Dalam mendesain storage untuk CNG kendaraan rata rata menggunakan ISO 11439. Namun tidak mesti harus komposit. Ada 4 tipe yang ada: – CNG-1 berbasis Metal; – CNG-2 berbasis Metal Liner reinforced with resin impregnated continous flament (hoop wrapped); – CNG-3 berbasis Metal Liner reinforced with resin impregnated continous flament (full wrapped); – CNG-3 berbasis Resin Impregnated continous filament with a non-metallic liner (all composite).

Tanya – yanuar

Salam kenal rekan-rekan senior milis migas.

Saya ingin tanya, apakah dalam mendesain storage untuk CNG kendaraan bisa berdasar Code ASME VIII??

Tekanan untuk CNG sekitar 250-300 bar. terima kasih.

Tanggapan 1 – And Riawan

Pak Yanuar, kl pake ASME berat, Pak . . .

Ada standar sendiri untuk CNG vehicle, material vessel nya pake komposit, ringan tapi lebih kuat dari baja untuk tekanan di maksud, yaitu: ISO 11439 (ada free download nya) . Selamat menikmati.

Tanggapan 2 – Achmad Hidayat

Betul, rata rata menggunakan ISO 11439. Namun tidak mesti harus komposit. Ada 4 tipe yang ada:

– CNG-1 berbasis Metal

– CNG-2 berbasis Metal Liner reinforced with resin impregnated continous flament (hoop wrapped)

– CNG-3 berbasis Metal Liner reinforced with resin impregnated continous flament (full wrapped)

– CNG-3 berbasis Resin Impregnated continous filament with a non-metallic liner (all composite).

Yang banyak di gunakan adalah CNG storage tipe 1. Kelemahan nya adalah beban metal nya jauh lebih berat di banding composite.