Select Page

Untuk ‘berenang’ di oil&gas industry hanya harus faham environmentnya. Mungkin bisa dimulai dari mendalami disiplin ilmu anda dan mencoba mencari tahu aplikasinya didunia migas. Lingkup pekerjaan di dunia migas sangat spesifik sehingga membuka kesempatan besar menjadi experties di bidangnya. Yang sangat khas adalah aspek K3L atau Health/Safety/Environment (HSE) sangat kental dan menyentuh kesetiap aktivitas kerja dan pekerjaan.

Tanya – ‘U’

Dear all,

saya mau bertanya juga minta sharing dari teman-teman sekalian mengenai cara berkarir di dunia migas.

saya ingin berkarir di dunia migas international (tapi saya masih fresh grad, baru menyelesaikan S2 dan sekarang mencoba bekerja di kontraktor migas). Setiap saya mencoba mencari vacancy dari internet, yang saya lihat semuanya membutuhkan pengalaman yang cukup.

Informasi yang saya tau berdasarkan pengelaman teman-teman sekitar, semuanya mencoba melalui oil service company karena hanya perusahaan2 seperti itu yang mau menerima fresh grad (khususnya hiring dari acara ‘goes to campus’ dan kebetulan ditempatkan di luar negri. saya pernah mencoba beberapa kali Cuma gagal meyakinkan user).

Apa ada teman / Bapak yang bisa sharing bagaimana memulai karir di bidang ini untuk berkiprah di dunia international?

saya menanyakan ini karena saya bingung sebenarnya apa ekspektasi dari masing-masing perusahaan migas khususnya terhadap fresh grad (tapi rata-rata membuka lowongan untuk yang berpengalaman). saya cukup optimis banyak yang menanyakan hal serupa dengan saya karena pada umumnya mahasiswa teknik mendambakan untuk berkarir di dunia migas yang notabene salary nya besar.

Trims sebelumnya. saya senang bisa gabung di milis ini :).

Tanggapan 1 – ‘Pala’

Pak ‘U’,

saya yakin Bhs.Inggris anda cukup bagus bahkan nearly perfect, mungkin ini sekedar saran untuk di coba di samping practise bahasa anda, kalau anda di Indonesia terutama di Jakarta,anda main ke tempat orang2 bule yg kerja di Migas ngumpul tempatnya saya lupa namanya di dekat terminal bis blok M, di situ ada meja bilyard jika anda masuk dan berminat main tulis nama anda di white board, karena mainnya sistim yg kalah keluar, nah di sana anda dapat berkomunikasi dengan mereka dan menanyakan di mana mereka bekerja, di situlah peluang paling besar untuk dapat rekomendasi dari mereka …nah…selamat mencoba kalau di luar negri saya ga tahu…maklum orang kampung ga ngerti luar negri..

Tanggapan 2 – parindang

Pak U,

Utk ‘berenang’ di oil&gas industry anda hanya harus faham environmentnya. Mgkn bisa dimulai dari mendalami disiplin ilmu anda dan mencoba mencari tahu aplikasinya didunia migas.

Lingkup pekerjaan di dunia migas sangat spesifik sehingga membuka kesempatan besar menjadi experties di bidangnya.

Yang sangat khas adalah aspek K3L atau Health/Safety/Environment (HSE) sangat kental dan menyentuh kesetiap aktivitas kerja dan pekerjaan.

Selama anda bisa berhasil beradaptasi dgn dunia migas di Indonesia maka anda akan berhasil jg untuk berkarir di luar negeri, karena ‘Bahasa’ industri Migas di indonesia sudah setara dan ‘nyambung’ dgn ‘Bahasa’ industri migas dunia.

Saran saya tetap semangat dan pantang menyerah Pak.

Tanggapan 3 – Admin Migas

Coba anda download dokumen yang ditulis oleh Moderator KBK SDM Bpk. Pungki Purnadi ‘How to enter Oil & Gas Industry’ sewaktu KMI Goes To UMJ 8 Nov 2009 dari URL : http://www.migasindonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=319&Itemid=42. Sedangkan Moderator KBK SDM yang lainnya Bpk. Urip Sedyowidodo dan Bpk. Heru Sadmiko sharing mengenai hal yang sama sewaktu KMI Goes To UI 21 Nov 2009 di URL : http://www.migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=321&Itemid=42

Tanggapan 4 – Ivan Taufan

Pak Admin, sepertinya ada kesulitan untuk membuka URL www.migas-indonesia.net. Quoted error message yang saya terima.

It appears you made a mistake when typing the URL ‘www.migas-indonesia.net’. Error: (DNS).

We suggest that you either retype the URL in your address bar, click the back button, or use one of the suggested links below.

MOhon info apakah server lagi maintenance atau kira2 ada sebab lain ya. Terima kasih.

Tanggapan 5 – Sidiq K.

Pak Ivan,

Coba cek URL Address nya. Sepertinya ada kesalahan. Seharusnya www.migas-indonesia.net tanpa spasi.

Tanggapan 6 – Admin Migas

Sebenarnya langsung saja klik URL yang saya berikan di bawah ini, tidak perlu ke www.migas-indonesia.net karena kalau ke halaman utama, bingung nanti download dokumennya. Saya coba barusan, hyperlink yang saya berikan jalan kok, mungkin agak lambat karena banyak yang sedang mengunduh dokumen.

Coba anda download dokumen yang ditulis oleh Moderator KBK SDM Bpk. Pungki Purnadi ‘How to enter Oil & Gas Industry’ sewaktu KMI Goes To UMJ 8 Nov 2009 dari URL : http://www.migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=319&Itemid=42. Sedangkan Moderator KBK SDM yang lainnya Bpk. Urip Sedyowidodo dan Bpk. Heru Sadmiko sharing mengenai hal yang sama sewaktu KMI Goes To UI 21 Nov 2009 di URL : http://www.migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=321&Itemid=42

Tanggapan 7 – Dirman Artib

Sekedar nimbrung.

Kalau untuk Fresh Grad, jalan nya agak sulit, kecuali di hire oleh perusahaan minyak nasional setempat untuk Frsh Grad program. Karena, saat employer mengurus persetujuan dari Denaker negara ybs, maka batasan peraturan buat pekerja asing sudah memblok anda. Jadi akan sangat sulit untuk mendapatkan work permit dan kemudian visa kerja oleh pemerintah negara ybs. Pada umumnya, usulan pekerja asing professional pun ditantang oleh Denaker, kenapa harus memakai pekerja asing ? Apakah nggak ada pekerja lokal ? dsb. Teorinya, tak jarang calon employee harus memperlihatkan bukti bahwa mereka sudah posting vacancy pada media lokal, atau sudah cari dari internal, dan lokal tak ada yang kualified.

Catatan khusus untuk yang berminat bekerja di jiran.

Sependek 2 tahun penglaman saya bekerja di kelas kontraktor dan/atau konsultan Design/Engineering, bekerja di jiran banyak dukanya selain ada pula sukanya. Sambil guyon, saya sering bilang ke teman-teman yang baru datang :

1. Kalau mau awet harus buang sensor sensitivenya. Siap-siap bos lokal yang tidak akan memback up anda jika anda terpeleset alias salah. Bahkan siap-siap akan dimaki oleh klien dan boss bersama-sama, dan kemudian ekstrimnya adalah akan menyentuh sensitivitas nasionalisme kita.

2. Siap-siap untuk melihat ‘low productivity’, di mana pekerjaan yang harusnya hanya 3-4 hari, akan menjadi 3-4 minggu karena proses dan verifikasi yang bertele-tele serta debat yang takl esential, di mana kita pun susah untuk membuat terobosan. Terobosan positive pun akan dianggap kurang ajar, dan akan dianggap memalukan beberapa pihak, dan anda akan mulai untuk tak disukai yang mempresurre anda untuk searching ticket murah balek kampung.

3. Siap-siap lihat kawan-kawan lokal yang sibuk mendiskusikan kemana cuti berikutnya, hanya 3 jam saat dia baru masuk kerja setelah pulang cuti.

4. Siapkan mental melihat boss yang on-off karena berbagai alasan, sementara pekerjaan anda harus selesai saat diminta ada, walaupun nggak pernah ditanyain…………dan tiba-tiba saja ditanyain saat big boss meminta dari small boss. Kalau masalah, maka anda akan diadili oleh 2 boss yang kompak untuk menyalahkan anda. Boss akan sangat hepi jika pekerjaan anda dianggap keberhasilan dia dalam memimpin, tapi no way jika salah ‘saya tak terbabit’.

5. Jangan pancing rekan lokal bicara politik, pasti dia kan setengah mati menolak. Tema obrolan yang paling seru adalah restauran tempat ‘makan lagi sedap’ dan lokasi percutian yang seronok.

6. Persiapkan pengetahuan yang cukup tentang seluk-beluk Kota Bandung dan Mall Mangga Dua karena akan dimintakan advise nya sebagai tempat populer bercuti kat Indon.

7. Jika anda bekerja lewat agency, maka siap-siap saja punya sisa Visa/Permit 1 tahun lagi, tetapi kontrak sudah habis bulan lalu, sementara kontrak baru tak tentu rimbanya. Jangan kuatir, selagi anda masih terima gaji setiap bulan, siapa takuuut. Hanya saja, jika tak ada job, anda akan disuruh balek Indon hanya 4-6 jam sebelumnya untuk cari tiket.

8. Jika anda meng-agency kan diri sendiri, siap-siap untuk terlambat menerima pembayaran dari invoice, bahkan harus siap pula invoice nya hilang nggak ketemu karena ada pergantian Manager, atau Manager yang lama sudah resign.

9. Delete harapan dan teori tentang ‘people development and training’, karena anda bekerja di sini sebagai mesin pencari uang atau seperti Taxi yang pake argo, ada penumpang tareeek mas, kalo lagi sepi main gaplek dulu. Training is preferred for national resources.

10. Yang lebih penting, jangan tergiur bekerja di jiran karena gaji besar lalu meninggalkan perusahaan tempat anda bekerja sekarang, karena indikasi gaji besar hanya karena pekerjaan urgent dalam waktu 6-8 bulan, dan setelah itu anda tidak kompetitive dan harus hengkang karena kondisi budget yang hanya logis for temporary. Jadi pertimbangkan dulu aspek-aspek lain.

11. Jangan terpancing nama besar company yang International Brand, karena di sini bisa jadi rasa akan berbeda, merek boleh sama KFC, tetapi pakai nasi lemak. Budget dan promosi untuk perangkap merek di jiran tak terhingga, menjulang tinggi seperti twin tower, tapi hanya untuk tempat berfoto.

Mungkin point 1-9 tak berlaku buat oil company spt. Petronas, Shell, Murphy, PCSB, Nippon Oil etc, tapi……….banyak miripnya. Ada yg lebih kompeten, silahkan tambahkan.

Share This