Select Page

SYMOPS (Symoultaneous Operations) ini adalah sebuah document/ procedure yang dibuat/ digunakan apabila kita akan melaksanakan beberapa pekerjaan besar yang akan dilakukan secara bersamaan pada lokasi yang sama (contoh: Platform), pekerjaan tersebut dapat berupa: 1. Normal Production & Drilling Operations, 2. Normal Production & Construction (maksudnya disini pekerjaan construction besar; contoh: New P/F hook Up, P/F revamping dll. pokoknya intinya pekerjaan yang biasanya mengikut sertakan contractor yang membawa instalasi yang rada gede; Rig, Barge dan man power yang cukup banyak), 3. Normal Production, Drilling dan Construction (3 aktivitas berbarengan). Atau apapun pekerjaan tersebut tapi mengikut sertakan berbagai macam pihak yang bekerja pada lokasi yang sama. Beberapa perusahaan menggunakan istilah ‘Combined Operations’.

Tanya – milka indrawaty

Rekan Milist,

Saya mau bertanya barangkali dari rekan2 semua ada yang mengetahui istilah di bidang process yaitu SIMOP? Apakah dari rekan-rekan ada yang bias menjelaskannya?soalnya saya sama sedang belajar dengan masalah process.

Tanggapan 1 – Production Engineering

SIMOP singkatan dari Simoltenoues Operation, Istilah ini biasa di gunakan pada saat pekerjaan Modification Existing Platform tanpa Shutdown.

Tanggapan 2 – Autumn Batara

Tambahan sedikit, Simoltenoues Operation ini bisa juga diimplementasikan untuk pemasangan surface equipment (wellhead spool dan flowline) dari sebuah sumur yang baru didrill atau di workover sehingga gas/oil bisa segera langsung mengalir.

Tanggapan 3 – milka indrawaty

Terima kasih atas penjelasannya, tapi apakah itu bisa dipakai untuk new platform??
Maaf saya tidak begitu ngerti jadi mohon penjelasan lebih lanjut.terima kasih sebelumya.

Tanggapan 4 – saiful erwan

Bisa, pada bagian hook-up dengan existing facilities

Tanggapan 5 – saiful erwan

Selamat pagi,

berikut terlampir tambahan dari pak Feriansyah.

Sebagai tambahan, hal penting dalam SIMOPS adalah beberapa pekerjaan yang dilakukan pada saat bersamaan dengan otoritas berbeda. Examples: Normal Production, Drilling dan Construction. Normal operations dibawah otoritas Operations dept, drilling dibawah drilling dept, dan construction dibawah Project department.

From: feriansyah abubakar

SYMOPS (Symoultaneous Operations) ini adalah sebuah document/ procedure yang dibuat/ digunakan apabila kita akan melaksanakan beberapa pekerjaan besar yang akan dilakukan secara bersamaan pada lokasi yang sama (contoh: Platform), pekerjaan tersebut dapat berupa:

1. Normal Production & Drilling Operations,

2. Normal Production & Construction (maksudnya disini pekerjaan construction besar; contoh: New P/F hook Up, P/F revamping dll. pokoknya intinya pekerjaan yang biasanya mengikut sertakan contractor yang membawa instalasi yang rada gede; Rig, Barge dan man power yang cukup banyak),

3. Normal Production, Drilling dan Construction (3 aktivitas berbarengan). Atau apapun pekerjaan tersebut tapi mengikut sertakan berbagai macam pihak yang bekerja pada lokasi yang sama. Beberapa perusahaan menggunakan istilah ‘Combined Operations’.

Tujuan dari pada pembuatan/ penggunaan dari document ini adalah untuk mencegah terjadinya ‘conflicting situation’ diantara pihak-pihak yang terkait didalam pekerjaan tersebut hal ini termasuk Daily activities (contoh: jangan sampai misalnya production melakukan bleed of gas sementara pihak lain melakukan pengelasan) HSE Management System, kemungkinan perusahaan memiliki ketentuan HSE MS yang berbeda dengan kontraktor. Emergency Response, Contoh: jangan sampai Emergency Alarm pada tiap instalasi (Platform dan Drilling Rig ) memiliki arti yang berbeda.

Control of Head Count.

Permit To Work system

Dan masih banyak lagi, pokoknya intinya setiap kondisi yang dapat menyebabkan perbedaan persepsi atau conflict.

Biasanya didalam document ini juga dibuat sebuah matrix untuk menentukan jenis pekerjaan apa yang dapat dilaksanakan bersamaan dan apa yang tidak.

Hal lain yang juga sangat penting adalah penunjukan seseorang yang berwenang untuk mengambil keputusan apa bila terjadi ‘conflicting situation’, biasanya sih ini posisi yang cukup senior.

Hal yang perlu diingat adalah, pembuatan dari SYMOPS document ini cukup ribet, dan harus dibuat oleh suatu team yang terdiri dari competent person dari semua pihak/ perusahaan terkait dan disertai dengan Risk Analysis/ Hazard Identification dari setiap aktivitad yang akan dilakukan.

Tanggapan 6 – feriansyah abubakar

Betul sekali Bapak Erwan, oleh karena itulah perlu ditunjuk seseorang dengan posisi senior yang bisa mengambil keputusan apabila terjadi conflicting situation…………….., dan perang antara department dapat dihindari ………………. ,

Tanggapan 7 – Paul Wijaya

Rekan Milka,

Memang benar SIMOPS adalah Simultaneous Operations, yaitu kegiatan2 yang dilakukan bersamaan. Hal ini biasanya dikaitkan dengan pekerjaan lepas pantai.

Mengapa menjadi sesuatu yang layak dibicarakan karena dengan adanya beberapa kegiatan yang bersamaan maka mungkin dapat menimbulkan kondisi bahaya tambahan/baru. Contohnya kegiatan pemboran dan perbaikan fasilitas produksi yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran, ledakan atau juga kestabilan dari platform. Untuk itu perlu dilakukan koordinasi dan authorisasi bagi pekerjaan2 itu dan dilakukan semacam risk assessment serta langkah2 penanggulangannya.

Bila pertanyaan anda kaitan SIMOPS dengan proses produksi, saya tidak mempunyai jawaban spesifik.

Mudah-mudahan jawaban ini dapat membantu.

Tanggapan 8 – esukardi@technip

Rekan Milis,

Mengenai aplikasi SIMOPS bukan hanya untuk pekerjaan di Platform saja, ini bisa dimana saja baik di onshore maupun di offshore yg mana suatu pekerjaan tersebut dihadapkan pada suatu resiko yg cukup tinggi dalam pelaksanaannya, maka untuk itu harus dibuat procedure yg comprehensive antara kegiatan konstruksi dan kegiatan operation untuk menjaga hal2 yg tidak diinginkan waktu melaksanakan pekerjaan tersebut, semisal; memodifikasi/revamp suatu system pada waktu partial shut down suatu plant, atau waktu penambahan jalur baru dari existing pipeline dll.

Tanggapan 9 – feriansyah abubakar

Hi apa kabar Wan. kalo urusan Simops, gua ikutan nimbrung deh………

SYMOPS (Symoultaneous Operations) ini adalah sebuah document/ procedure yang dibuat/ digunakan apabila kita akan melaksanakan beberapa pekerjaan besar yang akan dilakukan secara bersamaan pada lokasi yang sama (contoh: Platform), pekerjaan tersebut dapat berupa:

1. Normal Production & Drilling Operations,

2. Normal Production & Construction (maksudnya disini pekerjaan construction besar; contoh: New P/F hook Up, P/F revamping dll. pokoknya intinya pekerjaan yang biasanya mengikut sertakan contractor yang membawa instalasi yang rada gede; Rig, Barge dan man power yang cukup banyak),

3. Normal Production, Drilling dan Construction (3 aktivitas berbarengan).
Atau apapun pekerjaan tersebut tapi mengikut sertakan berbagai macam pihak yang bekerja pada lokasi yang sama. Beberapa perusahaan menggunakan istilah ‘Combined Operations’.

Tujuan dari pada pembuatan/ penggunaan dari document ini adalah untuk mencegah terjadinya ‘conflicting situation’ diantara pihak-pihak yang terkait didalam pekerjaan tersebut hal ini termasuk.

Daily activities (contoh: jangan sampai misalnya production melakukan bleed of gas sementara pihak lain melakukan pengelasan) HSE Management System, kemungkinan perusahaan memiliki ketentuan HSE MS yang berbeda dengan kontraktor.

Emergency Response, Contoh: jangan sampai Emergency Alarm pada tiap instalasi (Platform dan Drilling Rig ) memiliki arti yang berbeda.

Control of Head Count.

Permit To Work system

Dan masih banyak lagi, pokoknya intinya setiap kondisi yang dapat menyebabkan perbedaan persepsi atau conflict.

Biasanya didalam document ini juga dibuat sebuah matrix untuk menentukan jenis pekerjaan apa yang dapat dilaksanakan bersamaan dan apa yang tidak.

Hal lain yang juga sangat penting adalah penunjukan seseorang yang berwenang untuk mengambil keputusan apa bila terjadi ‘conflicting situation’, biasanya sih ini posisi yang cukup senior.

Hal yang perlu diingat adalah, pembuatan dari SYMOPS document ini cukup ribet, dan harus dibuat oleh suatu team yang terdiri dari competent person dari semua pihak/ perusahaan terkait dan disertai dengan Risk Analysis/ Hazard Identification dari setiap aktivitad yang akan dilakukan.

Itulah yang sedikit gue ketahui mengenai yang namanya SYMOPS, semoga bisa ngebantu. Wan kalo ente perlu, kebeneran gue ada template generic buat bikin Symops dan juga ada beberapa contoh, yang bisa bikin your life sedikit easier lah………….., kalo perlu kontak aja lewat Japri (feriansyah@gmail.com)

Tanggapan 10 – Iwan, Jatmika (Jakarta)

Sedikit menambahkan untuk share info mengenai SIMOPs. Dari sisi HSE and Operation, pembuat SIMOPs Plan itu sangat penting. By definition apa yang sudah diterangkan oleh Mas Feri (maaf sok deket) sudah betul. Saya bisa mengerti kalau Mas Feri punya kesan SIMOPs plan itu ruwet and ribet. Namn begitu, document ini sangat penting untuk membuat pekerjaan yang situasinya SIMOPs berjalan terrencana, terorganisasi, efective, efficient dan safe.

Nah supaya tidak terlihat ruwet & ribet, kita bisa mendudukan persoalan perencanaan SIMOPs dan merancang programnya sesuai dengan project safety management atau operation safety management principle. Mengenai format, bisa seribu jalan dan bentuk. Dan kalau bisa yang simple dan effective. Dimana biasanya dimulai dengan:

– Idetifikasi siapa saja yang akan terlibat SIMOPs (bisa organisasi maupun fisikal modul equipment)

– Identifikasi potential bentuk SIMOPs atau scoping the SIMOPs (organisasional, fisikal, standards, operation envelope, dll)

– Identifikasi potensi resiko dengan adanya SIMOPs (Risk Asessment focus on risk due to SIMOPs)

– Set Up control measure (pengorganisasian & span of control, safe working/ inter-action procedure, PTW, SIMOPs ERP, dll)

– Pre-Job readiness (cheking the preparation readiness)

– Work in progress (checking the level of implementation)

Jadi, jangan terjebak dalam ketebalan document dan procedure, tapi tetap dapat melihat objective dari SIMOPs Plan. Saya setuju, bahwa keterlibatan Senior Operation akan sangat membantu untuk membuat SIMOPs Plan and Program menjadi fit for purpose. Dan yang lebih utama lagi, harus adanya seorang Project Leader atau Operation Leader yang bisa memanagemeni dan mengkoordinasi SIMOPs activities, mulai tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan memonitornya.

Selamat berSIMOPs, keep it simple s……..

Share This