Mohon pencerahan perihal kemampuan pipa spec API 5L grade B sch.40 ERW pada temperatur terendah, kalo saya baca di ANSI B.31.3 untuk dia.10′ adalah -29 C, smtr dr pihak pembuatnya (lokal indonesia) hanya ‘menjamin’ sampai 0 C ref.std API 5L, terus terang saya confuse dgn hal ini soalnya pipa sdh terlanjur kami beli.
Mohon pencerahan pakar2 pipa.

Tanya – edokawi4

Dear all,

Mohon pencerahan perihal kemampuan pipa spec API 5L grade B sch.40 ERW pada temperatur terendah, kalo saya baca di ANSI B.31.3 untuk dia.10′ adalah -29 C, smtr dr pihak pembuatnya (lokal indonesia) hanya ‘menjamin’ sampai 0 C ref.std API 5L, terus terang saya confuse dgn hal ini soalnya pipa sdh terlanjur kami beli.
Mohon pencerahan pakar2 pipa. Salam.

Tanggapan 1 – achmad junaedi

Pak Edo,

Untuk minimum design temperatur mungkin bisa sampai minus untuk API5L, tapi bukan berarti ‘Save’ jika dioperasikan pada temperature minus…bisa2 baru sejam dioperasiin langsung pecah itu pipa…

Untuk tiap penggunaan carbon steel punya karakteristik dan type masing2…untuk temperature rendah harusnya pakai Low Temp. Carbon Steel. Misal ASTM A333 Gr.6 dan di impact test.

Coba saja minta di Uji Impact untuk pipa API5L terlebih dahulu diskusikan dengan supplier nya…

Tanggapan 2 – sfl_0126

Pak Edo,

Apa maksud kemampuan pipa hingga -29 der celcius?

Satu2nya yg terpengaruh temperatur minus hanya impact dan fracture properties, smentara Yield dan Tensile hampir tidak terpengaruh.
Dalam desain kekuatan pipa, impact tdk berhubungan langsung dg kekuatan pipa. Impact hanya sbg informasi kualitatif saja.

Untuk memastikan apakah sesuai dg service, coba dibandingkan temperatur dan nilai impact disertifikat dg nilai dan temperatur desain.
Bila temperatur uji disertifikat di atas temperatur desain maka perlu dilakukan uji impact pd temperatur desain per Heat Number pipa.

Temperatur uji sesuai API 5L memang hanya 0 der. celcius, kecuali pd saat pesan diminta temperatur yg lebih rendah.

Tanggapan 3 – Muchlis Nugroho

Memang API 5L grade B sch 40 bisa sampai -29oC (walau belum masuk kategori low temperature carbon steel). Kalau ASTM A333 Gr.6 bisa sampai -46oC.

Namun demikian minimum temperature tersebut diatas janganlah dianggap sebagai acuan untuk normal operating temperature. Temperature minimum harus distudy bersama process engineer, biasanya terjadi saat depressurisasi (worst case). Bisa jadi saat normal adalah 25oC namun saat worst case bisa -40 oC.

Kalau mau dipastikan lebih detail lagi (tanpa lab test) bisa dilakukan perhitungan thermal stress (stress akibat pemuaian thermal). Misal jika outer temperature = ambient dan inner temperature = -29oC maka stress=? apakah kekuatan material masih sanggup?

demikian kira-kira.