Untuk melaksanakan FSO Hull Fatique Anaysis itu, perlu ada gambar Hull Scantling (Construction Profile), Midship section, dan data ketebalan plate, disamping riwayat kapalnya. Data2 ini kemudian di tuangkan dalam FEM atau sejenisnya. Hasilnya akan kita dapatkan ‘remaining service life’ dari FSO bersangkutan.

Tanya – renni puri

Bapak dan Ibu,

Kantor saya sedang mencari kontraktor untuk pekerjaan FSO Hull Fatique Analysis. Apakah dari Bapak dan Ibu di milis migas ini mempunyai referensi untuk Kontraktor yang dapat melakukan pekerjaan atau mungkin ada diantara Bapak dan Ibu yang bekerja di perusahaan tersebut. Mohon kiranya dapat memberikan informasinya kepada saya melalui e-mail dibawah.

Terima kasih atas bantuannya.

Tanggapan 1 – farabirazy albiruni

Dear Ibu Renni,

Coba tanya tuh ke Pak Winarto (KBK Material, DTMM UI)

beliau punya fasilitas lab dan expertise tim yang lengkap untuk melakukan fatigue assessment & analysis setau saya..

bukan begitu Pak Win??

Tanggapan 2 – Arief Yudhanto

Yth Ibu Renni,

Di Lab Struktur Ringan, Aeronautika – ITB, bidang fatigue & fracture ditangani oleh Prof Ichsan S. Putra.
Kemarin saya sempat email2an dg asst prof di sana (Dr Tata). Beliau menyampaikan bahwa mereka bisa menganalisis; tp berhub mesin ujinya rusak, jika diperlukan pengujian fatigue, mereka akan bekerja sama dg lab lain. Demikian. terima kasih.
Bisa ditanyakan lebih detilnya ke beliau.

Email: tdirgantara@ae.itb.ac.id

Dr Tatacipta Dirgantara

Tanggapan 3 – El Mundo

Bang, Utk melaksanakan FSO Hull Fatique Anaysis itu, perlu ada gambar Hull Scantling (Construction Profile), Midship section, dan data ketebalan plate, disamping riwayat kapalnya. Data2 ini kemudian di tuangkan dalam FEM atau sejenisnya. Hasilnya akan kita dapatkan ‘remaining service life’ dari FSO bersangkutan.

Saya kira KBK Material maupun DTMM UI belum berkompetent utk pekejaan ini.

Ibu Renni dapat menghubungi PT DNV Graha atau ITS Kapal

Tanggapan 4 – farabirazy albiruni

Pak El,

Menurut saya yang orang awam ini loh, kalo pekerjaan ini jatoh2nya sih stress analysis. Dan saya pikir stress analysis dimana2 relatif samalah artinya mau dia FSO Hull dengan yang namanya system plate yang simple pasti gak jauh2 beda tinggal dikali tingkat komplesitas seperti adanya joint las, curve surface dan external load serta factor environment seperti corrosion. Metode perhitungannya yah bisa menggunakan macam2 rumus ato melalui pendekatan FEM dengan software package yang sudah tersedia di pasaran.

Kalau masalah mampu ato tidak lebih baik yah Pak Win yang jawab, kalo saya sih berbaik sangka dan yakin beliau sangat mampu dan berkompeten untuk kerjaan2 kayak gini. Tinggal masalah berapa nilai kontraknya aja kan?

Yah kalo ITS Kapal aja mampu, mengapa DTMM UI tidak ya Pak Win? he..he..he.. just kidding, jangan dianggap serius loh yang terakhir ini..

Tanggapan 5 – iwan aryawan

Pak Abhie,

Memang benar daar ilmunya sama, stress analysis terus ngitung cumulative fatigue damage. Tapi kalau tidak familiar dengan applikasi di struktur kapal saya kira jangan terlalu menganggap gampang. Karena salah sedikit hasil perhitungan fatigue lifenya bisa berbeda kelipatan 10 atau 100. Kalau saya sebagai client, yg bakalan saya pilih perama siapa yg melakukan analysis lalu software apa yg digunakan. Karena ekpertis dan kualitas analis sangat penting terhadap hasi akhir.

Saran saya, untuk perhitungan fatigue life dari struktur kapal sebaiknya menggunakan proven software yg dikembangkan para Class Society (ShipRight FDA, Safehull, Veristar, dsb, dst). Soalnya mereka update terus softwarenya puluhan tahun.

—Don’t just do it….Do it right—

Tanggapan 6 – prio sriyono

Sekedar nimbrung. persoalan mghitung fda fatigue fpso tdk sesederhana apalagi jk menggunakan spectral fatigue analysis. kesalahan asumsi apalagi input permodelan, dpt menyebabkan penyimpangan hasil yg significant. class society spt ABS, LR, DNV, BV dll meskipun mempunyai software sndiri tetapi hanya menerima pekerjaan dr konsultan yg telah di approve mrk utk pemakaian software mrk tsb. mungkin ini sedikit membantu…..