Eni Australia telah menyerahkan kontrak subsea kepada Technip untuk pengembangan lahan Kitannya di Joint Petroleum Development Area permit JPDA 06-105 antara Timor Leste dan Australia.

Penulis : Rick Wilkinson

Eni Australia telah menyerahkan kontrak subsea kepada Technip untuk pengembangan lahan Kitannya di Joint Petroleum Development Area permit JPDA 06-105 antara Timor Leste dan Australia.

Technip akan menyediakan project management dan engineering serta suplai dan pemasangan dari 23 km flowlines dan risers. Technip juga akan memasang umbilical system.

Technip akan mengoperasikan program dari kantornya di Perth. Pipeline akan dibuat di plant perusahaan di Le trait di Perancis.

Pemasangan di offshore dijadwalkan akan dimulai selama pertengahan pertama tahun 2011 dengan menggunakan kapal konstruksi Venturer.

Kitan akan dikembangkan dengan menggunakan tiga subsea wells yang dihubungkan ke kapal floating production, storage, dan offloading Glas Dowr.

Produksi pertama diharapkan selama paruh kedua tahun 2011.

Lahan ditemukan pada tahun 2008 dan memegang minyak yang diperkirakan 30-40 juta bbl.

Eni memiliki 40% saham dan operatorship, sementara Inpex memiliki 35% dan Talisman Resources 25%.

Sumber: www.ogj.com