Select Page

Dolphin Energy telah memperpanjang system pipeline gas alamnya di United Arab Emirates setelah menyelesaikan 128-km, 48-in. Taweelah-Fujairah Pipeline (TFP).

Penulis : Eric Watkins

Dolphin Energy telah memperluas system pipeline gas alamnya di United Arab Emirates setelah menyelesaikan 128-km, 48-in. Taweelah-Fujairah Pipeline (TFP).

“Dengan menyelesaikan kejadian yang penting, Dolphin Energy menunjukkan janjinya untuk mendukung customernya,” kata Ibrahim Ahmed Al Ansari, general manager perusahaan.

Pipa “ akan membantu mendorong pengembangan industrial dan pertumbuhan ekonomi di pantai timur negara kami,” kata Ibrahim, yang tercatat bahwa perusahaan menyediakan 30% dari keperluan energi UAE.

Customer Dolphin termasuk Abu Dhabi Water & Electricity Co., Dubai Supply Authority, dan Oman Oil Co., yang telah menandatangani 25 tahun pembelian gas dan perjanjian penyuplaian.

Dolphin Project melibatkan produksi dan pemrosesan gas dari lahan North Qatar, bersama dengan transport dry gas dengan pipeline ekspor underwater ke UAE dari Qatar.

November lalu, perusahaan melaporkan bahwa import Abu Dhabi saat ini 740 MMscfd gas dari Qatar melalui Dolphin line dan kemungkinan akan membeli lagi jika penundaan gas Qatar diangkat, menurut FACTS Global Energy, yang mengatakan Dolphin line memiliki kapasitas ekstra 1.2 bscfd.

“Jika penundaan gas Qatar diangkat, UAE akan menjadi sebuah sumber incremental exports yang mudah jika harga baik. Disampaikan bahwa Abu Dhabi sedang mengembangkan gas dalam negeri berbiaya tinggi dan sedang mempertimbangkan menggunakan minyak untuk power generation, ada kemungkinan meningkatkan kesediaan untuk membayar harga gas tertinggi,” kata FGE.

Dolphin yang dimiliki 51% oleh Mubadala Development Co. atas nama pemerintah Abu Dhabi dan masing-masing 24.5% oleh Total SA dan Occidental Petroleum Corp.

Sumber: www.ogj.com

Share This