Tiap perusahaan mempunyai standar masing2, tapi HR pun berusaha mendapatkan pegawai berkualitas dengan tidak melebihi standar yang ada. Jadi tiap perusahaan akan mempunyai paket remunerasi yang berbeda2. Dalam hal ini, sebaiknya bisa melihat pada company tersebut apakah paket remunerasi yang lebih terjamin, reputasi company itu sendiri, prospek profesi untuk ke masa depan, dan terakhir jenjang karir dalam company itu sendiri, Jadi, besar gaji bukanlah suatu yang utama. Cobalah lebih melihat yang lebih luas dan ke depan.

Tanya – dhee lestari

Dear rekan milis

Saya sekedar share cerita dari salah seorang teman. Sebelumnya beliau bekerja di salah satu fabrication oil & gas company sebagai process engineer. kemudian beliau diterima sebagai HES eng. di salah satu service oil & gas company dengan perbedaan salary yang kecil dari pd skrg, (mungkin krn beliau tidak memiliki sertfkat K3U).. Apakah ini msh bisa di pertimbangkan untuk nego salary walaupun beliau tidak ada pengalaman di HES sebelumnya?

Tanggapan 1 – Aria Baskara

Perbedaan salary kecil atau salary lebih kecil?

atau perbedaan salary nya kecil tapi lebih banyak?

please clarify.

Tanggapan 2 – Dirman Artib

Teorinya, kalau masih di negeri yang sama, yang namanya salary janganlah diturunkan, pasti dampaknya gak baik buat motivasi si personnel. Alasan tak punya sertifikat ini dan itu, adalah cara kerja majikan yang primitif.
Bilang ama teman nya Bu, kalau masih cukup cadangan untuk makan kira-kira untuk 3 bulan ke depan…..jangan diterima tawaran nya, lebih baik hunting role sebagai Process Engineer daripada remunerasi diturunkan untuk pindah ke HSE Engineering.

Tanggapan 3 – Akh. Munawir

Jika yg dikejar adalah Salary utk jangka panjang maka rate dari (Sr.) Proces Eng. adalah salah satu yg tertinggi. Bahkan masih diatas jika dibandingkan dgn rate-nya HSE eng. Kecuali dgn Proces Safety Eng. Yg punya rate mungkin lebih tinggi krn relative msh blm bnyk engineer. Pendapat ini mgkn subjektif, seandainya ada hasìl survey ttg ranking salary per discipline/engineer pasti seru tuh.

Tanggapan 4 – made.sudarta1964

Membicarakan masalah salary rate tidak akan ada ujungnya karena sanagt personal dan dibalik itu sudah ada yang mengatur. Membanting setir untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar adalah sah sah saja tetapi jangan sampai lupa karena keenakan lompat sini lompat sana akhirnya kebanting juga (itu kata si Tupai). Alangkah indahnya kalau ada yg mau benting setir dari pekerja ke menjadi penyedia pekerjaan alias usaha sendiri. Dan saya yakin diantara milis ini sudah banyak yang membuktikannya ayo share dong tips-nya.

Tanggapan 5 – Dirman Artib

Beda ya antara HSE Eng dgn Process Safety Eng ?

Saya akrabnya mewakili ke 2 term tersebut hanyalah Technical Safety Engineer.

Kalau yang kerjaanya ngurusin Occupational Health and Safety (OHS) ya namanya mungkin bukan HSE Eng. kali ya?, mungkin kita sebut HSE Advisor or HSE Officer aja, karena kerjaan engineer ya me-engineering, kerjaan seorang Adviser ya di luar ke-engineering an.

Tanggapan 6 – Akh. Munawir

HSE Engineer ?

Tetapi utk Technical Safety/Safety/Proces Safaety/Loss Prevention Engineer adalah sama.

Tanggapan 7 – Doni R

Halo saudari Diana,

Tiap perusahaan mempunyai standar masing2, tapi HR pun berusaha mendapatkan pegawai berkualitas dengan tidak melebihi standar yang ada. Jadi tiap perusahaan akan mempunyai paket remunerasi yang berbeda2.

Dalam hal ini, sebaiknya teman anda bisa melihat pada company tersebut apakah paket remunerasi yang lebih terjamin, reputasi company itu sendiri, prospek profesi untuk ke masa depan, dan terakhir jenjang karir dalam company itu sendiri,

Jadi, besar gaji bukanlah suatu yang utama. Cobalah lebih melihat yang lebih luas dan ke depan.

Tanggapan 8 – paul kristianto

Sdri Diana,

Ada baiknya hal ini dikembalikan kepada rekan anda. Bahwa bekerja itu membutuhkan kenyamanan. Kalau yang dikejar hanya uang semata, maka lebih baik dia keluar dan cari yang lebih tinggi. Karena rekan anda tidak nyaman dengan pendapatan yg lebih kecil. Kalau dia senang, dan lakukan dengan senang hati sehingga hasil pekerjaannya akan menyenangkan perusahaannya dan dirinya pribadi. Jadi, dirinyalah yang menentukan.

Perusahaan memiliki bandwidth dlm menggaji karyawannya. Kekurangan pengalaman dlm bidang tsb, bisa jadi membuat dia berada dalam pada posisi yang terbawah dalam band width tsb.

Semoga dia bisa memilih yang terbaik untuk karirnya dalam hidup ini dan bukan akibat masukan dari orang lain. Karena semakin banyak masukan, akan membuat lebih banyak keraguan dalam melangkah nantinya.

Tanggapan 9 – Peki Hariyanto

sekedar menambahkan, di dalam berkarir kita mengenal adanya triangle career / segitiga career yaitu gaji, kenyaman kerja dan keluarga.
Memang agak tidak mudah ketiga hal tersebut bertemu, seperti contoh kita bisa mendapatkan gaji + keluarga yang ok tapi kerja kurang nyaman karena berbagai sebab ataupun sebaliknya maka kita akan terus mancari sampai ketiganya bisa bertemu.