Untuk keperluan monitoring tendons di TLP, biasanya kita tertarik untuk mengetahui top tension dan bottom tension dari si tendon. Load cell biasanya berupa strain gauge yang biasa kita pakai di model tests. Tapi tentu saja kualitasnya jauh lebih baik. Terutama untuk underwater measurements.

Tanya – deanazein

Rekan2 milis,

Saya ingin tahu tentang mekanisme kerja dari load cell untuk Tension Leg Platform, jika rekan2 sekalian memiliki artikel atau materi tentang itu, mohon disharing.

Terimakasih.

Tanggapan 1 – iwan aryawan

Pak Dean,

Bisa lebih diperjelas lagi, apa yg dimaksud dengan ‘load cell’ di TLP. Siapa tau saya bisa bantu.

Tanggapan 2 – deanazein

Load Cell ini adalah sensor yang dipasang di tendon maupun riser untuk memonitoring tendon dan riser tsb. Yang ingin saya tanyakan bagaimana konfigurasi umum dari pemasangan load cell pada tendon maupun riser dan bagaimana mekanisme kerjanya.
Terimakasih.

Tanggapan 3 – iwan aryawan

Pak Dean,

Kalau untuk keperluan monitoring tendons di TLP, biasanya kita tertarik untuk mengetahui top tension dan bottom tension dari si tendon. Load cell biasanya berupa strain gauge yg biasa kita pake di model tests. Tapi tentu saja kualitasnya jauh lebih baik. Terutama untuk underwater measurements.

Jadi setelah dikalibrasi instrument-nya, setiap regangan yg terdeteksi bisa ditranslasi ke ukuran gaya. Loadcell-nya dipasang baik dibagian atas tendon (dekat tendon porch) dan ujung bawah tendon. Masing2 untuk memonitor top tension dan bottom tension. kedua load cells tersebut bisa juga mendeteksi adanya kemungkinan flooding pada tendon.

Untuk tendon, tentunya kita harus menghindari negative tension, karena kalau hal ini terjadi atau istilahnya slack, bisa terjadi downstroke dan tendon bisa lepas dari bottom join.

Kalau untuk riser, biasanya kita tertarik untuk mengetahui bending stress di zona touch down (sea bed). Tapi biasanya load cell-nya di pasang lebih banyak tergantung dari konfigurasi riser-nya (catenary, lazy wave, steep wave, dsb). Biasanya SCR (steel catenary riser) yg paling sensitiv terhadap motion baik itu dari platformnya atau dari VIV. Jadi selama monitoring kita bisa memprediksi sisa umur dari si riser.

Mudah2-an membantu. Untuk informasi hardware, bisa dilihat dari website consultant specialist seperti BMT atau bahkan lab2 hydro seperti MARIN.

Tanggapan 4 – kukuh thoriq ariefian

Pak Dean A. Zein, yang dimaksud load cell ini mekanisme untuk mengubah gaya menjadi listrik ?kalau benar berdasar pengetahuan saya yang sedikit ini, mekanisme ini terjadi saat struktur platform mengalami pergerakan dinamisnya (sway,pitch,roll,heave,dll…) sebagai respon gelombang dan pergerakan ini terbatasi oleh tendon (tether) sehingga terjadi tarik ulur pada bagian tendon karena Elastisitas tendonnya. Berikut saya lampirkan beberapa produk soal load cell di TLPs. Sekian dan semoga membantu.

Dan mohon koreksi serta tambahan dari Bapak-Bapak sekalian yang lebih ahli. Terima Kasih.

Attachment : Riser%20tension & Tendon%20 tension

Tanggapan 5 – deanazein

Maaf Pak Kukuh, tapi file lampirannya tidak ada. bisa dikirim ulang.
terimakasih.

Tanggapan 6 – iwan aryawan

Sepertinya saya nggak terlalu salah minta konfirmasi tentang maksud dari kata ‘load cell’. Soalnya apa yang saya tangkap (untuk keperluan monitoring), sangat berbeda dengan pengertian pak Kukuh (energy transformation atau bahkan energy generator).

Pertanyaannya sama, jawabannya bisa bercabang..;-)). Monggo pak Dean.

Tanggapan 7 – deanazein

Terimakasih Pak Iwan atas masukkannya, tapi apa yang Pak Kukuh tentang load cell itu tdk salah karena memang benar kalo mekanisme kerja dari sensor load cell itu mengubah gaya menjadi listrik, dan pada saat monitoring pun itu yang terjadi.
kalo konfigurasi umum dari sensor load cellnya itu sendri biasanya seperti apa yah? (pemasangannya maksud saya).

Tanggapan 8 – kukuh thoriq ariefian

Terima kasih Pak Iwan Aryawan untuk koreksi dan penjelasan mendetailnya, saya jadi tambah mengerti banyak. Dan untuk Pak Dean A. Zein mungkin bisa menghubungi penyedia product yang kemarin saya kasih filenya. Maaf tidak bisa membantu banyak.Terima Kasih.