TLP karena memakai ‘mooring’ dengan cara vertical theter, maka akan menyebabkan pergerakan keatas bawah (heave) akan sangat terkekang, tetapi dilain fihak, gerakan horisontalnhya akan relatif lebih bebas di banding dengan sistem mooring semi submerible yang sistem mooringnya lebih melebar di bagian dasar. Akibat dari lebih bebasnya gerakan ke horisontal, maka natural period dari tlp kearah sway dan surge akan lebih besar. Hal ini menyebabkan second order wave (gelombang laut dengan periode yang lebih panjang) yang akan lebih dominan dalam menimbulkan reaksi gerakan resonansi terhadap keseluruhan struktur TLP. Sedangkan untuk Semi sub, karena punya periode natural yang lebih pendek, maka 2nd wave drift force tidak akan menimbulkan efek dinamik sebesar TLP. Pada semi sub, panjang pendek natural period dari stuktur semi sub yang dimooring secara keseluruhan bisa di atur dengan cara pemilihan bentuk spreader mooring, kekakuan mooring, jumlah mooring.

Tanya – uci20032000

Pa Indratmo dan rekan2,

Bagaimana dgan perbedaan step perhitungan antara TLP dan semisub?

Kalo utk semisub yang menggunakan calm maka sistem nya harus menyertakan karakteristik pergerakan struktur baik akibat 1st order maupun 2nd order wave.

Kalau TLP agak lain, karena pergerakan heave dikekang.
Apakah karakteristik akibt wave baik 1st order maupun 2nd order diperhitungkan dalam analisa global?

Tanggapan 1 – budi setyo

Dear rekans,

TLP karena memakai ‘mooring’ dengan cara vertical theter, maka akan menyebabkan pergerakan keatas bawah (heave) akan sangat terkekang, tetapi dilain fihak, gerakan horisontalnhya akan relatif lebih bebas di banding dengan sistem mooring semi submerible yang sistem mooringnya lebih melebar di bagian dasar. Akibat dari lebih bebasnya gerakan ke horisontal, maka natural period dari tlp kearah sway dan surge akan lebih besar. Hal ini menyebabkan second order wave (gelombang laut dengan periode yang lebih panjang) yang akan lebih dominan dalam menimbulkan reaksi gerakan resonansi terhadap keseluruhan struktur TLP. Ditambah lagi dengan tambahan gaya angin yang biasanya juga punya periode panjang, maka ini akan menambah faktor dinamic effect ke struktur TLP. Disamping itu juga perlu diperhitungkan juga low frequncy tidal wave … yang akan menambah runyam DAF dari struktur TLP.
Sedangkan untuk Semi sub, karena punya periode natural yang lebih pendek, maka 2nd wave drift force tidak akan menimbulkan efek dinamik sebesar TLP. Pada semi sub, panjang pendek natural period dari stuktur semi sub yang dimooring secara keseluruhan bisa di atur dengan cara pemilihan bentuk spreader mooring, kekakuan mooring, jumlah mooring.

Gitu dulu, mohon dikoreksi kalau kurang tepat.

Tanggapan 2 – uci20032000

Mantap pa Budi,

Bgaimana dgan konsep springing dan ringing? Ini merupakan fenomena resonansi antara TLP dan wave. Bisakah dijelaskan utk pencerahan kita semua.

Lalu pemilihan wind spectrum mana yg lebih sensitif utk TLP apakah NPD, API ataukah Harris.? Atau ke 3 nya sama saja.

Segitu dulu.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Januari 2010 ini dapat dilihat dalam file berikut: