Efisiensi dan efektifitas pemakaian nozzle untuk dust suppression sangat dipengaruhi oleh size partikel air yg keluar nozzle dan qty partikelnya. Kalau partikel air yg keluar dari nozzle jauh lebih besar dibanding partikel dust maka partikel dust tidak terkena kontak krn partikel dust cenderung bergerak secara aerodinamis mengikut streamline permukaan partikel air. Ini bisa diatasi dengan pemilihan spray nozzle yg bagus, bisa dipakai ultrasonic nozzle. Kalau jumlah partikel air yg keluar dari nozzle lebih sedikit dari qty partikel dust, jelas banyak dust yg lepas, tak tersentuh. Ini bisa diatasi dengan pengontrolan yg tepat mengenai jumlah partikel dust. Sistem sebaiknya dilengkapi alat ukur jumlah dust kemudian alat ukur ini memberikan sinyal untuk mengontrol jumlah partikel air yg tepat yg dikeluarkan lewat spray nozzle.

Tanya – subhan malik

Mohon maaf jika sebelumnya jika saya menanyakan sesuatu yang berkaitan di luar bahasan scope Oil n Gas selama ini. Kebetulan saya sedang mengerjakan project infrastruktur Coal Transportation via Conveyor yang lumayan panjang .Mungkin ada teman-teman di Milis ini yang familiar dengan Dust Suppression System untuk kebutuhan Belt Cleaner dan Coal Dust Suppression. Untuk design sementara , saya hanya menggunakan controlled Solenoid valve sebagai pressure/flow adjustment and isolation.
Dan spray nozzle sebagai suppression nya. Solenoid valve terkoneksi langsung hardwire sebagai Digital Output ke PLC.

Saya sendiri, masih ‘meraba-raba’ system ini, karena belum ada pengalaman. Mungkin ada vendor yang biasa menangani package ini, saya belum tahu. Atau ada dari teman-teman milis yang pernah mendesign Dust Suppression Sytem untuk Coal di conveyor dengan design yang effisien.

Tanggapan 1 – Rachmadi Indrapraja

Dear Subhan,

Mohon diperjelas,

Dust Suppression System untuk conveyor panjang? ato penggunaan area tertentu?
Kalo fungsi Dust Suppression System sepanjang conveyor ko rasanya waste of money and energy..mending conveyor nya ditutup.

Seharusnya dust suppression system terpasang di area stock pile, hoppers, ato treatments.

Untuk diskusi yang bisa sedikit membantu :

http://www.bulk-online.com/Forum/showthread.php?threadid=2297

Mohon dikoreksi, semoga bermanfaat.

Tanggapan 2 – subhan malik

Dear Pak Rachmadi,

Conveyornya panjangnya 35km(Overland Conveyor) rata2 per 5km ada transfer tower . Di OLC ini dust supression hanya terpasang di setiap transfer tower. (transfer area).

Sebelum di transportasi kan ke OLC, Crushing area dimana tempat penerimaan coal(feeder breaker atu hopper),pengancuran dan mensizing sampai ukuran tertentu (Sizing Station).

Dust suppression dipasang di lima feeder breaker dan lima sizing station.

Di OLC sepanjang 35 km tidak dipasang cover hood, karena permintaan client.
Apakah Dsign Dust Supression system yang saya paparkan sebelumnya sudah bisa dikatakan ‘layak’ ? kalo melihat referensi-referensi lain ada yang menggunakan wet agent (sebagai pengkondisi liquid) dan solution pump sebagai pressurize water.
Sedangkan saya hanya menggunakan raw water pump dengan kapasitas 20L/s untuk sevice washdown dan dust suppression system dari water tank untuk kebutuhan di masing-masing transfer tower, dan raw water pump 30L/s untuk kebutuhan di crushing area yang meliputi feeder breaker dan sizing station.
Adakah vendor yang biasa menangani hal ini? atau Pak Rachmadi punya solusi dan saran.

Tanggapan 3 – Abdul Muis

Dear Pak Subhan

Efisiensi dan efektifitas pemakaian nozzle untuk dust suppression sangat dipengaruhi oleh size partikel air yg keluar nozzle dan qty partikelnya.

– Kalo partikel air yg keluar dari nozzle jauh lebih besar dibanding partikel dust maka partikel dust tidak terkena kontak krn partikel dust cenderung bergerak secara aerodinamis mengikut streamline permukaan partikel air. Ini bisa diatasi dengan pemilihan spray nozzle yg bagus, bisa dipakai ultrasonic nozzle.

– Kalo jumlah partikel air yg keluar dari nozzle lebih sedikit dari qty partikel dust, jelas banyak dust yg lepas, tak tersentuh. Ini bisa diatasi dengan pengontrolan yg tepat mengenai jumlah partikel dust. Sistem sebaiknya dilengkapi alat ukur jumlah dust kemudian alat ukur ini memberikan sinyal untuk mengontrol jumlah partikel air yg tepat yg dikeluarkan lewat spray nozzle.

Tanggapan 4 – subhan malik

Dear Pak Abdul Muis,

Terima kasih atas sarannya, memang selama ini saya belum ada konsedirasi design menggunakan ultrasonic nozzle untuk mengatur ukuran partikel air.Dan juga sebelumnya memang belum ada studi tentang dust suppression itu sendiri untuk kebutuhan di transfer tower, feeder breaker dan sizing station.

So far, saya juga belum familiar menggunakan alat alias sensor untuk mengukur kandungan debu yang bisa memberikan output untuk mengontrol jumlah partikel air yang ‘tepat’. Apakah yang dimaksud control nya adalah solenoid valve sebelum ke spray nozzle ? karena solenoid valve yang kira2 ukurannya 2′ yang dimaksud ini hanya sebagai isolation valve saja (Digital Ouput PLC).

Atau memang mengharuskan untuk menggunakan ‘system tersendiri’ yang nantinya akan diintegrasi dengan PLC yang berhubungan langsung dengan conveyor.?

Tanggapan 5 – Abdul Muis

Dear Pak Subhan

– Kalo pakai spray nozzle biasa, output partikel air ukurannya paling kecil sekitar 200 mikron dan tidak seragam, kalo pakai ultrasonic nozzle output partikel airnya bisa sampai 10 mikron dan seragam.

– Mengenai sensor untuk mengetahui kadar debu, tidak usah dipakai jg gak apa2, ini hanya untuk membuat alat lebih efisien. Sensornya bisa dipakai sensor light scatter, LED base sensor, sound base sensor.

– selenoid valve, ini pasti dipakai pak, selenoid valve diletakkan di saluran air dan saluran udara, kerjanya diatur oleh PLC yg menerima data dari conveyor apakah conveyor off, atau on tapi tanpa coal, atau conveyor on dengan membawa coal.

– peralatan utamanya kira2 spt ini pak : kompressor, tangki kompressor, pompa air, tangki air, selenoid valve, spray nozzle, beserta system pemipaan, system kontrol (bisa PLC).

Kalo pakai nozzle biasa, lebih baik ditambah wet agent.
Sering2 lakukan trial, krn mengontrol ukuran fluida agak sulit.