Aeronautical obstruction light bisa dilihat pada FAA advisory circular (saya lupa nomernya) dan crane procedure bisa dilihat pada OGP doc 390 aircraft management guide (www.ogp.org).

Tanya – suwoko edi prasetyo

Dear Kawan,

Mohon share dari rekan yang berkecimpung dengan ICAO (International Civil Aviation Organization) bagaimana kita mendesign sebuah system navigasi di offshore untuk menentukan technical data dari AOL seperti light intensity, color atau characteristicnya steady or flashing. dimanakan kita bisa baca refferencenya di ICAO.
Terima kasih.

Tanggapan 1 – Akh. Munawir

Pak Suwoko,

Requirement of offshore helideck, selain mengacu ke ICAO-Heliport manual perlu juga membaca CAP 437.
Ada 4 jenis Lighting yang menjadi requirement Helideck Operation yaitu: Obstacle Lighting, Helideck Perimeter Lighting, Touch Down Circle Light & Status Light.
Lebih detail monggo dibaca di 2 references di atas.

Tanggapan 2 – Tulus Pandapotan Sastra

Pak Suwoko,

Bapak bisa lihat di CAP437 (Offshore Helicopter Landing Areas – Guidance on Standards)
disitu terlampir mengenai light intensity, colour dll.
semoga membantu.

Tanggapan 3 – suwoko edi prasetyo

Terima kasih Pak Akhmad Munawir.

Untuk Helideck Light kebetulan kita sudah reffer ke CAP 437-guidance on standard, sample dari di appendik E dimana disebutkan perimeter light position dan intensitas cahaya yg diperlukan.

Btw, seperti yg kami tanyakan adalah Auronautical Obstruction Light untuk Offshore Tower dan Crane refference dimana tidak kami temaukan di CAP437, mohon reffer jika ada di ICAO especially characterictisnya.
Sekali lagi terima kasih semua masukan dari rekans.

Tanggapan 4 – nanda pangawitan

Dear Pak Suwoko,

hanya mau menambahkan (nambah bingung :D), seingat saya untuk obstruction marking (red led obstruction light) bapak bisa juga refer ke API RP2L, CMIIW.

Tanggapan 5 – Akh. Munawir

Ada pengecualian dari CAP 437 untuk case tertentu;

Jika installasi Red Omnidirectional Light sangat sulit dilakukan karena level structure yang tinggi dan mungkin potensi heat radiation dari (i.e. close to Exhaust Stack dan close to Flare Tip), maka penggunaan Flood Light (lampu sorot) dari bawah ke Structure yang ingin ditandai diperbolehkan asal juga mempertimbangkan intesitasnya setara dgn 25 cd dari Omnidirectional Light hingga Pilot pada posisi 200 meter diatas helideck bisa melihat obstruction tsb dan sorotannya justru tdk menimbulkan glare (silau) pada si Pilot ketika bermanuver appoach ke Helideck.

Tanggapan 6 – Ezra Zain

P Edi,

Panduan lengkap mengenai OBL di tower termasuk karakteristik OBL (low/medium/high intensity, flashing/still, dll) bisa refer ke ICAO Annex 14 Vol 1 Chapter 6 25 Nov 2004.

Saya punya Annex nya, bisa japri.
atau saya kirim ke admin spy bisa diupload di migas website.

Tanggapan 7 – suwoko edi prasetyo

Terima kasih Pak/Mas dan semua pakar yg telah share untuk reference design aircraft warning light.
Sekalai lagi Thanks alot.

Tanggapan 8 – DAVID HENDRALISTYANTO

Dera pak ezra,

Mungkin bisa di kirim ke admin juga supaya kawan-kawan yang laen yang membutuhkan juga bisa dapat informasinya.. Terimakasih.

Tanggapan 9 – Admin Migas

Terima kasih atas kiriman dokumen ‘Visual Aids for Denoting Obstacles’. Sudah saya upload di URL : http://www.migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=361&Itemid=42. Bagi rekan-rekan anggota milis yang lain, ayo tambahkan koleksi folder ini.

Tanggapan 10 – Akh. Munawir

Pak Suwoko,

Chapter 4 of CAP 437, min 10 cd intensity for high obstruction and 25 cd to 100 cd for the highest of installation.
Alternative type lighting-nya bisa menggunakan red omnidirectional light atau flood light.

Please read it carefully,

‘4.3 Omnidirectional red lights of at least 10 cd intensity should be fitted at suitable locations to provide the helicopter pilot with visual information on the proximity and height of objects which are higher than the landing area and which are close to it or to the LOS boundary. This should apply, in particular, to all crane booms on the installation. Objects which are more than 15 metres higher than the landing area should be fitted with intermediate red lights of the same intensity spaced at 10 metre intervals down to the level of the landing area (except where such lights would be obscured by other objects). It is often preferable for some structures such as flare booms and towers to be illuminated by floodlights as an alternative to fitting the intermediate red lights, provided that the lights are arranged such that they will illuminate the whole of the structure and not dazzle the helicopter pilot. Such arrangements should be discussed with the HCA. Offshore duty holders may, where appropriate, consider alternative equivalent technologies to highlight dominant obstacles in the vicinity of the helideck.

4.4 An omnidirectional red light of intensity 25 to 200 cd should be fitted to the highest point of the installation. Where this is not practicable (e.g. on top of flare towers) the light should be fitted as near to the extremity as possible.’

Tanggapan 11 – richardt.ganda

Pak Edi,

Aeronautical obstruction light bisa dilihat pada FAA advisory circular (saya lupa nomernya) dan crane procedure bisa dilihat pada OGP doc 390 aircraft management guide (www.ogp.org).

Semoga membantu.

Tanggapan 12 – Tulus Pandapotan Sastra

Salam Pak Suwoko,

Mungkin bisa dilihat di FAA (Federal Aviation Administration) Advisory Circular AC70_7460_1K (Obstruction Marking and Lighting). Sepertinya standard/guidance yg Bapak maksudkan tertera lengkap disana.
semoga bisa membantu.