Apakah ada peraturan pemerintah nasional dan lokal atau SNI yg mengatur tentang perancangan sistem fire fighting di pabrik khususnya di pabrik pengolahan CPO dan bangunan pendukungnya?; Apakah di dalam bangunan kantor, gudang, refinery dll, harus ada system sprinkler ?; 3. yang dimaksud dengan system hose reel itu seperti apa? apakah jika sudah ada system sprinkler,masih perlu menggunakan system hose reel?; 4. Apakah tangki process boleh digabung dengan tangki firewater? (klo ada peraturannya, tlg disebutkan jg :D).

Tanya – Fedrianto

Dear rekan2 migas,

As usual, ada beberapa pertanyaan nih :

1. Apakah ada peraturan pemerintah nasional dan lokal atau SNI yg mengatur tentang perancangan sistem fire fighting di pabrik khususnya di pabrik pengolahan CPO dan bangunan pendukungnya?

2. Apakah di dalam bangunan kantor, gudang, refinery dll, harus ada system sprinkler ?

3. yang dimaksud dengan system hose reel itu seperti apa? apakah jika sudah ada system sprinkler,masih perlu menggunakan system hose reel?

4. Apakah tangki process boleh digabung dengan tangki firewater? (klo ada peraturannya, tlg disebutkan jg :D).

Atas jawaban dari rekan2 semua, saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – Akh. Munawir

Jawaban saya,

1. Saya belum pernah lihat ada yang aturan yang khususon secara detail mengatur spesifikasi teknis spt yang anda tanyakan.

2. Tidak harus.

3. System hose reel itu pipa air yang dihubungkan dengan hose (selang yang flexible) dan untuk mengalirkan airnya kudu buka valve terlebih dahulu, lalu di ujung hose ada nozzle yang punya flow capacity dan kadang (tdk selalu) bisa mengatur pattern tembakan air apakah straight atau wide atau fog.

4. Tanki prosessnya isinya air juga atau bensin? Kalau isinya air utk keperluan utk domestik atau service jawabannya boleh-boleh saja, tapi klo isinya bensin ya jelas ga boleh.

Semoga terpuaskan.

Tanggapan 2 – Dirman Artib

Ada Pak Akh….

Baca KepMen PU – No. 10/KPTS/2000 tertanggal 1 Maret 2000.

Tapi mungkin scope nya tak menjangkau Plant pengolahan CPO, tapi untuk bangunan pendukungnya seperti office, warehouse boleh masuk.

Kalau Pak Fedr cari SNI, maka sama levelnya dengan bapak cari standard NFPA atau API atau ASME atau BS EN ISO, karena standard SNI disadur dari sumber standard tersebut. Jadi saran saya, gunakan saja standard-standard di atas yang relevant dengan keperluan.

Tanggapan 3 – Ferdian_a_r

utk SNI maupun peraturan di RI yg sedikit-banyak berkaitan dgn Pemadam Kebakaran :

SNI 03-1735-2000—Tata Cara Perencanaan Akses Bangunan Dan Akses Lingkungan Untuk

Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.

SNI 03-1736-2000—Tata Cara Perencanaan Sistem Proteksi Pasif Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Rumah Dan Gedung.

SNI 03-1745-2000—Tata Cara Perencanaan Dan Pemasangan Sistem Pipa Tegak Dan Slang Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Rumah Dan Gedung.

SNI 03-1746-2000—Tata Cara Perencanaan Dan Pemasangan Sarana Jalan Ke Luar Untuk Penyelamatan Terhadap Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.

SNI 03-3985-2000—Tata Cara Perencanaan, Pemasangan Dan Pengujian Sistem Deteksi Dan Alarm Kebakaran Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.

SNI 03-3989-2000—Tata Cara Perencanaan Dan Pemasangan Sistem Springkler Otomatik Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.

SNI 03-6570-2001—Instalasi Pompa Yang Dipasang Tetap Untuk Proteksi Kebakaran.

SNI 03-6571-2001—Sistem Pengendalian Asap Kebakaran Pada Bangunan Gedung.

SNI 03-6574-2001—Tata Cara Perancangan Pencahayaan Darurat, Tanda Arah Dan Sistem Peringatan Bahaya Pada Bangunan Gedung.

SNI 09-7053-2004—Kendaraan Dan Peralatan Pemadam Kebakaran – Pompa

UU RI No 28 Tahun 2002—Bangunan Gedung

Kepmen PU No.: 441/KPTS/1998—Persyaratan Teknis Bangunan Gedung.

Kepmen PU No.: 11/KPTS/2000—Ketentuan Teknis Manajemen Penanggulangan Kebakaran Di Perkotaan.

Kepmen PU No.: 10/KPTS/2000—Ketentuan teknis pengamanan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan.

Permenaker No.: Per.04/Men/1980—Syarat-syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan

Permenaker No.: Per.02/MEN/1983—Instalasi Alarm Kebakaran Automatik
Inst. Menaker No.: Ins.11/M/BW/1997—Pengawasan Khusus K3 Penanggulangan Kebakaran

Perda No. 3 Tahun 1992—Tentang Penanggulangan Bahaya Kebakaran dalam Wilayah DKI Jakarta

Tanggapan 4 – Dirman Artib

Wah……banyak juga rupanya applicable SNI dan peraturan tentang pencegahan dan penaggulangan kebakaran untuk bangunan dan gedung. Seharusnya mobil PMDK tak sering lagi meraung-raung melewati Jalan Matraman jika aturan diimplementasikan dgn efektif. Tapi tak satupun tampaknya SNI dan aturan ditujukan untuk rumah-rumah gang-gang sempit DKI, pantesan sering terjadi beratus-ratus rumah hangus di situ, maklum bukan tergolong bangunan gedung.