Normal guide umumnya punya 3 mm gap, di stress analysis gap ini tidak diperhitungkan. Normal guide biasanya welded guide dan allowable load welded guide umumnya lebih besar dari bolted guide. Adjustable guide, umumnya punya gap lebih besar dari 3 mm, i.e.: 5 mm, 10 mm dst. Kebutuhan ini berdasarkan hasil pipe stress analysis, umumnya dibutuhkan disekitar kompressor atau rotating equipment yg lainnya. Adjustable guide ini adalah bolted guide, dengan menggunakan baut maka gap yg dibutuhkan kalkulasi dapat dikontrol. Adjust gap biasanya dilakukan pada saat sebelum operasi. Kalau welded guide yg digunakan akan susah utk mengontrol gap tersebut, tidak jarang plant shut down utk maintenance jadi sebelum start gap ini harus dicheck ulang.

Tanya – duan.felany

Dear Bapak-2,

Mohon informasinya tentang Guide/Stopper/Anchor pada Pipe Support. Ada salah satu Engineering consultant dalam Pipe Support standar mereka memakai Guide/Stopper/Anchor yang dibikin dari Plate, di machining, drilling sedemikian rupa shg berfungsi sbg Guide. (Bolted Guide).
Saya di kontraktor sudah propose untuk mengganti Bolted Guide tsb dgn Type welded & material dibikin dari cutting/modified beam. Alasan kami untuk ‘menyederhanakan’ pekerjaan & material take off, karena jika memakai Bolted Guide akan butuh beberapa variasi pekerjaan (machinig,drilling,tapering) & butuh material plate dgn tebal bervariasi, juga Machine Bolt dgn variasi Size.

Mereka tdk approve & copy Jawaban mereka adl sbb : ‘This is Our standard applied for all the projects and we cannot change.
Indicated gap between shoe and guide in detail drawing is based on pipe stress calculation and shall be kept.
Although you propose to fabricate guide by modifying or cutting from beam, beam have corner radius and dimension errors.
Thus dimension cannot be properly controlled and will cause problem.

Pertanyaannya, adakah beda nya secara teknis antara Guide type Bolted dgn type Welded?

Setahu saya ketika di lapangan nanti, asal kan ‘Gap’ tetap di keep, & Guide bisa manahan gaya yg timbul, maka tdk akan ada masalah. Artinya tdk terpengaruh apakah bolted atau welded, apakah dari Plate atau Modified Beam.
Atau adakah parameter lain ttg Guide ini? Terima kasih.

(Sebagai informasi, dalam satu Platform, ada 2 Engineering consultant yg terlibat, yang 1 lagi memakai type Welded Guide).

Tanggapan 1 – Fery Simbolon

Pak Duan,

Engineering praktisnya seperti dibawah:

1. Normal guide umumnya punya 3 mm gap, di stress analysis gap ini tidak diperhitungkan. Normal guide biasanya welded guide dan allowable load welded guide umumnya lebih besar dari bolted guide.

2. Adjustable guide, umumnya punya gap lebih besar dari 3 mm, i.e.: 5 mm, 10 mm dst. Kebutuhan ini berdasarkan hasil pipe stress analysis, umumnya dibutuhkan disekitar kompressor atau rotating equipment yg lainnya. Adjustable guide ini adalah bolted guide, dengan menggunakan baut maka gap yg dibutuhkan kalkulasi dapat dikontrol. Adjust gap biasanya dilakukan pada saat sebelum operasi. Kalau welded guide yg digunakan akan susah utk mengontrol gap tersebut, tidak jarang plant shut down utk maintenance jadi sebelum start gap ini harus dicheck ulang.

Semoga membantu.

Tanggapan 2 – angga fajar radiansah

Saya sepakat dengan pendapat pak Fery.

memang masalah support ini banyak yg menyepelekan,
padahal support ini juga mempunyai peranan penting agar tdk terjadi over stress.
kebetulan saya juga di fabrikasi dan pernah juga bertanya pada design engineer jika diubah menjadi support atau guide yang lain bagaimana?
jawabannya sama, yaitu jika diubah maka harus reanalysis dan itu butuh waktu lama dan mereka sebelumnya jg sudah mendesign bagaimana agar pipa itu tdk tdk over stress dan bukan asal sembarang comot saja.

Jika diperusahaan bapak punya Caesar atau pipe stress analysis software yang laen,
bisa di review bagaimana jika terjadi perubahan support pada systemnya,
dan yang jelas permodelan di software pun tdh semudah yang kita kira, karena ada banyak hal yang harus dipertimbangkan.

Tanggapan 3 – Budi Arman

Pak Duan,

Cara yg paling gampang adalah minta djustifikasi dari yg ngehitung/ stress engineer nya..

Kadang si Dia hanya memerlukan beberapa saja yang Bolted, tp semuanya di seragamkan aja untuk memudahkan order.

Cara yang kedua adalah membaca stress reportnya..

Lihat besarnya gap Guide yg di apply dalam kalkulasi ( misal Gap 3mm?), disetiap kondisi yang di konsider,

misal :

Case 1 : Pump A & Pump B Stop

Case 2 : Pump A Run & Pump B Stop

Case 3 : Pump A & Pump B Run

Case 4 : Pump A Stop & Pump B SRun

Case 5 : dst

Jika Gap dari Guide yang diapplykan semuanya Fix 3mm untuk setiap case, sepertinya aku me-nyarankan bisa direplace dengan welded,

Kalau ada yg kurang, misal pada saat Case 1, guide dititik (node 50) = 0 mm, dan CASE 2 = 3mm, diganjal aja mas pake additional plate setebal 3mm, begitu Run di Cabut lagi. (bukankah dengan Bolted juga manual operate)

Sepengetahuan saya angka Gap 3mm itu cuma toleransi selama konstruksi.