Saya sedang menghadapi problem kebocoran pada seal oil salah satu equipment. Umur pakainya sangat pendek, baru 2 bulan sudah bocor lagi. Untuk diketahui bahwa seal ini bekerja pada ambient temperature kira-kira 300 degree celcius. Kita biasa pakai seal dengan spesifikasi sbb : SEAL, HEAVY DUTY; DF; PCR #807115; MAT’L VITON; 440 FLUOROELASTOMER. Mohon pencerahan, adakah jenis seal yang lebih bagus?

Tanya – MJunaedi@holcim

Saya sedang menghadapi problem kebocoran pada seal oil salah satu equipment .
Umur pakainya sangat pendek , baru 2 bulan sdh bocor lagi. Untuk diketahui bahwa , seal ini bekerja pada ambient temperature kira2 300 degree celcius. Kita biasa pake seal dengan spesifikasi sbb :
SEAL;HEAVY DUTY;DF;PCR #807115;MAT’L VITON;440 FLUOROELASTOMER;

Mohon pencerahan , adakah jenis seal yang lebih bagus.?

——————————-

Tanggapan 1 – ricardus danisworo

Coba check disini :

www.dyneon.com

lebih detail :

http://solutions.3m.com/wps/portal/3M/en_US/dyneon_fluoropolymers/Home/Products_and_Solutions/Fluoroelastomers-FKMs/

Tanggapan 2 – tommy.romanov

Mas,

Viton hanya mampu smpai tem kita2 150 deg C innactual. Fluidanya apa?
Kalau sdh mencapai segitu sih bagusnya sealnya menngunakan metal bellows with grafoil packing, seal yg comply to API 682 Cat II, type C.
Apa arrangementny? Tandem? Single? Atau double??

Tanggapan 3 – Arlen Nurlan

Pak Junaedi,

Kalo soal sealing element, mungkin saya bisa sedikit bantu.

Terus terang data teknisnya kurang sekali. Apalagi untuk aplikasi khusus. Ada panduan mudah untuk memulai ini. STAMPS!

S: Size

T: Temperature

A: Application

M: Media

P: Pressure

S: Speed

Kalau hanya bicara ambient temperatur, yang disebutkan 300 deg C, biasanya material yang cukup umum dipakai untuk sealing element TFE/PTFE (Teflon dan variasinya) atau PEEK. Khusus untuk PEEK, harga materialnya saya tergolong paling mahal. Tapi sebelum bapak memutuskan akan menggunakan Peek atau PTFE, sebaiknya diteliti lagi kondisi kerja alat.

Tapi ambient temperatur tidak sama dengan Operating Temperatur. Sebagai contoh, aplikasi oil seal atau seal lain di continuous casting pabrik baja, masih memungkinkan menggunakan viton atau silicon. Kalau bicara ambient temperatur mungkin kita bisa bayangkan seperti apa kondisi saat pencetakan slab baja setebal 200mm. Tapi pada kenyataannya operating temperature system itu sendiri (atau equipment tertentu dalam system) tidak setinggi yang kita bayangkan. Mungkin dalam hal equipment bapak, meski ambient temp. 300 deg C, tapi operating temp. tidak sedemikian tinggi. Mungkin bapak bisa cek, oli yang digunakan flash pointnya berapa, jika working temp. equipment tidak bisa didapatkan. Atau dalam aplikasi aerospace, engine temp. bisa mencapai 320 deg C.

Jika bicara Viton (FKM/FPM), sebenarnya gradenya cukup banyak. Seperti halnya jenis2 elastomer dan plastomer, fluoro rubber bisa dibuat dengan berbagai variasi yang sangat beragam. Beberapa grade fluoroelastomer bisa mencapai 250 deg C, bahkan lebih. Tapi sekali lagi sebelum bapak memutuskan menggunakan material tersebut, mungkin perlu diperhatikan lagi kenapa FKM (atau turunannya) bisa jebol juga. Mungkin oli yang digunakan tercampur air (dari sistem pendingin misalnya), karena FKM tidak tahan air dan steam. Tapi memang ada fluoroelastomer yang bisa bekerja hingga 300 deg. C.

Untuk temperatur yang lebih ekstrim, biasanya metalic seal yang turun tangan.

Demikian pak, semoga membantu.

Atau perlu saya suplai sekalian dengan barangnya pak? Hahaha….. SerSan ya pak Junaedi (pinjam istilah 90an, serius tapi santai).

Tanggapan 4 – Frank

Just Info:

Kalau seal untuk high temperature diatas 300 C,… sebaiknya pake Grafoil Carbon Fiber… TPFE (teflon) dan Viton sekalipun dengan score 180… tetap akan bermasalah dengan high temp. Grafoil ada yang berupa packing atau solid.