Select Page

Secara umum untuk mengoperasikan Boiler hampir semua pabrikan boiler selalu merekomendasi/mensyaratkan qualitas air boiler (dengan standard TDS tertentu dan Conductivity tertentu) yang harus digunakan untuk water feeding ke Boiler tsb dan untuk memenuhi standard qualitas air yang diminta akan direkomendasikan juga untuk memiliki Water Softener facility.

Tanya – I_HADIGARNO

Di tempat saya bekerja terdapat High Pressure Boiler merek Gekakonus NUK-HP buatan Jerman. Boiler tersebut sekarang mengalami permasalahan, tidak sanggup mencapai setpoint temperature produk yang dipanaskan (dalam hal ini pengolahann Crude Palm Oil menjadi Refined Bleached Disstillat Palm Oil), dari sebelumnya 260 derajat celcius sekarang hanya mencapai 255 derajat celcius. Pressure steam mencapai 63 Bar dan tetap stabil di 63 Bar. Sebelum permasalahan ini muncul dilakukan perbaikan pada HP Boiler (pergantian cungkup kepala Boiler) dan air untuk steam menngalami kebocoran dan diganti air dengan spesifikasi air lainnya.
Apakah mungkin spesifikasi air steam yang berbeda mempengaruhi kinerja dari HP
Boiler dengan tidak mampu mencapai setpoint produk palm oil yang dipanaskan?
Mohon pencerahannya dari rekan-rekan…

Tanggapan 1 – Parindang

Pak Iman,

Sepengalaman kami memang feed water boiler tidak bisa asal diganti, dia akan mempengaruhi steam generation dan heating grade yg terproduksi, ada baiknya pak iman dapatkan info/ document feed water spec dari manufacturenya, mungkin perlu pre-treatment utk feed water dgn spec yg baru.

Tanggapan 2 – lilik sukirno

Ada kemungkinan, telah terbentuk penebalan kerak silika atau deposit carbonat dari air yang digunakan setiap saat dan selalu dalam keadaan panas,sehingga kristal-kristal silika yang sebelumnya terlarut didalam air, karena proses pemanasan yang terus menerus akan membentuk kerak, demikian pula kebocoran-kebocoran yang timbul disebabkan oleh proses pengkaratan. Ada kemungkinan saatnya dilakukan overhaul dan maintenance cleaning secara menyeluruh.lProses cleaning dapat dilakukan secara hati-hati dan dianalisa proses cleaning yang dilakukan, bisa menggunakan bahan pengangkat kerak silika, kerak karat serta bahan untuk pelindung corrosion inhibitor, Apabila kondisi telah bersih, kerak-kerak silika,kerakkarbonat, kerak karat hampir semua bisa terangkat dan di blowdown menggunakan feed water yang specifikasinya dipenuhi., pipa-pipa yang bocor diganti, Tentunya Bioler akan dapat beroperasi sesuai dengan spesifikasi awal.

Tanggapan 3 – M Denny Fardhan

Ikut berpendapat

Kalau kita lihat karakteristik air, maka atara suhu dan tekanan mempunyai korelasi yang tetap. (silahkan anda rujuk diagramnya).

Dengan menganggap kondisi yang lain sudah benar…

maka tentunya dengan tekanan yang bapak sebutkan 63 bar seharusnya dapat tercapai suhu 260.

‘dari sebelumnya 260 derajat celcius sekarang hanya mencapai 255 derajat celcius. Pressure steam mencapai 63 Bar dan tetap stabil di 63 Bar.’

sehingga boleh jadi tekanan yang ditunjukka dari alat tersebut adalah semu.

Anda mungkin bisa setting tekanan pada angka yang lebih tinggi, -walaupun tentu saja ada batas operasionalnya- dengan kata lain perbaiki pengukur tekanan yang ada pada alat tersebut.

kalau semua sudah benar, dan masih ada msalah…. kemungkinan perbaikan secara menyeluruh seperti yang disarankan teman-teman memang hasus dijalankan.

sedikit dari saya.

Tanggapan 4 – Adji S

Pak Iman,

Saya setuju dengan email pak Liliek untuk masalah HP boiler yang tidak dapat mencapai setpoint kemungkinan besar disebabkan oleh penumpukan dan penebalan kerak Calsium, silika ataupun fe (oksidasi fe menyebakan karat) pada boiler tube.

Secara umum untuk mengoperasikan Boiler hampir semua pabrikan boiler selalu merekomendasi/mensyaratkan qualitas air boiler (dengan standard TDS tertentu dan Conductivity tertentu) yang harus digunakan untuk water feeding ke Boiler tsb dan untuk memenuhi standard qualitas air yang diminta akan direkomendasikan juga untuk memiliki Water Softener facility.

Sementara untuk mendisign Water Softener yang baik dibutuhkan analisa qualitas air baku yang bertujuan untuk mengetahui mineral2 didalam air baku tersebut. Setelah dianalisa, water softener designer dapat menetukan jenis resin apa yang cocok dengan air baku sehingga water softener tersebut bisa menghasilkan qualitas air sesuai dengan standard yang diminta untuk keperluan water feed boiler.

Dalam kenyataannya, meskipun sudah memiliki water softener facility dengan qualitas feed water boiler yang cukup bagus didalam boiler tetap akan timbul kerak dari Calsium, silika maupun karat hal ini disebakan karena tingginya temperature kerja boiler.
Metode lama biasanya akan direkomendasi pemakaian chemicals anti scale, anti rust dsb dimana hal ini akan menjadi biaya yang tidak sedikit, sementara produk lain juga ada dengan menggunakan water improver device yang hanya sekali investasi alat saja.

Tanggapan 5 – Ahmad Suryadi

Dear Pak Adji & Pak Liliek,

Mungkin yang bapak maksud adalah untuk jenis Boiler Fire tube yang memerlukan penggunaan air umpan (feed water) secara continue dalam pengoperasiannya. Sementara yang dimaksud pak Iman adalah High Pressure Boiler / HP Boiler yang sepengetahuan saya adalah jenis water tube. Yang tidak memerlukan air umpan secara kontinyu yang dalam operasionalnya menggunakan air umpan dalam pipa tertutup dimana condensatenya di kembalikan lagi sebagai air umpan untuk menghasilkan steam secara terus menerus (Close loop) sehingga tidak memerlukan water softener utk menghasilkan air umpan tambahan dalam operasionalnya . Air umpan tersebut tidak akan berkurang selama tidak terjadi kebocoran pada pipa distribusinya(CMIW).

Saya setuju dengan pendapat pak Parindang, mungkin yang perlu diperhatikan adalah kualitas air yg di pergunakan sbg feed water tersebut apakah sudah memenuhi standard yang sesusai dengan feed water spec dari manufacturernya. Atau ada hal-hal teknis lain yang perlu diperhatikan. Silahkan rekan-rekan yang mungkin ada pengalaman serupa bisa menambahkan.

Share This