Pre trench atau post trench itu tergantung mana yang bisa dilakukan, pilih yang terbaik dan termurah. Baru bisa dijawab setelah tahu lokasinya, metaocean data nya, dan kondisi dasar lautnya.

Tanya – fendy dest

Dear komunitas migas

Mohon pencerahan

Kami mempunyai kasus sebagai berikut

Pipa akan dipasang dari pantai (offshore) ke jetty head (onshore). Pipa dipendam 2 meter dibawah seabed. panjang pipeline 1000m.
Seabed pantai termasuk batu karang.

Pada aplikasi tersebut, methode pemasangan pipa submarine apakah yang paling tepat? apakah dengan methode pre trenching? ataukah continous burying dengan cutter section dredger (CSD)? atau ada methode lain yang lebih efektif?

Terimakasih

Tanggapan 1 – Yuliastuti

Bisa pakai hdd mas (horizontal directional drilling).

Tanggapan 2 – Yanuar Wicaksono

Kepada Pak Fendy di tempat,

Saya ada sedikit pengalaman spt yang anda maksud (waktu pemasangan pipa PGN 32′ di Labuhan Maringgai yang kontur seabednya hampir sama).
Sebaiknya anda memakai pontoon Backhoe untuk pre trenching di daerah spt itu, karena wkt itu memakai CSD,CSD tidak mampu mencapai pinggir pantai karena terlalu keras untuk di Cutting.

Apakah anda memakai methode Beach Pull atau Push Pull dari Laying Barge?

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Januari 2010 ini dapat dilihat dalam file berikut: