Oil di kompresor punya titik bakar spontan yang relatif tinggi. Celakanya, dia termasuk yang bisa dioksidasi oleh udara, dan bisa mengakibatkan penurunan titik bakar spontan-nya. Adanya kegosongan, salah satu indikasinya adalah adanya internal combustion. Menggantinya dengan Oil free compressor adalah cara yang paling safer untuk hal ini.
Hati-hati, jangan jadi eksternal combustion.

Tanya – agung santoso

Dear millist,

Terima kasih atas tanggapan rekan2 milist sekalian pada posting saya sebelumnya tentang pipe schedule. Saya sangat terbantu dengan informasi rekan2.

Kebetulan saya lagi ada titipan masalah dari teman saya diluar pulau sana soal piston type air compressor yang output compressed air-nya berbau. Berikut hal yang udah dilakukan oleh teman saya:

‘Di silinder stage 2 waktu dibuka keliatan ada semacam oli gosong disitu. waktu itu kita lakukan perubahan setting pelumasan oli ke stage 2 dan lakukan pembersihan. tapi setelah dipakai beberapa saat (kurang lebih satu hari), kompressor bau lagi. Aku masih menduga di sistem pelumasannya, tapi aku juga belum yakin bener, dan setting yang bener seperti apa aku juga belum paham bener. selain itu aku coba mau buka piston jangan2 ada ring piston yang gak bener sehingga oli ikut dikompressi sehingga terbakar, tapi belum dilakukan karena takut akan masalah sedang spare ring piston belum ada. mungkin kamu ada solusi selain harus bongkar piston dulu? ‘

Secara logika saya berpikir mungkin oli bisa diganti dengan yang mempunyai kekentalan lebih tinggi sehingga tidak mudah naik ke kepala silinder sambil menunggu order spare part ring piston.

Mungkin diantara rekan2 ada yang bisa membantu?

Terima kasih,

Tanggapan 1 – lutfi@AbadiAdimulia

Olinya menggunakan oli apa pak?

Coba kembali ke standar pabrik dari kompresor. Atau cari oli kompresor yang mempunyai cukup ketahanan terhadap temperatur tinggi.
Kelihatannya oli yang dipakai sekarang cepat rusak / tidak punya daya tahan terhadap temperatur tinggi.

Tanggapan 2 – Stephen Rahmat (FGM)

Mas Santos,

Seperti saran mas Lutfi, sebaiknya teman anda disuruh melihat kembali rekomendasi merk dan jenis oli yang sudah di approve oleh manufacturer nya.
Kemudian, perlu dicari tahu apakah service life nya memenuhi anjuran Manual, termasuk filter type & maintenance nya, dsb. Perlu diketahui bahwa oli kompressor tidak dapat disamakan dengan engine oil atau hydraulic oil, tetapi masuk ke golongar gear oil, yang masih dibedakan lagi apakah itu jenis screw, centrifugal, atau piston, sebab additive yang diperlukan memang sangat berbeda. Artinya, kalau kita salah pilih, maka resikonya cukup tinggi.

Bila ingin konsultasi secara detail, silakan lewat japri saja, sebab tidak etis kalau tim Technical Support kami nanti mnegarahkan ke suatu produk dan bermuatan reklame di Milis ini.

Tanggapan 3 – sarjiman haryanto

Oli sudah sesuai dengan rekomendasi pabrikan yaitu pake Teresso 100 dan sudah dilakukan penggantian oli baru. Memang pernah dipertimbangkan untuk memakai oli baru yang grade lebih tinggi tapi belum jadi, soalnya dari dulu pake oli ini juga nggak mengalami masalah. Apakah lamanya penyimpanan oli berpengaruh terhadap kualitas? Apakah oli ada juga expired-nya?

Tanggapan 4 – lutfi@AbadiAdimulia

Coba Bapak pake oli grade yang sama dari brand lain. Atau Bapak tinjau ulang spesifikasi dari Teresso 100 yang Bapak gunakan, apakah sudah sesuai dengan mesin Bapak. Teresso 100 adalah oli sirkulasi turbin tingkat tinggi (menurut katalog yang saya punyai). Atau juga Bapak pastikan apakah oli itu asli Teresso dan didapatkan lewat jalur distribusi yang semestinya. Karena saya pernah punya pengalaman membeli oli lewat jalur lain dengan harga lebih miring, tapi saat dibuka isi drumnya meragukan. Ada baiknya sampel oli baru juga Bapak periksakan di laboratorium pelumas. Untuk memastikan keasliannya.

Tanggapan 5 – cahyo@migas-indonesia

Setahu saya, oil di kompresor punya titik bakar spontan yang relatif tinggi. Celakanya, dia termasuk yang bisa dioksidasi oleh udara, dan bisa mengakibatkan penurunan titik bakar spontan-nya. Adanya kegosongan, salah satu indikasinya adalah adanya internal combustion.

Menggantinya dgn Oil free compressor adalah cara yang paling safer untuk hal ini.

Hati-hati Pak, jangan jadi eksternal combustion. I do hope not!