – adhi.baskoro@exxonmobil

Yth. Rekan2.

Mohon izin ikut menyumbang pendapat dari yang bukan pakar.

Dari membaca kutipan ASME B31.3 di bawar dari pak Yusuf Nugroho, dapat diambil kesimpulan

1. Pre heat berguna utk mengurangi efek buruk dari thermal gradient akibat welding. ada beberapa material yang kemampuan thermal shock nya rendah sehingga rentan failure jika thermal gradientnya tinggi (peningkatan panasnya cepat).

2. Heat treatment selain mengurangi efek buruk diatas dapat juga menghilangkan tegangan sisa.

Nah, apa bedanya kalo gitu? bedanya adalah waktu treatmentnya. kalo pre heat sekedar sudah sampai temperatur yang diinginkan maka bisa langsung dilas dan selesai sudah. Sedangkan kalo heat treatment (PWHT) membutuhkan waktu tertentu utk dapat menggerakkan dislokasi-dislokasi sehingga menghilangkan tegangan sisa dimaksud.

Tanggapan 8 – Yudha Dwinanda

Sekedar Tambahan.

Menurut saya fungsi dari preheat adalah memperkecil gradient temperatur sehingga tidah terjadi thermal shock pada material.
Biasanya ini dilalkukan sampe suhu sampai 150 celcius. Pada suhu tersebut belum terjadi perubahan pada sturktur mikro dari mterial.

sedangkan PWHT di lakukan untuk menghilangkan tegangan sisa pada material dan memperhalus struktur mikro yang membesar karena proses pengelasan.