Apa aja yang dibutuhkan dan diperhatikan dalam maintenance Generator /Genset?

Tanya – abdullah hanif

Dear Sobat Migas

Mau tanya nich!

Apa aja yang dibutuhkan dan diperhatikan dalam maintenance Generator /Genset?

Tanggapan 1 – migas.denny

Coba check ke manual masing-masing equipment karena beda equipment beda pula perlakuannya. Di manual biasanya lengkap interval waktu dari maintenance apa saja yang diganti.

Tanggapan 2 – heruyana akbar

Untuk mesinnya :

selalu dilakukan secara periodik per 6000 jam kerja :

– calibration all safety devices, such as :

1. over speed

2. High temp cooling water

3. low pressure lubricant oil

4. etc refered to manual engine

– megger test electro motor penggerak pompa2 yang mendukung kerja mesin

– alignment check between engine and generator

Generator :

– megger test main winding generator

– function test generator protection

– fungtion test on test mode closed and opened cb.

yang lebih lengkapnya bisa dilihat di manual book masing2.
tapi prosedur seperti itu yang biasa kami lakukan untuk maintenance diesel engine and generator untuk low speed engine power higher than 1 MW.

Tanggapan 3 – Rosmana Eko Saputra

Gensetnya itu berjalan rutin sebagai pembangkit power utama atau sebagai backup bila listrik outage? karena tentunya akan beda dalam praktek PM dan PdM-nya. Untuk sebagai pembangkit utama yang berjalan terus tiap hari, maka bisa mengikuti rekomendasi pabrikannya dimana ada inspeksi rutin berdasarkan jam operasionalnya, dan tentunya penggantian rutin dan overhaul sesuai jam juga. Namun apabila sebagai standby unit, yang pasti adalah test run rutin berdasarkan data2 kebutuhan pabrik dan seringnya terjadi blackout, ditambah beberapa penggantian rutin seperti oli, filter, gasket karena walaupun tidka beroperasi akan dipengaruhi waktu (calendar based).

Yang perlu diketahui juga ada berapa genset bagaimana pola operasinya. bila hanya ada satu genset saja sebagai pembangkit utama, akan berbeda dengan dua genset (tentu dengan kapasitas sama) yang satu dapat bertindak sebagai pembangkit utama, satu bertindak sebagai standby. apalagi kl dua-duanya standby akan memerlukan program maintenance yang berbeda dengan pola2 di atas.

Tanggapan 4 – Aries aries.yusuf

Benar, data-data bisa dilihat di manual book & bisa dimulai dengan time based PM aja Pak.

Secara umum sbb :

A. Weekly PM :

– periksa secara visual tentang kebersihan, apakah ada leakage, over noise (vibration), corossion.

– bersihkan : body engine & air filter.

– ukur ketinggian level : air radiator coolant, lube oil & fuel tank

– periksa V-belt tention

– ukur : RPM, oil pressure, engine temperature, serta output voltage & frequency.

– catat : running hours

B. Monthly PM :

– kerjakan seluruh aktivitas weekly PM

– cek servo motor (governor)

C. Quarterly PM :

– kerjakan seluruh aktivitas monthly PM

– cek : Intercooler tubocharger, Element radiator

– adjust V-belt tention

dst. utk semi-annually & annually silakan re-cek dg manual book.
Jangan lupakan pula equipment pre-conditioning utk aspek safety dalam bekerja, misalnya : Charger & Panel circuit breaker apakah sudah di-OFF kan.

Yang penting adalah, catatlah hasil pemeriksaan dalam sebuah formulir ceklist utk trace back record (lebih bagus lagi jika dilengkapi SOP PM). Track record tersebut nantinya bisa dijadikan utk mengembangkan PM program menjadi PdM (Predictive Maintenance).

Demikian tks.