Ada teman2 bisa membantu formula waktu pigging untuk liquid(air 5 %+crude 95%+gas 0.14 Mmscfd)diameter pipa 8”,tekanan. Flowline 250 psi, flowrate 700 bpd dan jarak 8 km.saya sdh coba dgn beberapa formula tapi belum bisa membuktikan waktu tiba pig direceiver 6 jam(aktual dilapangan waktu pigging).terima kasih atas bantuannya.

Tanya – btp_syadi

Ada teman2 bisa membantu formula waktu pigging untuk liquid(air 5 %+crude 95%+gas 0.14 Mmscfd)diameter pipa 8”,tekanan. Flowline 250 psi, flowrate 700 bpd dan jarak 8 km.saya sdh coba dgn beberapa formula tapi belum bisa membuktikan waktu tiba pig direceiver 6 jam(aktual dilapangan waktu pigging).terima kasih atas bantuannya.

Tanggapan 1 – Isya

Pak Abu,

Kalo mostly crude yg ngalir sebetulnya, itung2an bapak bisa dipakai. Kalau pig datangnya lebih lambat dari perhitungan, jangan salahkan. Karena bisa saja kondisi pipeline yang terlalu banyak debris dan sludge sehingga menghambat laju pig.
Coba run pig secara progressive, mulai dari yang soft hingga yang agressive. Assess debris dan kondisi pig setelah tiba. Diharapkan pipeline bisa lebih clean dan pig bisa tiba sesuai perhitungan.

Nge-pig bukan cuma pembuktian atas waktu lamanya pigging tapi yang lebih penting sebagai sarana corrosion management sehingga pipeline kita lebih awet dan bisa digunakan lebih lama.

Tanggapan 2 – nurman syah

Salam Pak Abu,

Kebetulan waktu saya kerja praktek tentang problema produksi scale dan korosi di lap. kaji. Mudah2an msh ingat dan dapat sedikit membantu;

Hitung formula volume pipa (bbl/km) dari total volume liquid (ID pipa) , flowrate liquid dan besar friksi (scale/ endapan crude / sludge hardness di ID pipe disebabkan tdk teratur maintanaince dlm pigging monitoring nya). friksi ini sangat mempengaruhi kecepatan pigg, dan coba mengikuti SOP pigging yg sdh ada.

Maka dapat dihitung waktu laju pigg = volume pipa (bbl/km) * panjang pipeline(km) : rate pompa (bbl/jam).

Jadi dapat dihitung waktu laju pigg dari launcher sampai receiver.

Tanggapan 3 – btp_syadi

Formula yg Bapak pakai sdh dicoba hasilnya waktu tiba pig 2 hari padahal aktualnya hanya 6 jam saja.apa ada pengaruh ketinggian yach yaitu energi potensial dan kinetik karena pig diluncurkan dari tempat yang lbh tinggi.mgkn teman lain punya formula dgn memperhitungkan tinggi dan tekanan dalam pipa.

Tanggapan 4 – nurman syah

Ya bpk, ketinggian dan kerendahan jalur pipa sgt mempengaruhi laju alir, mgkn bisa dicari flowrate rata2= P rata2 x A. sepanjang per km atau lbh detil lg per m. Tekanan dapat dilihat dari pressure gauge atau bisa dapat rumus fisika dasar energi potential.dan kinetik hasilnya lebih akurat.

Tanggapan 5 – nurman syah

Persamaan Bernoulli

Tekanan, kecepatan, dan tinggi (y) di dua titik dalam cairan, stabil-mengalir non-kental, mampat dihubungkan oleh persamaan:

Beberapa istilah-istilah ini mungkin tampak kenal … suku kedua pada setiap sisi terlihat seperti energi kinetik, dan masa jabatan ketiga terlihat sangat mirip dengan energi potensial gravitasi. Jika persamaan ini dikalikan melalui oleh volume, densitas dapat digantikan oleh massa, dan tekanan dapat diganti dengan gaya x jarak, yang bekerja. Melihat seperti itu, persamaan yang masuk akal: perbedaan tekanan tidak bekerja, yang dapat digunakan untuk mengubah energi kinetik dan / atau energi potensial fluida.

Tanggapan 6 – aan tanta.nugraha

Pak Abu,

Pipeline yg bapak pigging ini bukan pipeline kosong kan pak? maksud saya, sebelum di pigging sudah ada fluida di dalamnya?

Pig bisa saja melaju lebih kencang daripada flowrate fluida yang mendorongnya, tapi ini umumnya terjadi ketika pig itu di dorong dengan water di pipa yang kosong.. biasanya proses pre-commissioning di riser.. jadi pig seperti ‘jatuh’ di dalam risernya, karena berat pig itu sendiri ditambah berat water yang mendorong nya.. tapi secara pig bapak cuma 8 inchi, agak aneh juga..

memangnya kontur pipeline pak abu seperti apa pak? memang banyak downhill yang curam? pembacaan pressure recorder pada waktu pigging seperti apa pak? banyak spikes?

Tanggapan 7 – Don Chicio

Dear rekan milis,

saya tertarik dalam diskusi bapak2 disini, saya ingin sharing jg berdasarkan pengalaman saya (yg masih seumur jagung).

maaf, saya ingin tahu pak, pig yang sedang digunakan type apa dan fungsi nge-pig disini apa? apakah cleaning pig with brush? atau gauging pig? interligent pig? atau apa?

sependek pengetahuan saya, OD pig dibandingkan dengan ID pipe adalah suaian paksa, jadi menurut saya, tidak mungkin pig tsb meluncur begitu saja, tanpa ada sesuatu yg mendorong pig tsb.

kedua, dalam setiap pekerjaan pigging, pasti ada alat ukur, mungkin dalam hal ini yg berperanan penting (bagi saya) adalah pressure gauge dan flow meter pada pig launcher dan pig receiver. artinya begini, saya menggunakan pressure gauge untuk mengetahui apakah pig saya meluncur bebas atau tidak (meluncur bebas krn terdorong oleh gravitasi fluida dibelakang pig). flowmeter sebagai indikator untuk mengetahui pig saya sudah sampai dimana.

ketiga, dengan filosofi input = output, disini saya mendapatkan informasi dari kedua instrument tsb, jika input tidak sama dengan output, berarti ada fluida yang loss disini, artinya saya kehilangan control terhadap pig saya.

kesimpulannya, dengan mengetahui nilai flowrate, saya tahu kecepatan pig. dan saya tahu waktu yg dibutuhkan untuk menempuh perjalanan (panjang pipa).

demikian isi pikiran saya, mohon kritik dan pencerahan dari rekan2 sekalian.

Tanggapan 8 – btp_syadi

Pak Aan,bukan pipeline kosong pak,crude didalam dgn water cut 5%,tek dlm pipa 250 psi jarak 7 km ,flowrate 700 bpd diameter pipa 8”,natural flow,kontur dari bukit ke bawah, waktu tempuh 6 jam.u membuktikan waktu tempuh ini yg belum cocok dgn rumus yg ada.

Tanggapan 9 – aan tanta.nugraha

Pak Abu,

Kalau melihat perbedaan waktu hasil perhitungan dengan kenyataan kehidupan yang begitu jauh, saya curiga nya sih pembacaan flowrate nya yang rada nyeleneh. apakah flow meter nya juga terletak di pipa 8′ pak? takutnya di pipa yang jauh lebih besar.. laju pig di dalam pipeline itu kan tergantung dengan laju fluida nya, dimana laju fluida itu tergantung dr flow rate dan penampang pipeline..

Tanggapan 10 – btp_syadi

Flowrate sktr 700 bpd mengalir ke flowline dari well secara n atural flow dgn tek.dlm pipa 250 psi dgn jarak 7 km.waktu tiba pig di pig receiver rata 6 jam.waktu tibanya yg lbh cepat dibanding perhitungan mgkn dibantu dgn gaya gravity karena well dari atas gunung dialirkan kebawah.

Tanggapan 11 – I Wayan Eka Putra

700 bpd untuk pipa 8 inch apa gak kurang flowrate-nya tuh ? fluid velocitinya cuma 0.03 m/s. Apa intermittent flow?

Pipa kita disini yang size 8 inch aja dapat ngalirin 18000 bpd, itupun masih flowing kurang dari 1 m/s, banyak corrosion problem juga, maklum water cut hampir 60%.

Kalo asumsi 7000 bpd, hampir cocok dengan waktu pigging yang 6 jam.

Tanggapan 12 – Don Chicio

Pak Syadi,

Pipa ini di pig dengan maksud akan diganti service’nya dengan fluida yang berbeda kah Pak?

Tanggapan 13 – btp_syadi

Pigging ini schedule 2 minggu sekali u membersihkan. Scale,debris dlm pipa menggunakan pig polyurethane.

Tanggapan 14 – b.rawindra

Pak Abu,

Mohon maaf, tapi apa ya tujuannya merumuskan/menghitung waktu tempuh pig yang sudah rutin begitu? Bukannya di pig receiver tersedia ‘bendera’, indikator bhwa sang pig sukses masuk ke sarangnya?

Bukan apa2, teringat perploncoan atau tugas pertama sbagai fresh grad dari mentor saya, +30 thn y.l. : ekor scraper pig 8′ dicanteli rantai speda motor semeter dan saya diperintah menemani perjalanan pig tsb sejauh +16 km dgn berjalan kaki di samping pipa; yang lebih separohnya menembus hutan lebat Riau Daratan. Pig didorong air rawa yang dipompa dgn HT-400 punya truk Halliburton. Ujung pipa masih terbuka karena stringing dan welding belum selesai.

Kejadian itu terkenal karena pertama kalinya perushaan memakai pig yang paling intelligent, state-of-the-art saat itu: pig tamatan ITB :-))

Tanggapan 15 – hanang h

Salam semuanya,

Membaca dari awal diskusi ini, mohon ijin untuk urun rembug:

Mengacu ke informasi dari Pak Abu, saya menangkap bahwa pipa yang di pig ini mentrasfer well fluids. Jadi yang pertama perlu diperhatikan adalah mengenai karakter produksi dari si sumur. Saya pribadi lebih cenderung mengarahkan kecurigaan pada ‘adanya kesalahan memasukkan parameter’ dari fluidanya.

Harus diingat bahwa fluida yang mengalir dari sumur merupakan mixing, i.e: oil, gas, water dan others. Jadi saran dari saya:

1- Mohon di-check lagi hasil well-test terakhir, lalu dicatat secara volumetric: berapakah produksi water per day? oil per day? gas per day?

2- Please ensure, benarkah volumetric flowrate yang 700 bpd itu sudah termasuk volume produksi gas? atau jangan-jangan itu hanya volume liquidnya? atau jangan-jangan malah hanya volume oil-nya? jadi bukan hanya water-cut, tapi gas-oil ratio juga mestinya diinformasikan.

3- Jika OD dari pig benar-benar tight dengan ID pipa, mestinya parameter perbedaan elevasi bisa dianggap tidak begitu signifikan terhadap kecepatan pig. Karena perbedaan elevasi bukan hanya mempercepat laju pig, tapi secara bersamaan juga mempercepat laju aliran fluida.

4- Untuk perhitungan lebih teliti, tipe pig dan juga schedule pipa mestinya tidak diabaikan di sini.

5- Pressure dan temperature di pig launcher, pressure dan temperature di reciever. perlu diperhatikan juga.

Sekian dulu urun rembug saya, mohon maaf jika ada salah kata.