Untuk transmiter ada banyak brand yang bagus tinggal sekarang masalah operator/maintenance dalam familiarisasi dari transmitter itu, asal sering di rawat/maintenance/kalibrasi.. transmitter tersebut dapat beroperasi dengan baik.

Tanya – divvo_mp

Selamat malam mas-mas..

Saya pengen cari info nih, untuk LT dibawah ini, mana yg recomended untuk crude oil? dan dari segi maintenance mana yg lebih gampang? dan dari segi operational mana yg lebih reliable? kalo ada yg punya komparasi dari masing2 LT dibawah ini….mohon di share ya mas.

1) Capacitance Type Level Transmitter

2) Float Type Level Transmitter

3) Ultrasonic Type Level Transmitter

4) Radar Type Level Transmitter

terimakasih atas pencerahannya…mas.

Tanggapan 1 – jamiat_deba

Untuk transmiter ada buanyak brand yang bagus… tinggal sekarang masalah operator/maintenance dalam familiarisasi dari transmitter itu..
asal sering di rawat/maintenance/kalibrasi.. transmitter tersebut dapat beroperasi dengan baik…

kalo untuk mencari yang paling gampang maintenancenya, ada beberapa tips…

1. coba mencari transmitter yang sudah HART atau SMART…

2. usahakan mencari sinyalnya 4 – 20 mA.. bukan yang berdasarkan sinyal 1-5 volt… (biasanya transmitter yang sudah HART/SMART range SPANNYA SUDAH 4-20 MA)

3. ada beberapa type transmitter radar/ultrasonic yang di bilang sudah canggih… di dalam cardnya sudah di pasang fieldbus, sehingga bisa langsung sharing via LAN. sayangnya untuk kalibrasi musti presisi nilai zero sesuai dengan keadaan tangkinya… (kalo perlu tangkinya di kuras dulu he..he..he…)

4. untuk type float transmitter, sebaiknya di kenali medium liquidnya ( massajenis fluidnya) soalnya ini bekenaan dengan berat massa jenis nozzle yang akan mengambang dipermukaan. kalo salah hitung, nanti bisa repot pembacaan levelnya…

Coba menggunakan level transmiter yang bekerja berdasarkan beda tekanan… sensornya di pasang satu di bawah ( high pressre) yang satu lagi di pasang di atas (lowpressure)…

mudah-mudahan cocok untuk cruid oil…

nanti minta sama vendornya untuk memilih sensor yang cocok untuk cruid oil supaya pas material dan span kerjanya…

jangan lupa di beritahu jenis tankinya… tangki tertutup atau tangki terbuka… (soalnya itu mempengaruhi perhitungan pressurenya…).

Tanggapan 2 – aci sinaga

cuma usul:

mending pake yang no.2 Float Type Level Transmitter, aja boss.
gak banyak gangguan. seperti interferensi gelombang, medan elektromagnet dll. dllmekanismenya simple n cuma pake potensiometer (paling mahal rp. 75rb), sehingga mudah pada saat trouble shooting.
kalibrasi mudah, min 4 mA, max 20 mA.

semoga berguna….!!

Tanggapan 3 – ghafur agus

kalo ane ya pake radar boss, bukan lagi easy maintenance tapi hampir maintenance less malah 🙂

soalnya sudah ngalamin sendiri sih.

Tanggapan 4 – nurul_kahir@lintech

Ada merk utk radar? Ato web address?

Tanggapan 5 – Pr. Galih

Menambahkan saja,

Type Radar ada yang instrusive dan yang non intrusive,
kalo yang instrusive (yang ada guide nya) atau yang lebih dikenal sebagai guided wave radar sangat tidak cocok untuk crude oil yang waxy. lebih cocok untuk yang clean liquid, pressure dan temperature tinggi juga dia masih bisa handle.
kalo yang non instrusive memang handal,cuma kalo permukaan liquidnya cenderung tidak tenang/fluktuatif sebaiknya tidak memakai type ini.

type DP boleh juga, asalkan yang capillary, sehingga kontak fluida dengan DP cell nya tidak langsung melainkan melalui diaphragm seal yang lkemudian diteruskan oleh glycerin liquid.
kalo DP yang tidak memakai diaphragm seal biasanya sering terjadi plugging di impulse line nya.

semoga bermanfaat.

Tanggapan 6 – komang DARMADA

klau merek banyak Pak,

magnetrol, E&H, Krohne..

Tanggapan 7 – ghafur agus

sorry, walaupun saya bergelut dibidang ini, bukan iklan loh pak.
ntar dimarahin sama admin :))

silahkan lihat2 ini deh : http://www.rosemount-tankradar.com/products_index.aspx

Tanggapan 8 – Teguh Widhiarsono

Sorry mungkin ini agak telat … tapi saya mau ikutan sharing informasi.

Saya akan coba jelaskan sedikit mengenai perbedaan prinsip kerja dan aplikasi dari masing type level transmitter yang mas newbie sebutkan.

1. Capacitance type level transmitter :

Pengukuran level type ini berdasarkan perubahan nilai capacitance antara dua conductor, dlm hal ini antara dinding tanki (Tanki Metal) dgn Probe level transmitter. dengan perbedaan nilai capacitance pada media udara dan media liquid maka level liquid dapat di ketahui.

Dgn prinsip capacitance ini maka Capacitance type level transmitter bisa digunakan untuk menditeksi interface level, seperti level water dalam minyak.

2. Float Type Level transmitter.

Level transmitter type Float ini bekerjanya masih berdasarkan system mekanis, pelampung yang ada didalam tanki dihubungkan dgn wire-rope dgn indicator level yang ada du luar tanki yang bekerja secara mekanis.

3. Ultrasonic Level transmitter.

Bekerjanya berdasarkan pengukuran ‘time of flight’ gelombang suara yg di transmisikan dan diterima balik oleh ultrasonic sensor setelah dipantulkan balik oleh permukaan media.
Karena bekerjanya berdasarkan gelombang suara maka kwalitas transmisi sangat tergantung dengan kondisi udara, temperature, pressure, vacum, debu, dll.
Ultrasonic level transmitter tdk dpt dipakai untuk kondisi vacum. Perubahan temperature sangat berpengaruh thd accuracy, perubahan temperature thd transit time ultrasonic ini sebesar 0.17% per degreeC.

Tapi pada umumnya Ultrasonic level transmitter ini sdh dilengkapi dgn temperature elemen untuk temperature compensasi.

4. Radar Level Transmitter.

Bekerjanya berdasarkan time of flight dari gelombang electromagnetic atau microwave.

Perbedaan Radar dengan Ultrasonic, pada Radar tdk dipengaruhi oleh kwalitas udara dan pressure. Sedang pada level Radar sangat dipengaruhi nilai Dielectric Constant (DC) dari media yang diukur. Karena prinsip dari Level Radar ini bekerjanya berdasarkan electromanitic energy yang diukur berdasarakan perubahan nilai impedansi karena itu Radar bisa digunakan untuk media dgn DC > 1.4 . sebagai gambaran DC untuk Crude Oil adalah 2.2 dan DC water sekitar 80an (tergantung temperature).

Pada Radar level ada dua type yaitu Non-contact (HORN dan Parabolic) dan Guided Radar. Pd type guided radar gelombang electromagnetic merambat di sepanjang probe yg mana apabila ketemu dgn media yang mempunyai DC berbeda akan ada impulse.

Type Guded Radar ini bisa digunakan untuk mengukur Interface Level.

Aplikasi untuk Crude Oil:

Dengan kondisi Crude Oil yang sticky dan mengental pd temperature rendah maka dari ke 4 type level transmitter tsb diatas yang paling sesuai untuk aplikasi Crude Oil adalah type Radar non-contact dgn HORN atau Parabolic antena.

Kalau ada kekeliruan pd penjelasan tsb diatas mohon di koreksi.

Semoga bermanfaat.

Tanggapan 9 – Siswoyo Warta

Dilapangan paling stabil menggunakan pressure sensor. Tidak ada kerusakan mekanik.