Flash point adalah temperatur terendah suatu liquid dimana liquid tersebut akan mulai menguap (utk membentuk suatu campuran yang dapat terbakar di udara). Jadi, semakin rendah flash point berarti semakin banyak kandungan fraksi ringan di dalam liquid tersebut (sehingga liquid tersebut semakin mudah menguap).

Tanya – felix nola

Dear Milisters …

Saya sempat melakukan fuel analysis untuk sebuah alat berat bermesin diesel dan mendapati flash pointnya rendah (1220 F)

Sedangkan spesifikasinya menurut data adalah 1400 F.

Kira2 faktor apa saja penyebab fuel tersebut flash pointnya rendah? Apa akibatnya terhadap mesin jika terus digunakan.

Tanggapan 1 – Roslinormansyah

Mas Felix,

Ini dianalisis dengan open flash cup atau closed flash cup ?

Tanggapan 2 – adhi budhiarto

Pak Felix,

Flash point adalah temperatur terendah suatu liquid dimana liquid tersebut akan mulai menguap (utk membentuk suatu campuran yang dapat terbakar di udara). Jadi, semakin rendah flash point berarti semakin banyak kandungan fraksi ringan di dalam liquid tersebut (sehingga liquid tersebut semakin mudah menguap).

Untuk penjelasan lebih detil utk mengatur flash point di kilang minyak, saya ambil contoh Diesel product.

Diesel diambil dari draw off (liquid collector) sebuah kolom distilasi. Untuk mengatur flash point, produk diesel ini dialirkan ke sebuah side stripper. Di side stripper ini diinjeksikan steam untuk men-strip fraksi ringan yang ada dalam produk diesel. Fraksi ringan dalam produk diesel tersebut akan menguap dan dialirkan kembali ke kolom distilasi. Kalo didapati nilai flash point lebih rendah daripada spesifikasi, maka stripping steam ke side stripper harus ditambah utk men-strip fraksi ringan yg terkandung di dalam produk diesel. Temperature draw off diesel dalam kolom distilasi biasanya diatur bukan utk tujuan mengatur flash point produk, tapi utk mengatur pour point produk. Mekanisme yang biasa dilakukan saat mengatur produk diesel: atur dulu pour point produk diesel dengan mengatur temperatur draw off diesel di kolom distilasi; jika pour point produk diesel sudah masuk spec, baru atur flash point produk diesel dengan mengatur jumlah injeksi stripping steam ke dalam side stripper.

”Kira2 faktor apa saja penyebab fuel tersebut flash pointnya rendah?’ Jawab: terlalu banyak kandungan fraksi ringan dalam fuel tersebut.

‘Apa akibatnya terhadap mesin jika terus digunakan.’ Jawab: kalo terhadap mesin saya tidak tau apakah akan merusak mesin atau tidak; tapi kalo dari sisi safety, jika mesin itu panasnya mencapai temperatur flash point-nya, ya akan terjadi flash (fuel akan menguap kemudian kalo LEL/UEL nya terpenuhi maka akan terbakar). Actual flash point 122 degF = 50 degC versus Spec 140 degF = 60 degC, maka perlu dicek tuh Pak temperatur mesinnya, kalo udah mendekati 50 degC jadi sangat riskan utk mengoperasikan mesin tersebut dg flash point fuel yang hanya 50 degC.