Bathymetric survey – pemetaan kedalaman laut, lazim pakai echosounder (sesuai nama, ini alat yang pakai metode Doppler : ada sound tranmitter dan echo receiver untuk menentukan jarak kedalaman seabed.

Tanya – Muhammad Fadil

Bapak-bapak sekalian,

Saya minta tolong dijelaskan tentang pekerjaan:

1. Bathymetric Survey

2. Side Scan Sonar Survey

3. Sub Bottom-Profile (Sea Bed) Survey

4. Low/High Tidal Survey

atau mungkin kiranya bapak-bapak sekalian punya kontrak untuk pekerjaan diatas bisa dikirim ke saya secara Japri.

Terima kasih atas perhatiaan dan bantuannya.

Tanggapan 1 – hasan mulahela

Bapak bisa Hubungi PT Geotindo Mitra Kencana, dengan Bapak Heri Sulistyo Budi, mungkin beliau dapat membantu. FYI, Perusahaan tersebut adalah perusahaan survey hidrografi.

Tanggapan 2 – Bandung Winardijanto

Setahu saya Kondur sering memakai Calmarine utk offshore / under water survey nya.

Tanggapan 3 – hasan mulahela

Kemarin ada kekurangan, Bapak bisa menghubungi : Bpk Heri Sulistyo Budi, PT Geotindo Mitra kencana, Tlp. 021 736 1571.
Mungkin beliau bisa membantu anda.

Tanggapan 4 – Muhammad Fadil

Dear P’ Hasan,

Terima kasih banyak atas bantuannya. Mungkin diantara rekan-rekan yang lain ada yang bisa menjelaskan scope of work dari pekerjaan-pekerjaan tersebut?

Tanggapan 5 – emir rezali

Pak Fadil,

Kelihatannya yg bapak tanyakan itu pekerjaan site survey untuk offshore site. Saya coba share (kalau ada yg perlu dikoreksi sama kawan2 yang lain, please do)

1) Bathymetric survey – pemetaan kedalaman laut, lazim pakai echosounder (sesuai nama, ini alat yg pakai metode doppler: ada sound tranmitter dan echo receiver untuk menentukan jarak kedalaman seabed)

2) Seabed profiling – bisa pakai side scan sonar atau boomer untuk dapat hasil yg lebih baik. Sedangkan untuk mendeteksi adanya metal debris di seabed bisa pakai magnetometer. Unocal untuk proyek west seno selangkah lebih maju dengan menggunakan 3D survey untuk mendapatkan data seabed profile yg seakurat mungkin dalam menentukan pipeline route-nya.

3) tidal survey – survey pasang surut, minimum disurvey 2 mingguan-an, cara paling gampang sih pakai batang kayu yg ditempel stiker meteran seperti yg sering digunakan oleh surveyor di darat dan harus ada orang yg mecatat ketinggian muka air pada setiap jangka waktu tertentu (per jam or per 30 min). Cara yg lebih akurat pakai pressure gauge dicelupkan pada kedalaman tertentu dan secara otomatis menghitung perubahan pressure massa air di atas nya dikonversi jadi kedalaman yang direkam oleh sebuah data logger (dengan begini, tergantung kapasitas data loggernya, kita upload secara periodik jadi selama nggak ada resiko kena embat orang bisa dibilang jadi un-manned survey).

4) Lazimnya survey ini diikuti juga dengan getechnical survey, yaitu soil sampling sehingga dapat lapisan2 tanah seabed yang akan diperlukan pada perencanaan konstruksi kita. Kalau di perairan dangkal dengan dasar yg sangat lunak, bisa cukup dengan hand boring saja. Kalau di perairan cukup dalam dan dengan dasar yg mulai keras atau perlu soil sampling yg cukup dalam, biasanya pakai semacam rakit dan mesin zondir. Ada cara lain yg pernah diterapkan dengan PT Calmarine di perairan selat malaka yaitu dengan vibracore.

Kalau kontrak saya nggak bisa kirim karena policy kantor, sorry banget.

Mudah-mudahan bisa membantu.

Tanggapan 6 – Muhammad Fadil

Pak Emir, anda benar sekali. Saat ini persuahaan saya akan membuat tender untuk pekerjaan site survey di Offshore site di daerah selat Lalang, Riau. Sebetulnya pertama kali pekerjaan ini di cover dengan SO tetapi berhubung dikarenakan pekerjaan ini termasuk high risk maka akan dirubah ke kontrak.
Terima kasih atas perhatian dan bantuannya.

Tanggapan 7 – Muhammad Fadil

Wah kalo dulu saya kurang begitu tahu (new comers in Kondur sich, red) dan untuk saat ini kami akan melakukan bathymetric survey.

Tanggapan 8 – Ronnie ‘S’

Hanya menambahkan dari penjelasan pak emir rezali,

1. Untuk bathymetric survey sendiri ada metode single-beam yaitu pake single-beam echosounder dimana kedalaman yang didapat hanya untuk satu posisi (point) dan ada multibeam yang lazimnya disebut swath-system dimana kita bisa mendapatkan kedalaman secara melintang (kiri-kanan posisi) dengan range tertentu tergantung alat dan kedalaman areanya. Multibeam ini lebih cepat cepat terutama untuk perairan yang lebih dalam tapi biayanya lebih mahal.

2. Side scan sonar dipakai untuk memetakan bawah laut (mendapatkan gambaran seabed) secara lateral sperti kita melihat foto bawah laut. Sedangkan sub bottom profiler untuk mendapatkan penampang vertikal nya (Seperti tampilan seismik)

Tanggapan 9 – Raja Simbolon

Saya coba tambahkan utk point no. 1 dr P. Emir krn kebetulan perusahaan tempat saya bekerja bergerak di bidang mapping dan geospatial.

Alternatif lain dalam bathymetric survey bisa dilakukan dengan memanfaatkan tekonologi LIDAR (light detection and ranging) atau biasa juga disebut dengan Bathymetric Lidar dimana metodenya melakukan laser scanning pada objek yg akan disurvey.