Select Page

Saya akan melakukan pressure test untuk gas line tapi menggunakan media nitrogen agar tidak perlu dilakukan purging lagi dengan pressure sekitar 450psi.
Yang ingin saya tanyakan: 1. Apakah gas nitrogen bisa memiliki tekanan sampai 450psi seperti diatas?, 2. Apabila pressure tidak tercapai 450psi, misal 200psi kemudian kita inject pakai oksigen sampai 450psi, apakah campuran gas N2 dan O2 ini berefek buruk bagi pipe line, lingkungan dan kesehatan serta apakah aman bila setelah selesai kita lepas bebas mlalui valve nya?(meskipun kita ketahui udara mengandung sekitar 78%N2 dan 21%O2).

Tanya – ari irawan

Mohon sharing dari rekans

Saya akan melakukan pressure test untuk gas line tapi menggunakan media nitrogen agar tidak perlu dilakukan purging lagi dengan pressure sekitar 450psi.
Yang ingin saya tanyakan:

1. Apakah gas nitrogen bisa memiliki tekanan sampai 450psi seperti diatas?

2. Apabila pressure tidak tercapai 450psi, misal 200psi kemudian kita inject pakai oksigen sampai 450psi, apakah campuran gas N2 dan O2 ini berefek buruk bagi pipe line, lingkungan dan kesehatan serta apakah aman bila setelah selesai kita lepas bebas mlalui valve nya?(meskipun kita ketahui udara mengandung sekitar 78%N2 dan 21%O2).

Tanggapan 1 – Abdul Majid

Kalau dari sisi JSA tentang pressure test (safety-nya) saya bisa sharing jika bapak butuh (japi). Mengenai material O2 dan N2 pun bagusnya Bapak lihat MSDSnya sebagai prasyarat wajib jika menangani bahan kimia (dari sisi kesehatan).

Dari sisi pipa, biar rekan lain dari piping yang bahas.

Demikian sharing saya.

Tanggapan 2 – bkumoro

Dear mas Ari,

2 kali sy pernah melakukan presure test dg menggunakan media nitrogen, bisa kok dilakukan sampai pressure 450 psi, kbetulan pengalaman sy waktu itu sampai 1650 psi.

Tanggapan 3 – Adely

Setuju dengan Pak Bakti,

Kalau menggunakan N2 bisa lebih dari 450 psi.

Tanggapan 4 – Sketska Naratama

Sepengetahuan saya handle N2,
Ada yang bisa dipindah – pindah sesuai dengan keinginan penggunaan kita di site dan juga settingnya kebutuhan pressure dapat kita tentukan sendiri. Jika memang butuh rutin, buat N2 package saja.

Jika mau sewa, silahkan googling, beberapa penyedia jasa ini saya pernah lihat. Dan jika butuh bantuan lanjut, silahkan Japri ya.

Tanggapan 5 – okto

Mas Ari Irawan,

menambahkan referensi,

di platform baru yg sekarang lagi didisain untuk sealing kompressor high pressure menggunakan nitrogen sampai 2265 psig tetapi ini memang pipe nya cuma 2′ 🙁 .

jika pipeline-nya 32′ dan panjangnya empat / lima ratusan kilo seperti pipa transmisi sumatera selatan ke jawa barat milik PGN tentu akan butuh N2 luaarr biasa banyaknya karena pipeline harus kering – bisa butuh 5 x volume internal pipeline.

semoga tidak tambah bingung, cuman pengen tahu saja, bila diinjeksi lagi dengan O2 bukannya nambah masalah kl berinteraksi dengan Fe?

Tanggapan 6 – waluya_priatna

Purching tetap kita lakukan karena purchang itu utuk membemsikan lotoran N2 bisa mencapai 2000. Psi

Tanggapan 7 – Mico Siahaan

Mas Ari,

Ikutan diskusi ya:

1. Semua gas, termasuk N2 bisa memiliki tekanan sampai 450 psi. Ya tinggal pompa/kompres saja gas hingga tekanannya naik. Karena itu setahu saya nggak bisa saat leak test tidak bisa sekedar menggunakan evaporator, namun perlu tambahan alat lagi untuk menekan N2(N2 pump). Silakan tanya teman2 yg bekerja di coil tubing. Mereka punya alatnya.

2. Sambung dengan no.1: tekanan pasti bisa sampai 450 psig jadi nggak perlu injek dengan O2. Injek O2 bagi saya beresiko tinggi jika gas line sudah pernah berisikan HC sebelumnya. Campuran O2 dan N2 tidak berbahaya, tapi campuran O2 dan HC jika sampai pada komposisi yang sesuai untuk terbakar dapat menyebabkan ledakan jika ada spark.

Tanggapan 8 – Budi Arman

Share Pengalaman Aja.

Saya pernah melakukan hal yang sama, Pneumatik Test dengan N2, kemudian diinjek lagi dengan Udara (pake Kompresor) pada tekanan 428Psig, saya aplikasikan pada ‘Air Instrument System’ size 1′-2′,
Tidak masalah tuh..

Tanggapan 9 – Mico Siahaan

Mas Budi, kalau di sistem Air Instrument ada Hidrokarbonnya nggak? Yang saya katakan potensi terjadi spark di sistem gas line yang dialiri hidrokarbon akibat pencampuran O2 dan hidrokarbon. Sistem O2 bercampur N2 sendiri sih nggak akan mengakibatkan ledakan/kebakaran.

Tanggapan 10 – Budi Arman

Pak Mico,

System Air Instrument Tidak ada system Hydrocarbon pak, pipa yang saya pake adalah Carbon Steel Galvanish.

Mengenai kemungkinan kapan Terjadinya api (HC+O2+Panas), saya tidak terlalu mengerti dari perhitungan Porses Safetynya..

Tp saya berlogika aja, sebuah proses di Chamber motor bensin merek Yamaha 🙂 ( udara+kabut bensin di injekan dengan AFR yg ideal + ditambah pressure) kalau tidak ada busi (sparkplug), ya motor tidak nyala( tidak ada pembakaran).

Begitu juga disini..

– di gas line ini apakah ada sumber api?

– Bukan kah tadi setelah test, pressurenya di release dulu ke atmospher, yang berarti kandungan N2 dan O2 nya berkurang,

Pengalaman saya yang kebetulan tidak sengaja, setelah selesai menginstall sebuah valve 8′ diline gas yg menuju inlet compresor, ada sekitar 300 meter line yg terisi udara atmospherik, Kemudian Line tersebut kita aliri gas HC, bercampur dengan Udara menuju Kompresor yang running.. 1/2 jam setelah itu baru kita sadar tentang kesalahan ini.. tp alhamdulillah tidak ada kebakaran…

– Kalau masalah korosi ya… ini proses waktu panjang ( misal ratenya : 0,1mm/year).. jd pengaruh kontak O2 dgn Fe tidak terlalu berbahaya kalau cuma dibiarkan seharian. . dengan H2O pun yg lebih reaktif thd Fe saya pikir tidak masalah kalau selama Hidrotest.

Tanggapan 11 – Mico Siahaan

Mas Budi, terima kasih atas koreksinya. Memang tidak akan terjadi kebakaran jika tidak ada sumber api/spark. Yang ingin saya sampaikan adalah tidak aman menginjeksikan O2 ke sistem yang mengandung HC. Karena jika bicara mengenai teori, minimal 2 unsur dari segitiga api ada. Tinggal nunggu sumber api/sparknya aja. Hehehe. Akan tetapi jika bicara safety kemungkinan buruk tetap perlu diantisipasi ‘kan?

Tanggapan 12 – gusti04

Memang harus dilihat fluida process nya apa, karena jika line untuk HC dikasih udara bebas dari air compressor, ya pasti ini sangat berbahaya, karena segitiga api sudah hampir complete, tinggal pemicunya saja yang datang bisa menyebabkan ledakan, pemicunya pun bisa datang dari thermal.
Kecuali pada saat setelah dilakukan leak test, dilakukan lagi proses purging dengan N2 untuk menghilangkan unsur O2 nya.

Tanggapan 13 – Nur Kumeidi

Apakah Air Instrument line perlu purging menggunakan N2?Bukankah fungsi purging untuk menghilangkan kadar O2, jadi kalo menambah pressure dengan O2 malah fungsi purging akan hilang (tidak memenuhi acceptance).
Sumber panas dari segitiga api tidak harus dari percikan (sparkplug pada konsep motor bensin), tapi bisa dari thermal yang lain. Bisa dari udara yang ditekan/dikompresi (konsep motor solar) sehingga thermal tersebut cukup untuk pembakaran.

Share This