Buku Saeed Moaveni sepertinya memang buku wajib untuk belajar Ansys dan juga cukup detail membahas basic theory FEM-nya untuk beginner. Dari sana kita tinggal mengembangkan saja mau kemana kita arahkan aplikasinya apakah ke elastostatic, elastodynamic, thermal, dll. Kelebihan Ansys memang di GUInya bila dibandingkan dengan ABAQUS (software FEM dari developer pesaing Ansys). Dan yang namanya FEM, pasti butuh memory komputer yang besar untuk post-processingnya karena memang itu kelemahan FEM yang harus discretize domain-nya instead of boundary kayak BEM (Boundary Element Method).

Tanya – soedardjo batan

Yth. Bapak Ibu sekalian,

Saya pemula menggunakan program ANSYS. Mohon JAPRI, jika ada yang berkenan membantu tutorial kepada saya, terutama saran, buku apa (Dalam Bahasa Indonesia)yang harus saya gunakan dan apa tersedia di TOKO BUKU di Indonesia?, Apakah Ansys 12 memerlukan RAM lebih dari 2 Giga byte? Google telah banyak saya lakukan. Help Ansys sudah banyak saya baca.
Terima kasih atas bantuan dari Bapak ibu sekalian.

Tanggapan 1 – soedardjo batan

Dalam penelitian, saya masih menggabung ke Perguruan Tinggi lisensinya. Karena instansi saya belum berhasil membeli perangkat lunak berlisensi, karena ada kendala aturan untuk MEMBERI BARANG MODAL, yang harus diinventarisir adalah sulit (dari peraturan MENKEU dan RISTEK ,atau RISTEK tidak mau kerepotan dengan masalah inventarisasi barang negara, yang biaya pemeliharaannya mahal).

Benar, kami akan mendesian, mensimulasi atau menganalisis integritas struktur bejana tekan reaktor tipe PWR 1000. Namun terkendala baru taraf pemula,sehingga kepustakaan saya sangat minim sebagai PEMULA ANSYS walau hasil running dapat mengacu ke manual verivikasi.

Kapan-kapan akan saya kabari lagi jika telah ada lampu hijau dari atasan saya untuk diijinkan berkolaborasi dengan Bapak Ibu sekalian .

Tanggapan 2 – Amal Ashardian

Mari mari Pak Soedardjo.

Banyak buku2 mulai Saeed Moaveni (engineering analysis with Ansys) yang membandingkan hasil ansys dan perhitunagn FE secara manual.

Tapi yang paling enak ya mengikuti tutorial di verification manualnya. Banyak orang menggunakan ANSYS secara GUI karena sangat mudah dengan ini. Tapi untuk time domain dengan ribuan load dan ribuan detik simulation, ,menggunakan APDL (script) paling efektif.
Kapan 2 kalau mau ketemu belajar bersama (saya mau belajar design reactor nuclear) sama Pak Soedardjo.

Tanggapan 3 – farabirazy albiruni

Sepakat dengan Pak Amal,

Buku Saeed Moaveni sepertinya memang buku wajib untuk belajar Ansys dan juga cukup detail membahas basic theory FEM-nya untuk beginner. Dari sana kita tinggal ngembangin aja mo kemana kita arahin aplikasinya apakah ke elastostatic, elastodynamic, thermal, dll. kelebihan Ansys memang di GUInya bila dibandingkan dengan ABAQUS (software FEM dari developer pesaing Ansys). Dan yang namanya FEM, pasti butuh memory komputer yang besar untuk post-processingnya karena yah memang itu kelemahan FEM yang harus discretize domain-nya instead of boundary kayak BEM (Boundary Element Method).

Kalo saya sih lebih suka utak atik dengan buat code sendiri based on Fortran or C/C++. Selain lebih banyak tantangannya dan bisa kita pake tanpa takut hambatan license, eksekusi di komputernya jauh lebih cepat dibandingkan Ansys yang merupakan interpreter language.

Tanggapan 4 – barmantam

Pak Soedarjo,

Untuk ANSYS ada buku khusus yg bisa dipakai sebagai referensi kebetulan saya ada bukunya. Cukup tebal dan informatif. Utk latihan bisa menggunakan tutorial yg terdapat didalam help file menunya. Kalau ada keperluan saya bisa bantu. Kebetulan saya pemakai ANSYS terutama utk heat transfer analysis dan stress analysis.

Tanggapan 5 – soedardjo batan

Terima kasih Mas Abhie dan pak Tambunan atas pencerahannya.

Memang masalah lisensi menjadi kendala saya untuk menerapkan Ansys sebagai alat penelitian, walau latihannya direncanakan menggunakan lisensi dari salah satu Perguruan Tinggi.
Apakah Ansys, dapat digunakan untuk

1.Henghitung laju korosi (MPY) dan pemodelan korosi pada logam dupleh, hastelloy, microalloy dsb?, terkoneksi dengan Tafel Plot, I Corr dll?.

2. Dapat untukpemodelan laju serap radiaktifitas REM / Tahun, atau aktifitas sumber radiasi dalam Curie?

Apakah satuan-satuan tersebut sudah di akomodasi di Ansys release 12 ?

Terima kasih atas pencerahan bapak ibu sekalian.

Tanggapan 6 – Donny Wibowo

related link for ansys ebooks all of them has different title

http://ifile.it/6s4pvo7/0387282890.zip

http://ifile.it/fns3ida/075066875x.rar

http://ifile.it/masydo/finite_element_analysis__saeed_moaveni__prentice_hall__nj1999.pdf

http://ifile.it/jthzmdo/ansys_workbench_tutorial_v.10.pdf

http://rapidshare.com/files/20893389/VibrationSimulationUsingMATLABandANSYS_muya.rar

http://ifile.it/z1pr5o/ansys_tutorial_kent_lawrence_2005.pdf

http://ifile.it/608qadj/fluent.pdf

Happy download

Pada intinya klo saya belajar software trial and error tentunya dengan bantuan example file (sama dengan belajar komputer) dan tentunya pula mengetahui apa yang kita simulasikan termasuk input dan output yang akan kita dapat. Sedang buku adalah pendukung ketika kita stuck atau tidak tahu dalam suatu masalah. Saya belajar ETAP and SKM (FEM software especially for grounding) sendirian dan bisa sendiri asal intinya menyukai dan hobby just that. Satu hal yang pasti kalau tanpa ada project asli maka belajar tidak akan maksimal itu yang saya alami. Jadi belajar dari project lebih baik menurut saya.

Tanggapan 7 – Indratmo Jaring Prasojo

Pak Soedarjo,

Menambahkan links dari internet yang telah disampaikan oleh Pak Donny di bawah, berikut saya tambahkan tutorial ANSYS dari beberapa Universitas di dunia. Saya baru masuk jauh ke link yang pertama, dan menurut saya sangat membantu sekali karena dijelaskan alur per-step-nya.

1. Cornell University, Ithaca, NY: http://courses.cit.cornell.edu/ansys/

2. Univ of Alberta, Canada: http://www.mece.ualberta.ca/tutorials/ansys/

3. Pennstate: http://engr.bd.psu.edu/davej/

4. Aalborg Universitet Esbjerg: http://www.aaue.dk/bm/ansys/ANSYS-Examples.html

5. Tutorial dalam Undergraduate Mechanical Engineering course: http://www.engr.uky.edu/~jrbake01/ansystutor.html

6. The University of Texas at Arlington: http://mae.uta.edu/~lawrence/ansys/ansys_examples.htm

Semoga bermanfaat.

Tanggapan 8 – soedardjo batan

Terima ksih Pak Donny atas pencerahannya. link-nya bermanfaat sekali. saya setuju dengan Bapak, untuk belajar secara terukur, harus ada proyek asli/nyata yang harus dikerjakan.

Tanggapan 9 – soedardjo batan

Yth. Bapak Indratmo dan Bapak Donny,

Terima kasih sekali supportnya untuk mendoenload link-link yang Bapak Ibu sarankan. Terima kasih sekali untuk Bapak Arief atas japrinya. Mudah-mudahan saya dapat mengikuti step-step yang telah diuraikan pada tutorial dan verifikasi Ansys.
Terima kasih bapak-Ibu sekalian.

Tanggapan 10 – firman simanjuntak

Dear Pa’Soedardjo,

Ansysnya dipakai buat analisa apa ya pak?

sejauh ini saya belajar otodidak dstruktural n fluida sederhana.. saya punya tutorial yg aplikatif yg saya dapat dari internet jg, tp mohon maaf belum bs saya attach.. krn ukurannya agak besar 11Mb berhubung koneksi inet sy yg lelet.. tp ntar saya cari tahu linknya dmana bpk bs download..

Bapak d BATAN puspiptek serpong ,bkn?

kalo iya, senior saya ada jg yg dinas d PTRKN-BATAN, Pa’Anni Rahmat.. beliau sangat ahli operasikan ansys kebetulan beliau menangani Lab.Creep d PTRKN jadi klo mengenai kombinasi struktural dan heat effect beliau ahlinya..

Tanggapan 11 – soedardjo batan

Yth. Pak Simanjuntak,

Pak Anni Rahmat dalam taraf BASIC ke ADVANCE, sedang saya dalam taraf Beginner dalam bidang Ansys.

namun di BATAN, pak Anni rahmat sekitar setahun-dua tahun, saya hampir 30 tahun di BATAN.

Pak Anni Rahmat satu kelompok penelitian dengan saya.

Ansysnya akan digunakan untukmenganalisis integritas struktur bekana tekan reaktor PWR ( 1000).

Saya tunggu totorial aplikatifnya yang 11 Mb, mungkin dapat dipecah-pecah dahulu dengan WINRAR untuk mengirimnya.

Ansys akan dugunakan untuk Fatik, Ljau korosi, dan Inpeksi DT, NDT dan Inservice Inspection (ISI) ageing reactor.

Terimaksih atas bantuan Bapak Simajuntak.

Tanggapan 12 – ariefyud

Pak Soedardjo ysh,

Sekedar menambahkan informasi dari rekan migas yang lain, ANSYS Rel.12 bisa memodelkan erosion (barangkali prinsipnya mirip dengan pemodelan korosi). Ada tiga solver yang bisa dipakai untuk memodelkan, yaitu ANSYS Explicit, ANSYS AutoDYN atau ANSYS LS-DYNA. AutoDYN yang saya rasa paling lengkap.

http://www.ansys.com/assets/brochures/ansys-capabilities-12.1.pdf

Ketiganya menggunakan integrasi waktu eksplisit (explicit time integration), jadi di dalam softwarenya, sebuah matriks tidak di-inverse-kan, sehingga solusinya lebih cepat. Tapi ANSYS yang lain sepertinya memakai implicit time integration, waktu processingnya jauh lebih lama, namun lebih akurat.

Paper

(1) Saya juga menemukan link ke technical paper yang isinya adalah studi literatur mengenai model-model matematika korosi. Saya kurang tahu apa relevan dengan kasus Pak Soedardjo, tapi bisa didownload di sini:

www.osti.gov/bridge/servlets/purl/138267-RNoIpU/138267.PDF

(2) Ada sebuah paper yang barangkali juga relevan, yaitu

Corrosion fatigue behaviour of duplex stainless steel X2CrNiMoN2253 under heat transfer conditions. Vollmar, J. and Roeder, E. Mater. wiss. Werkst.tech. (1995) 26 (5), 223–240 (in German) – tapi dalam bahasa Jerman. Kalau berminat, besok saya kirimi, japri.

(3) Paper tentang pemodelan FEM untuk masalah korosi

http://www.imp.gda.pl/struktura/o2/z3/publications/compower/stress.pdf

http://www.igu.org/html/wgc2009/papers/docs/wgcFinal00182.pdf

Saya belum pernah memodelkan korosi dg FEM, tp problem yang anda hadapi ini sangat menarik. Problemnya nonlinear baik secara geometri, constitutive (materialnya) dan berubah terhadap waktu (time-dependent). Elemen jg dimodelkan ketika mengalami degradasi (kegagalan) – biasanya orang memakai model Gurson untuk damage evolution-nya.

Mohon maaf karena saya belum menemukan tutorial pemodelan korosi dg ANSYS.

Sekedar alternatif, biasanya orang memakai boundary element (i.e. memakai software BEASY) untuk memodelkan korosi karena ia lebih efisien (tidak perlu memecahkan hasil di seluruh nodal/elemen, tp cukup di batas-batasnya saja).

http://www.beasy.com/images/pdf/publications/papers/cpapps.pdf

Sementara ini saya hanya tahu ada dosen di jurusan Penerbangan ITB yang memakai boundary element untuk masalah retak, dan jurusan Teknik Fisika ITB untuk masalah akustik.