Varnish adalah cat berbahan dasar polymer hidrokarbon tanpa dilengkapi pigmen warna. Sedangkan Transparent Coating adalah pelapisan dengan bahan transparan yang jenisnya bisa bermacam-macam.

Tanya – Budi Arman

Salam Hormat Semua,

Saya mau tanya tentang defenisi dari Varnish & Transparent Coating.

– Apakah Setiap Transparent Coating adalah jenis Varnish?

– Atau varnish termasuk transparant Coating?

Saya bermaksud meneliti performa thd korosi sebuah cat yang diaplikasi kepada Pipa sebagai temporary Coating (dipakai selama proses pengiriman dan penyimpanan sementara).

Informasi yang saya dapet dari produsen cat hanya bilang jenis ‘Transparent Coating’.
Dari Standard2 test di ASTM yg saya punya (mudah2an complit), hanya methoda untuk menentukan/mengetes warna dan viscositas, Tidak terhadap Performa Korosi.

Kalau di Search ‘varnish’ baru terdapat banyak standard2 methode Test di ASTM..

Mohon Pencerahannya.

Tanggapan 1 – EG Giwangkara S

Saya coba jawab berdasarkan asumsi dan sependek pengetahuan saya :

Varnish adalah cat berbahan dasar polymer hidrokarbon tanpa dilengkapi pigmen warna.

Transparent coating adalah pelapisan dengan bahan transparan yang jenisnya bisa bermacam-macam.

Point 1 : tidak, sebab ada juga rubber paint, plastic coat, wax

Point 2 : ya, meski kadang opacitynya berbeda2.

:: tolong koreksi kalau saya salah ::

Tanggapan 2 – Frank

hello pak Budi,

kalau istilah varnish tergantung dimana mau dipakai. Kalau pada manufacturing automotif (car industry), varnish bersifat dekoratif untuk membuat menampilan cat mobil lebih ceria dan disamping memprotek mata hari, agar tidak cepat pudar. Kalau coating transparent, tergantung jenis coating transparent ditempatkan. Kalau untuk inner mechanical parts, seperti untuk automotif part, terutama pada crankshaft dan piston arm, itu diantaranya harus dicoating by transparent coating khusus untuk anti friction. Tolerance gap pada piston arm terdapat 5 hingga 10 micron thickness. Pertanyaannya kenapa crank shaft harus di coating denga coating transparent??… jawabannya singkat dan simple: kalau kita menhidupkan mobil (starter) dalam beberapa menit lub oil untuk melumasi crankshaft belum akan naik kepermukaan, untuk mencegah terjadi friction, antara piston arm dan crankshaft, transparent coating itulah yang melindunginya. Demikian penjelasan saya. Mungkin ada rekan2 lain selahkan.

Tanggapan 3 – Budi Arman

Terimakasih Pak,

Sepertinya penjelasan dari Pak Giwang cukup mengarahkan pemahaman saya,
dari MSDS nya Cat ini, Solvent yang digunakan adalah jenis Hydrokarbon, so tipe transparent coating ini adalah jenis varnish..betulkan pak?

Pak Franks,

Kita mengaplikasikan pada pipa-pipa, untuk perlindungan korosi selama proses pengiriman dari pabrik ke costomer + penyimpanan sementara di Base/yard nya kita. sebelum digunakan,

kenapa transparant?

hal ini untuk menjaga marking pada pipa tetap kelihatan. sehingga tracebilitynya bagus.. biasanya jenis coating ini bertahan selama 6 bulan dilingkungan marine, klo pipa tsb belum kita gunakan setelah 6 bulan,, kita akan melakukan pengcoatingan ulang lagi dengan jenis transparent.

kenapa marking tetap dijaga.. karena pipa2 yang dibeli terdiri dari berbagai macam size, grade, connection type, wallthickness, manufacturing date, dll…
jadi kita menjadi gampang dalam identifikasi pipa..

Tanggapan 4 – Frank

Hello Pak Budi, Maafin saya bila penjelasan difinisa saya salah dalam applikasi. Sekali lagi mohon maaf.

Tanggapan 5 – Frank

hello pak Budi,

kalau istilah varnish tergantung dimana mau dipakai. Kalau pada manufacturing automotif (car industry), varnish bersifat dekoratif untuk membuat menampilan cat mobil lebih ceria dan disamping memprotek mata hari, agar tidak cepat pudar. Kalau coating transparent, tergantung jenis coating transparent ditempatkan. Kalau untuk inner mechanical parts, seperti untuk automotif part, terutama pada crankshaft dan piston arm, itu diantaranya harus dicoating by transparent coating khusus untuk anti friction. Tolerance gap pada piston arm terdapat 5 hingga 10 micron thickness. Pertanyaannya kenapa crank shaft harus di coating denga coating transparent??… jawabannya singkat dan simple: kalau kita menhidupkan mobil (starter) dalam beberapa menit lub oil untuk melumasi crankshaft belum akan naik kepermukaan, untuk mencegah terjadi friction, antara piston arm dan crankshaft, transparent coating itulah yang melindunginya. Demikian penjelasan saya. Mungkin ada rekan2 lain selahkan.