Sebuah Mobile Crane Telescopic Boom terjadi retak pada sudut box dari boom:
1. Apakah setiap pembelian Crane (new) disertakan data2 pembuatan dari manufacture (Mis: material boom, prosedure pengelasan) ?; 2. Apakah Boom pada crane boleh kita repair sendiri (tanpa melibatkan manufacture) ?; 3. Kalau boleh, langkah-langkah apa yang harus dilakukan ?; 4. Berdasarkan ANSI B30.5 dan API RP 2D untuk welding prosedure selain mengacu ke AWS D1.1 juga mengacu ke AWS D14.3.

Tanya – Anto Supardi

Dear Bapak-bapak,

Beberapa pertanyaan mohon kiranya bapak-bapak bisa memberikan pencerahan kepada saya.

Sebuah Mobile Crane Telescopic Boom terjadi retak pada sudut box dari boom.

1. Apakah setiap pembelian Crane (new) disertakan data2 pembuatan dari manufacture (Mis: material boom, prosedure pengelasan) ?

2. Apakah Boom pada crane boleh kita repair sendiri (tanpa melibatkan manufacture) ?

3. Kalau boleh, langkah-langkah apa yang harus dilakukan ?

4. Berdasarkan ANSI B30.5 dan API RP 2D untuk welding prosedure selain mengacu ke AWS D1.1 juga mengacu ke AWS D14.3.
karena saya tidak memiliki AWS D14.3 mohon bantuan bapak2 sekalian bisa share ketentuan2/ essential variable yang ada di AWS D14.3 untuk pembuatan prosedure pengelasan.

Atas bantuannya diucapkan banyak terimakasih.

Tanggapan 1 – Syarif Isa

Pak Anto,

Informasi tambahan:

1. Material boom dan prosedur pengelasan dapat langsung dimintakan ke manufacture jika crane tersebut baru dan dibeli dari authorized dealer.

2. Seharusnya utk pengelasan boom dilakukan oleh welder yang telah mengikuti training dan disertifikasi oleh manufacture.

3. Bila crack terjadi pada masa warranty, manufacture seharusnya mengirimkan technician/welder untuk perbaikannya.

Semoga bermanfaat.

Tanggapan 2 – Anto Supardi

Pak Isa,

Terimakasih atas masukannya.

Sekedar tambahan informasi, Crane tersebut telah digunakan selama kurang lebih 10 thn.
Masa warranty pun telah habis.

Tanggapan 3 – cak.topan

saya bukan ahli crane, pak. cuma share hasil obrolan dan observasi di lapangan yang saya temui

1. Betul, pak. Mill certificatenya disertakan. Dari situ kan, kita bisa membuat prosedure pengelasan sesuai dengan standar. saya kira AWS D1.1 adalah yang umum digunakan.

2. Crane di perusahaan kami umurnya rata2 10 – 20 tahun lebih, pak. Dan semuanya di-repair sendiri, tanpa ada campur tangan manufaktur. Ada yang manufakturnya yang sudah tutup. Ada juga yang masih ada. Di-repair sendiri karena alasan cost yang mahal untuk mendatangkan manufacture representative ke site. Di samping itu, jika semua sudah diselesaikan secara prosedural, sepertinya tidak ada yang dikuatirkan. Kan nanti ada pengecekan dari third party juga mengenai NDT, mesin, hingga kinerja. Juga ada loading test hingga 110 -125% dari kapasitas maximum di chart.

3. Kalo ini saya kurang paham, bukan welding engineer soalnya.

4. idem dengan nomer #3.

Tanggapan 4 – Leryflounder

Saya coba share ya Pak

1.tidak semua manufakture menyertakan mill cert pengunaan material crane yg di jual pada umumnya mereka hanya menyertakan part list ( aspek bisnis Kali ya takut di jiplak)
Sent from my iPhone

2.sebatas pengetahuan saya emang dibrekomendasikan untuk repair dilakukan oleh manufaktur,tetapi biasanya ujung ujungnya costnya tinggi, repair by owner biasanya di jadikan pilihan sebagai alternatifnya

3. Identifikasi grade material bagian yang Akan dilakukan repair,sukur sukur ada mill certnya,kalo tidak ada lakukan PMI, kemudian dibuatkan prosedur repair include dengan welding prosedur yang telah dikualifikasi,welder,ndt ,dan prosedur tesnya after repair. 4.untuk aws D14.3bisa dibeli online prosedur pembuatan Dan kualifikasi welder secara garis besar tidak jauh berbeda apa yg dilakukan di Asme IX.