Setelah mengalami beberapa pengukuran di lapangan dan membandingkan dengan standar NACE RP 0169-02(sebenarnya sudah ada Standar terbaru SP0169-07 namun sy belum punya softcopynya namun kira2 masih sama) dan textbook tentang sistem proteksi katodik “ Peabody’s Control of Pipeline Corrosion” serta diskusi saya dengan Pak Achmad Sulaiman (CP Spesialist dari INDOCOR). Untuk struktur dengan CP kriteria proteksi -850 CP ON tidak Tepat. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam kriteria proteksi ini bahkan sudahtercantum distandar NACE (SP0169-07) dan ISO 15589 part 1 dan sangat lazim digunakan di kalangan praktisi CP. Namun ada beberapa kesalahan pengukuran dan interpretasi yang lazim terjadi sehingga menyebabkan kesalahan penggunaan kriteria ini yaitu bisa berupa Tidak memperhitungkan IR Drop. Jelas sekali statement di standar NACE untuk pengukuran potensial dengan kriteria harus memperhitungkan IR Drop. Dalam praktek banyak terdapat pengukuran yang kurang tepat.

Pembahasan – Ari Kurniawan

Sebelumnya salam kenal semua, Saya Ari KurniawanCP/ Corrosion Engineer dari PT. LAPI ITB.

Mau diskusi neh, untuk para senior tolong dibenarkan jika ada statement yang salah dan bahasanya berantakan maklum masih newbie. Dan saya harapkan ada tanggapan tentang hal ini agar kita saling mendapat pencerahan.

Setelah mengalami beberapa pengukuran di lapangan dan membandingkan dengan standar NACE RP 0169-02(sebenarnya sudah ada Standar terbaru SP0169-07 namun sy belum punya softcopynya namun kira2 masih sama) dan textbook tentang sistem proteksi katodik “ Peabody’s Control of Pipeline Corrosion” serta diskusi saya dengan Pak Achmad Sulaiman (CP Spesialist dari INDOCOR)

Untuk struktur dengan CP kriteria proteksi -850 CP ON tidak Tepat. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam kriteria proteksi ini bahkan sudahtercantum distandar NACE (SP0169-07) dan ISO 15589 part 1 dan sangat lazim digunakan di kalangan praktisi CP. Namun ada beberapa kesalahan pengukuran dan interpretasi yang lazim terjadi sehingga menyebabkan kesalahan penggunaan kriteria ini yaitu bisa berupa Tidak memperhitungkan IR Drop. Jelas sekali statement di standar NACE untuk pengukuran potensial dengan kriteria harus memperhitungkan IR Drop. Dalam praktek banyak terdapat pengukuran yang kurang tepat seperti ini :

1. Jarak pengukuran potensial yang jauh dari struktur yang diproteksi. Hal ini bisa menyebabkan kesalahan pengukuran menjadi terukur lebih negatif (seperti terproteksi) bahkan untuk struktur yang terlatak di tanah yang kering (resistivitas tinggi) pengukuran ini cukup fatal karena potensial baja yang terukur bisa lebih negatif 100-200 mV dari hasil sebenarnya. Cara yang benar adalah pengukuran harus sedekat mungkin dengan struktur

2. Pengukuran potensial untuk struktur yang sistem CP-nya memerlukan arus besar (struktur tanpa coating/coating buruk).Terjadi kemungkinan kesalahan pengukuran untuk struktur ini. Karena Arus proteksinya besar dan arus yang besar tersebut membuat IR drop akan semakin besar. Sehingga potensial yang terukur menjadi sangat besar (terlihat seperti sudah terproteksi padahal pada banyak kasus struktur tersebut belum tentu terproteksi). Untuk struktur tanpa coating penggunaan kriteria proteksi -850 mV CP ON tidak tepat. Sebaiknya digunakan Instant Off atau sisa polarisasi minimum 100 mV atau lebih besar.

3. Pengukuran potensial pada pipa tidak tepat diatasnya. Semakin jauh dari pipa potensial yang terukur akan semakin negatif. Hal ini disebabkan adanya gradien potensial pada pipa. Cara yang benar adalah pengukuran potensial tepat diatas pipa.

4. Tidak membasahi portable CSE dengan air. Hal ini bisa membuat pengukuran lebih negatif. Pengaruhnya bisa sekitar 10-15 mV. Cara yang benar adalah Portable CSE dibasahi dengan air saat pengukuran

Karena sebenarnya saatpengukuran potensial yang kita ukur adalah = Epengukuran = Epol + Ecor+ EIR

EIR tidak masuk kedalam kriteria proteksi. Sehingga harus dihilangkan untuk pengukuran potensial yang benar. Dalam NACE bisa dilakukan dengan cara penghitungan IR Drop, pengunaan kriteria kedua (instant off), atau diabaikan IR Drop (khusus untuk struktur dengan arus proteksi yang kecil).

Sekian dulu dari saya. Mohon ditambah dari para senior.

Ayo kita terapkan teknologi dengan benar!!!!

Tanggapan 1 – sugi waluyo

sedikit menanggapi

Sebelumnya salam kenal semua, Saya Ari KurniawanCP/ Corrosion Engineer dari PT. LAPI ITB.

Mau diskusi neh, untuk para senior tolong dibenarkan jika ada statement yang salah dan bahasanya berantakan maklum masih newbie. Dan saya harapkan ada tanggapan tentang hal ini agar kita saling mendapat pencerahan.

Setelah mengalami beberapa pengukuran di lapangan dan membandingkan dengan standar NACE RP 0169-02(sebenarnya sudah ada Standar terbaru SP0169-07 namun sy belum punya softcopynya namun kira2 masih sama) dan textbook tentang sistem proteksi katodik “ Peabody’s Control of Pipeline Corrosion” serta diskusi saya dengan Pak Achmad Sulaiman (CP Spesialist dari INDOCOR)

Untuk struktur dengan CP kriteria proteksi -850 CP ON tidak Tepat. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam kriteria proteksi ini bahkan sudahtercantum distandar NACE (SP0169-07) dan ISO 15589 part 1 dan sangat lazim digunakan di kalangan praktisi CP. Namun ada beberapa kesalahan pengukuran dan interpretasi yang lazim terjadi sehingga menyebabkan kesalahan penggunaan kriteria ini yaitu bisa berupa Tidak memperhitungkan IR Drop. Jelas sekali statement di standar NACE untuk pengukuran potensial dengan kriteria harus memperhitungkan IR Drop. Dalam praktek banyak terdapat pengukuran yang kurang tepat seperti ini :

1. Jarak pengukuran potensial yang jauh dari struktur yang diproteksi. Hal ini bisa menyebabkan kesalahan pengukuran menjadi terukur lebih negatif (seperti terproteksi) bahkan untuk struktur yang terlatak di tanah yang kering (resistivitas tinggi) pengukuran ini cukup fatal karena potensial baja yang terukur bisa lebih negatif 100-200 mV dari hasil sebenarnya. Cara yang benar adalah pengukuran harus sedekat mungkin dengan struktur

100 – 200 mV? saya rasa tidak sesignifikan itu.

tanah kering biasanya potensial off memang lebih tinggi, tp dari pengalaman di sistem kami (coated pipeline) nilai potensial off tidak pernah lebih dari -700an mV. untuk tanah yang super kering seperti gurun mungkin potensial off akan lebih besar, tp perlu diingat korosifitas tanah pada kondisi kering sangat kecil.

2. Pengukuran potensial untuk struktur yang sistem CP-nya memerlukan arus besar (struktur tanpa coating/coating buruk).Terjadi kemungkinan kesalahan pengukuran untuk struktur ini. Karena Arus proteksinya besar dan arus yang besar tersebut membuat IR drop akan semakin besar. Sehingga potensial yang terukur menjadi sangat besar (terlihat seperti sudah terproteksi padahal pada banyak kasus struktur tersebut belum tentu terproteksi) . Untuk struktur tanpa coating penggunaan kriteria proteksi -850 mV CP ON tidak tepat. Sebaiknya digunakan Instant Off atau sisa polarisasi minimum 100 mV atau lebih besar.

Biasanya praktisi dilapangan sudah memperhitungkan hal tsb, kami biasa menggunakan angka -950 m V. polarisasi 100 mV juga jarang dipakai, biasanya dipakai 200 – 300 mV

3. Pengukuran potensial pada pipa tidak tepat diatasnya. Semakin jauh dari pipa potensial yang terukur akan semakin negatif. Hal ini disebabkan adanya gradien potensial pada pipa. Cara yang benar adalah pengukuran potensial tepat diatas pipa.

hal- hal tsb sudah dikompensasi dlm desain

4. Tidak membasahi portable CSE dengan air. Hal ini bisa membuat pengukuran lebih negatif. Pengaruhnya bisa sekitar 10-15 mV. Cara yang benar adalah Portable CSE dibasahi dengan air saat pengukuran

kalau yg ini saya rasa praktisi dilapangan sudah hafal diluar kepala

Karena sebenarnya saatpengukuran potensial yang kita ukur adalah = Epengkuran = Epol + Ecor+ EIR

EIR tidak masuk kedalam kriteria proteksi. Sehingga harus dihilangkan untuk pengukuran potensial yang benar. Dalam NACE bisa dilakukan dengan cara penghitungan IR Drop, pengunaan kriteria kedua (instant off), atau diabaikan IR Drop (khusus untuk struktur dengan arus proteksi yang kecil).

Tanggapan 2 – Ari Kurniawan

Tanggapan saya,

mksh tanggapan Pak Sugi Waluyo. saya merasa terhormat berdiskusi dgn bapak.

Keterangan (waran tulisan hitam=tulisan dari saya, warna biru=tanggapan pak sugi, warna merah=tanggapan saya mengenai pendapat pak sugi)

—————–

sedikit menanggapi

Ari : Mau diskusi neh, untuk para senior tolong dibenarkan jika ada statement yang salah dan bahasanya berantakan maklum masih newbie. Dan saya harapkan ada tanggapan tentang hal ini agar kita saling mendapat pencerahan.

Setelah mengalami beberapa pengukuran di lapangan dan membandingkan dengan standar NACE RP 0169-02(sebenarnya sudah ada Standar terbaru SP0169-07 namun sy belum punya softcopynya namun kira2 masih sama) dan textbook tentang sistem proteksi katodik “ Peabody’s Control of Pipeline Corrosion” serta diskusi saya dengan Pak Achmad Sulaiman (CP Spesialist dari INDOCOR)

Untuk struktur dengan CP kriteria proteksi -850 CP ON tidak Tepat. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam kriteria proteksi ini bahkan sudahtercantum distandar NACE (SP0169-07) dan ISO 15589 part 1 dan sangat lazim digunakan di kalangan praktisi CP. Namun ada beberapa kesalahan pengukuran dan interpretasi yang lazim terjadi sehingga menyebabkan kesalahan penggunaan kriteria ini yaitu bisa berupa Tidak memperhitungkan IR Drop. Jelas sekali statement di standar NACE untuk pengukuran potensial dengan kriteria harus memperhitungkan IR Drop. Dalam praktek banyak terdapat pengukuran yang kurang tepat seperti ini :

1. Jarak pengukuran potensial yang jauh dari struktur yang diproteksi. Hal ini bisa menyebabkan kesalahan pengukuran menjadi terukur lebih negatif (seperti terproteksi) bahkan untuk struktur yang terlatak di tanah yang kering (resistivitas tinggi) pengukuran ini cukup fatal karena potensial baja yang terukur bisa lebih negatif 100-200 mV dari hasil sebenarnya. Cara yang benar adalah pengukuran harus sedekat mungkin dengan struktur

Sugi Waluyo : 100 – 200 mV? saya rasa tidak sesignifikan itu.

tanah kering biasanya potensial off memang lebih tinggi, tp dari pengalaman di sistem kami (coated pipeline) nilai potensial off tidak pernah lebih dari -700an mV. untuk tanah yang super kering seperti gurun mungkin potensial off akan lebih besar, tp perlu diingat korosifitas tanah pada kondisi kering sangat kecil.

Ari : Saya sudah melakukan pengukuran ini pak. nilainya bisa sangat signifikan untuk kasus yang saya hadapai 388 piles (yg pasti no caoated) bahkan beda titik pengukuran dari jarak yang sama (arah jam 6 dan jam 9) bisa beda mencapai 300 mV. Untuk struktur yang wellcoated perbedaan tidak akan signifikan karena arusnya kecil seperti yang sudah saya bilang di poin 2.

ARi : 2. Pengukuran potensial untuk struktur yang sistem CP-nya memerlukan arus besar (struktur tanpa coating/coating buruk).Terjadi kemungkinan kesalahan pengukuran untuk struktur ini. Karena Arus proteksinya besar dan arus yang besar tersebut membuat IR drop akan semakin besar. Sehingga potensial yang terukur menjadi sangat besar (terlihat seperti sudah terproteksi padahal pada banyak kasus struktur tersebut belum tentu terproteksi) . Untuk struktur tanpa coating penggunaan kriteria proteksi -850 mV CP ON tidak tepat. Sebaiknya digunakan Instant Off atau sisa polarisasi minimum 100 mV atau lebih besar.

Sugi Waluyo : Biasanya praktisi dilapangan sudah memperhitungkan hal tsb, kami biasa menggunakan angka -950 m V. polarisasi 100 mV juga jarang dipakai, biasanya dipakai 200 – 300 mV.

ARi : jika angka -950mV yang dipakai masih mengandung resiko. Karena untuk arus proteksi besar maka IR akan besar. ada baiknya kita mengikuti standar yang sudah lama diterapkan (NACE SP0169-07) yang dijelaskan dalam textbook Peabody (Publikasi NACE) Kriteria CP ON sebaiknya tidak digunakan untuk struktur yg non coated. Untuk yang sudah biasa dilakukan di lapangan sebaiknya kita kembalikan lagi ke standar apakah itu sudah memenuhi standar (seperti kata guru-guru kita harus membiasakan yang benar bukan membenarkan kebiasaan). Sedangkan jika polarisasi yang dipakai 200-300 mV yang dipakai sy rasa itu lebih baik karena NACE mensyaratkan minimal 100 mV.

ARi : 3. Pengukuran potensial pada pipa tidak tepat diatasnya. Semakin jauh dari pipa potensial yang terukur akan semakin negatif. Hal ini disebabkan adanya gradien potensial pada pipa. Cara yang benar adalah pengukuran potensial tepat diatas pipa.

Sugi Waluyo : hal- hal tsb sudah dikompensasi dlm desain.

ARi : Kita akan mendapatkan data yang lebih akurat jika pengukuran dilakukan dengan benar. kita mungkin tidak mendapatkan angkat yang akurat tapi jika kita bisa mendapatkan data yang lebih bagus mengapa tidak.karena standarnya kan sperti itu.

ARi : 4. Tidak membasahi portable CSE dengan air. Hal ini bisa membuat pengukuran lebih negatif. Pengaruhnya bisa sekitar 10-15 mV. Cara yang benar adalah Portable CSE dibasahi dengan air saat pengukuran

Sugi Waluyo : kalau yg ini saya rasa praktisi dilapangan sudah hafal diluar kepala.

ARi : Terimakasih koreksinya pak. tapi pengalaman saya ada beberapa teknisi yang tidak tahu masalah ini. mungkin ada baiknya diinfokan cara yang benar di forum ini.

Karena sebenarnya saatpengukuran potensial yang kita ukur adalah = Epengukuran = Epol + Ecor+ EIR.

EIR tidak masuk kedalam kriteria proteksi. Sehingga harus dihilangkan untuk pengukuran potensial yang benar. Dalam NACE bisa dilakukan dengan cara penghitungan IR Drop, pengunaan kriteria kedua (instant off), atau diabaikan IR Drop (khusus untuk struktur dengan arus proteksi yang kecil).