Select Page

Metode yang paling reasonable untuk mengecek laminasi pada pelat dalam quantity yang banyak dan cepat adalah dengan tomography UT guided wave. Automatic UT bulk wave (umumnya dikenal dengan C-Scan) juga bisa digunakan namun tidak secepat guided wave karena prosesnya adalah point by point examination. Untuk automatic UT bulk wave bisa menggunakan metode immersion atau menggunakan air-coupled transducer (tanpa perlu couplant). Selain itu keterbatasan dari metode UT bulk wave adalah adanya constrain dari ketebalan pelat yang diuji karena akan mempengaruhi pemilihan tipe transducer (L-Wave ato S- Wave, pulse-echo ato through transmission, dan juga range frekuensi).

Tanya – Iwan Husdiantama

Mungkin ada yang tau atau pernah mengecek lamination/laminasi pada pelat baja dengan jumlah 16 ribu pelat.
Adakah cara yang cepat? Menggunakan alat apa? Ada yng bilang dengan Automatic UT (?)

Mohon sharing ilmunya.

Tanggapan 1 – farabirazy albiruni

Dear Pak Iwan,

Metode yang paling reasonable untuk mengecek laminasi pada pelat dalam quantity yang banyak dan cepat adalah dengan tomography UT guided wave. Automatic UT bulk wave (umumnya dikenal dengan C-Scan) juga bisa digunakan namun tidak secepat guided wave karena prosesnya adalah point by point examination. Untuk automatic UT bulk wave bisa menggunakan metode immersion atau menggunakan air-coupled transducer (tanpa perlu couplant). Selain itu keterbatasan dari metode UT bulk wave adalah adanya constrain dari ketebalan pelat yang diuji karena akan mempengaruhi pemilihan tipe transducer (L-Wave ato S- Wave, pulse-echo ato through transmission, dan juga range frekuensi).

Selain UT, metode lain seperti acoustic emission juga bisa dilakukan, namun hasilnya hanya berupa qualitative result.

Mudah2an bisa membantu,

Tanggapan 2 – sfl_0126

Pak Iwan,

Plat baja ini sudah selesai diproduksi dan sudah keluar dr Mill Maker atau belum?

Beberapa pabrik baja klas dunia punya Automatic UT dg probe mencapai ratusan dan dilengkapi dg automatic recorder. Ada yg menggunakan immersion tp kebanyakan contact dg air sbg couplan, bahkan ada yg canggih menggunakan couplan air jet.

Kalo platnya sudah ada di sini, tdk ada pilihan kecuali menggunakan teknik semi manual atau menyewa dr vendor yg biasa melakukan UT automatic utk instalasi pipeline.

Sy pernah melakukan cek ulang laminasi dg menggunakan teknik semi manual tp jumlahnya gak sampai ribuan plat cuma ratusan.

Tanggapan 3 – Iwan Husdiantama

Terima kasih penjelasan dari Pak Syaiful.

Pelat bajanya sudah ada disini. Kami membutuhkan alat yg bisa mengecek ribuan pelat.

Mungkin bapak bisa berbagi pengalaman yg semi manual?

Tanggapan 4 – Frank

Untuk Laminasi…pake Magnetic Flux untuk battom tank plat inspeksi. Bentuknya kaya soil vibrator type square (segi ampat). Itu mungkin yang termudah dan tergampang…..

Tanggapan 5 – Iwan Husdiantama

Kalau pelatnya berjumlah 1600 lembar, bisa nggak Pak?

Tanggapan 6 – Frank

saya nga tau apa di Indonesia sudah ada alat scanner yang dapat men-scane sekaligus qty seperti yang bapak sebut. Tapi apakah bapak membeli plat baja daro fabrik yang legal dengan mill certificatenya??…. kalo sudah ada factory mill certificatenya yang sesuai dengan keinginan prusahaan bapak, ya berarti itu sudah cukup. Tapi kalo bapak beli plat2 besi baja itu di black market tanpa mill certificate… ya risiko sendiri. mau tidak mau scannya harus satu2 atau perlembar platnya. Sebaiknya bapak konsultasi dengan 3rd party yang resmi ditunjuk oleh pemerintah, seperti secofindo atau radian utama. Mereka itu memiliki reputasi yang cukup banyak dalam dunia inspeksi.

Tanggapan 7 – edward kayo

Sebagai informasi pabrik baja Gunung Raja Paksi sudah mempunyai alat Ultrasonic Testing Machine untuk mengecek skin laminasi tersebut. Mereka juga mempunyai alat untuk mengecek thickness profile daripada pelat pada 3 titik (both edges dan centre line).

Tetapi saya tidak yakin mereka mau menjual jasa untuk pengecekan plat diluar produksi mereka.

Tanggapan 8 – Frank

Kalau produsen pabrik pipa sudah lama mereka memiliki alat2 seperti itu, terutama untuk keperluan industru mereka. Masalahnya pertanyaan dari rekan kita itu, adalah soal lembaran plat baja yang harus di Scan untuk mengetahui adanya laminasi. Saran yang benar tanyakan ke 3rd party inspeksi atau mungkin ada rekan2 3rd party inspection disini yang mungkin bisa memberikan solusi.

Tanggapan 9 – Rosmana Eko Saputra

maaf mau tanya saja, sebenarnya inspeksinya ini untuk apa ya? untuk mengetahui jumlah laminasi dari pelat baja tersebut atau delaminasi? delaminasi adalah kondisi dimana ada bagian2 di permukaan yang berbatasan yang seharusnya menempel namun tidak menempel dengan sempurna, misalnya ada gelembung, atau proses adhesive yang kurang baik?

kl untuk memeriksa ada atau tidaknya delaminasi, apakah bisa dilakukan dengan x-ray? atau mungkin thermal imaging? saya kurang paham dengan struktur baja, tapi kl di struktur aluminum (pesawat), kedua metoda itu cukup efektif untuk melihat kondisi dari laminasi komposit (aluminum dengan aluminum, atau dengan carbon fibre), tapi tentunya tidak dalam jumlah 16ribu pelat yang saya belum tahu berapa ketebalannya (kl pesawat paling2 tebelnya 2,5cm).

Tanggapan 10 – Arbie

Mungkin case ini lain dengan case anda ,yg saya fahami dari case anda adalah menempelkan 2 atau lebih material menjadi 1 kesatuan ,

Namun untuk case baja ini sepertinya ‘MUNGKIN’ ada keraguan dari hasil Inspeksi Fabrikator atau memang belum dilakukan Inspeksi.

Dalam pembuatan baja dari bijih besi sehingga menghasilkan Plat dll sesuai keinginan/pesanan ada suatu proses Peleburan/dicetak dsb lalu ada proses Rolling dll agar didapatkan plat yang diinginkan.

Nah proses proses yang dilalui ini sebetulnya banyak case yg mungkin terjadi salah satunya Laminasi yang biasanya terjadi saat proses Rolling ,

Laminasi ini sangat sangat tipis namun biasanya melebar dan terdapat diSubsurface mungkin jg lebih dalam lagi ( Pada case baja ini belum tentu juga ada laminasi ) sehingga ingin/akan/Wajib dilakukan Inspeksi.

Jika memilih Inspeksi dengan Radiography Test ( RT ) saya rasa akan sulit karena salah satu kelemahan RT adalah sulit mendeteksi LAMINASI serta hasil uji RT agak lama didapatkan sehingga akan lebih baik jika dilakukan Ultrasonic Test (UT),

Baiknya UT tehnik/model seperti apa..mungkin itu yang sekarang sedang dicari jawabannya.

Tanggapan 11 – Iwan Husdiantama

Betul Mas Arbie. Ini pabrik alatnya rusak tapi produksi harus jalan terus.

Tanggapan 12 – farabirazy albiruni

Saya gak yakin MFL Tank Scanner bisa untuk mengecek laminasi pada plate. Prinsip kerja MFL mengandalkan bocoran medan magnet yang dideteksi oleh Hall Sensor. Laminasi pada pelat ukurannya jauh lebih besar dan lebih tipis di arah thickness dari cacat groove ato pitting, sehingga bocoran medan magnetnya relatif kecil untuk di deteksi dengan bocoran medan magnet ini.

Selain itu, ketebalan juga menjadi main consideration. Tebal pelat di atas 5 mm, sudah cukup sulit untuk mendeteksi laminasi pada kedalaman lebih dari 5 mm kecuali dilakukan two side scanning yang akan mempengaruhi waktu pengujian.

Tanggapan 13 – Iwan Husdiantama

Dari googling saya dapatkan alatnya dengan kemampuan dapat mendeteksi lamination. Merk Temate Pi-NB.

Spesifikasinya:

Ultrasonic inspection without couplant eliminates water management costs and problems

Capable of inspecting plate from 0.25” (5mm) to 8” (200mm) thick

High-temperature options available

Detects internal voids, cracks and other discontinuities

Meets all plate inspection standards including EN10160, ASTM A435 and ASTM A578

Non-contact inspection for minimal maintenance requirements

Completely automated operation. Easy to program and to interpret results

Capable of covering large areas (>7º/ 2m) using sensor arrays

Share This