Tepatkah migas diberi nama Industri Migas ? (hal yang sama adalah untuk istilah Industri Pariwisata).
Samakah dunia migas dengan industri sepatu, industri alat-alat rumah tangga, industri otomotif, industri tusuk gigi, industri textile, industri makanan ringan, industri daging olahan ?

Tanya – Gunareko Sarkowi

Maaf e-mail panjang

salam kenal..

saya saat ini msh bekerja sbg QA staff di manufaktur logam.

sy berminat utk banting stir ke migas dg alasan tantangan baru dan kesejahteraan berdasarkan pengalaman kerja di industri selama 6 tahun sy mengambil kesimpulan bahwa jika perusahaan di bidang industri dirankingisasi/digolongkan bedasarkan gaji karyawan maka hasilnya sebagai berikut, yg paling atas adl yg gajinya paling tinggi

-migas

-tambang non migas (misal mineral/logam)

-pembangkit energi (misal PLN, PJB)

-industri consumer goods: industri yg konsumennya masyarakat dan barangnya kontinyu shg tdk bs dihitung per unit tp per kilo misal:

pabrik pupuk, pabrik gula,paper/pulp

-manufaktur logam

-industri kayu/furniture

-garment

sedihnya manufaktur logam tergolong agak bawah dr segi gaji, selain itu agak gampang terpengaruh kondisi ekonomi eksternal misal beberapa wkt lalu dan msh berlangsung, sektor industri dunia terpukul akibat krisis finansial global, dan juga th1998 sektor ini juga terpukul.
itulah dukanya kerja di manufaktur logam,mo kerja di manufaktur besar gampang terpengaruh krisis tapi klo kerja di manufaktur kecil
seperti saya sekarang, relatif lebih kuat bertahan, tapi gaji kecil.pdhl standar kerja tetap harus tinggi.

pertanyaan saya:

1.benarkah rankingisasi gaji di atas?

2.apakah rankingisasi gaji di atas masih relevan utk 10 ato20th ke depan?

3.apakah masa depan migas msh cerah? bagaimana persediaan migas dunia, masih banyakkah ato mo habis? bgm di indonesia?

4.apakah jika ditemukan energi alternatif misal, mobil tenaga surya, pdhl minyak belum habis, trus orang langsung berhenti mengkonsumsi
migas dlm kehidupan shg sektor ini tutup?

terima kasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – Admin Migas

Menarik sekali pertanyaannya, saya coba jawab secara singkat yah.
Teman-teman milis yang lain nanti pasti akan menambahkan.

1. Range salary sangat dipengaruhi oleh market dan supply & demand.
Silahkan lihat salary range di URL : http://www.migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=212&Itemid=42

2. Untuk 10-20 tahun ke atas secara umum masih relevan karena energi dan migas masih mendominasi kebutuhan umat manusia.
Meskipun demikian, salary di migas bukan yang terbaik, masih bisa dikalahkan oleh IT, Keuangan, Telekomunikasi.

3. Mengenai statistik energi dunia dan di Indonesia, bisa lihat di URL : http://www.migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=319&Itemid=42

Di sini anda juga dapat mempelajari bagaimana karakteristik dan persyaratan personil yang dituntut oleh industri migas sebelum anda memasukinya.

4. Tidak semudah membalik telapak tangan. Efisiensi dan harga dari energi surya belum dapat mengalahkan kemudahan penggunaan BBM.
Dibutuhkan riset 10 tahun lagi untuk mengalahkan keunggulan BBM di sektor transportasi.

Tanggapan 2 – Gunareko Sarkowi

terima kasih banyak atas informasi yg cukup banyak anda berikan.
masalah gaji memang tergantung market ,supply &demand. sy kira hal tsb perlu dijabarkan lagi.

atau dg kata lain’tergantung anda bekerja di mana’.

kemudian salary guide yg sy peroleh dr situs migas,sy pikir angka2 dlm tabel itu mencerminkan kondisi di wilayah tertentu(mungkin jakarta) atau bidang usaha tertentu.
contoh seorang QA/QC digolongkan order engineer bergaji min.2jt dg experience 2th.
faktanya sy seorang QA staff bergaji 1jt di kab. semarang(S-1 mesin experience). teman sy yg bekerja di manufaktur elektronik korea di bekasi bergaji 2.7jt dan temen sy yg lain lagi kerja di chevron (balikpapan) bergaji 8jt, dg tingkat pendidikan dan pengelaman sama.

demikian pendapat sy

terima kasih atas perhatiannya.

Tanggapan selengkapnya dapat dilihat dalam file berikut: