Select Page

Untuk melakukan line sizing, lebih mudah menggunakan program yang kita buat sendiri (misal excel, atau sejenisnya) dengan rumusan mengacu kepada API 14E ataupun standard lain yang telah disebutkan oleh rekan2 milis sebelumnya, apalagi jika hanya untuk sizing line2 pendek (dari equipment ke equipment dalam suatu plant). Kenapa dapat dikatakan lebih mudah, karena penggunaan dengan tools tersebut memudahkan kita untuk mengontrol ketepatan sizing yang meng-consider criteria pressure drop, velocity, atau pun parameter lainnya dalam kalkulasi line yang fluidanya compressible seperti parameter mach number. Hysys memang bisa untuk line sizing (ada bantuan extension PIPESYS), namun untuk case2 yang perlu judgment yang sangat matang.

Tanya – sylvia agustiny

Dear mas darwis dan milister,

Apakah Hysis juga dapat digunakan untuk menghitung Line sizing?

Mohon dishare infonya.

Tanggapan 1 – Fakhrur Razy

Bu Sylvia

Jawabannya bisa, dengan menggunakan extension pipesys.. Tapi repotnya, pipesys menggunakan prinsip kerja trial-error yang harus manual kita lakukan sendiri, dengan mencoba-coba berbagai parameter seperti diameter, schedule, dll, sampai kriterianya (dP maupun velocity) terpenuhi namun tidak oversize. Kalau harus mengerjakan ratusan atau ribuan line sizing, sangat tidak disarankan karena tidak efektif.

Jika tidak memiliki program line size calculation, lebih baik membuat sendiri program perhitungannya dengan excel..

Walaupun trial-error juga, tapi biarkan excel yang mengerjakannya secara otomatis. Dengan ini bisa dilakukan perhitungan simultan dalam waktu yang relatif sangat singkat. Referensinya untuk membuat perhitungan ini bisa mengacu pada GPSA, Section 17 – Fluid Flow and Piping.

Semoga membantu.

Tanggapan 2 – Indra Prasetyo

Bisa, dulu saya pernah membuat model dari semua lapangan gas producer di SSE yg terhubung dengan pipeline network, dari model tsb saya bisa membuat rekomendasi diantaranya untuk additional pipeline size krn waktu itu Medco mau meningkatkan produksi gas dari SSE dari 55 ke 98 MMSCFD terus ke 150 MMSCFD kl gak salah.
Dengan PipeSim juga bisa tp biasanya saya gunakan untuk oil atau water injection line, untuk gas line saya lebih suka pakai Hysys.

Tapi kl hanya mau menghitung line sizing sederhana aja, saya biasanya pakai software bawaan dari Exxon, disitu ada bbrp metode untuk line sizing, nama softwarenya FEP.

Tanggapan 3 – Crootth Crootth

Menurut saya sih bisa saja mbak.

Dengan metode trial and error, anda bisa mengetahui pada laju alir berapa didapatkan DP yang maksimum, jika DP kegedean, ganti diameter pipanya dengan yang lebih besar, dst. Akan tetapi sejak dulu menjadi perdebatan adalah seberapa precise HYSYS memprediksikan parameter proses untuk kasus pipeline yang panjang atau sumur yang dalam? terlebih untuk kasus dinamik.

Tanggapan 4 – And Riawan

Mba Sylvia . . .

Hysys dapat di gunakan untuk menghitung line sizing . . . , tetapi biar lebih mantep, agar di konfirmasi dengan perhitungan manual (API RP14E & ANSI B31.3) atau dengan program lain nya?

Sejauh saya mendisain untuk pipa yang sangat panjang memang ada sedikt ke tidak sesuai an dengan rumus yang di pakai di GPSA (Panhandle), tapi masih cukup masuk akan dan harus ada keberanian memutuskan bahwa disain pipa tersebut bisa di terap kan . . .

Mohon koreksi nya jika ada yang salah.

Tanggapan 5 – Martin Rifki@rekayasa

Sedikit menambahkan,

Sepengalaman saya melakukan line sizing, lebih mudah menggunakan program yang kita buat sendiri (misal excel, atau sejenisnya) dengan rumusan mengacu kepada API 14E ataupun standard lain yang telah disebutkan oleh rekan2 milis sebelumnya, apalagi jika hanya untuk sizing line2 pendek (dari equipment ke equipment dalam suatu plant). Kenapa saya katakana lebih mudah, karena penggunaan dengan tools tersebut memudahkan kita untuk mengontrol ketepatan sizing yang meng-consider criteria pressure drop, velocity, atau pun parameter lainnya dalam kalkulasi line yang fluidanya compressible seperti parameter mach number.

Hysys memang bisa untuk line sizing (ada bantuan extension PIPESYS), namun untuk case2 yang perlu judgment yang sangat matang.

Dahulu saya pernah menganalisa untuk studi penambahan steam header baru atau memakai steam header existing untuk supply (distribusi) ke beberapa steam turbine compressor, saya menggunakan HYSYS dan alhamdulillah bisa dimodelkan dengan cukup baik.

semoga dapat membantu.

Share This