Pada intinya waktu bubut atau drilling adalah jumlah total waktu persiapan+pemakanan+kembalinya insert atau mata bor ke posisi awal/diinginkan+waktu finishing dan pengukuran jika ada.

Tanya – bagoessurendarto

Dear members

Salam kenal dari saya, (newbie) di industri. Mohon bantuannya untuk para pakar.

Mengenai:

a. Rumus menghitung waktu pembubutan yang materialnya Alloy stell.

b. Rumus menghitung waktu drill yang materialnya Alloy stell.

Sebelumnya saya sudah cari referensi di buku dan internet dan saya berkehendak menggumpulkan semua referensi sebanyak2nya. Terima kasih banyak. Atas bantuannya.

Tanggapan 1 – rio.hendiga@akersolutions

Saya bukan pakarnya, tapi semoga bisa membantu.

Posisi insert saat turning process atau milling process juga mempengaruhi, selain deep of cut and feeding. Belum lagi kalau ada process threading.
Jadi kalau rumus ini hanya anda butuhkan untuk estimasi cost untuk tendering, sebaiknya anda berkoordinasi dengan pihak production anda atau supplier anda.
Agar estimasi waktu yang didapat lebih mendekati actual dan cost yang didapat juga mendekati actual.

Tanggapan 2 – vimala sariputera

Mas Bagus,

Biasanya di catalog pahat potong dan mata bor ( merk sandvick atau kenametal atau valenite dll ) , ada cara perhitungannya,. Karena pahat potong banyak sekali jenis dan gradenya dimana tiap2 grade dan tiap2 jenis akan berbeda kemampuan dan penggunaannya dimana data2 tsb bisa kita dapatkan dari catalog tsb.

Tanggapan 3 – Endri Prasetyo

Pak Bagoes,

Coba sharing sekalian refresh yang pernah dipelajari sewaktu sekolah.

Pada intinya waktu bubut atau drilling adalah jumlah total waktu persiapan+pemakanan+kembalinya insert atau mata bor ke posisi awal/diinginkan+waktu finishing dan pengukuran jika ada.

Waktu pemakanan akan dipengaruhi oleh putaran rpm, feeding yg diambil, berapa kali pemakanan, jenis material dan jenis insert. Putaran dan feeding adalah 2 hal yang saling berkaitan. Kita bisa tahu besarnya feeding berdasarkan katalog, tentunya yg applicable untuk alloy steel. Jika feeding sudah ditentukan maka kita dapat menghitung putaran yg ideal. Kalau tidak salah feeding = 3.14 x diameter x putaran/1000.

Jumlah pemakanan saya rasa perlu dicoba dulu kemampuan maksimal tebal pemakanan dari insert.

Demikian semoga membantu.

Tanggapan 4 – Sutarto

saya coba membantu,

-jenis Alloy steelnya secara spesifik apa ?

rumusnya t= L (mm) / {s (mm/put) x n (put/mnt)}

L=panjang pembubutan/kedalaman lubang bor (hanya panjang yg disayat)

s=kec. ingsut/asutan atau feeding rate.

n=putaran mesin yg dipakai.

rumus ini hanya menghitung waktu kerja mesin yg bekerja dg pengumpan otomatis dan sekali jalan, tidak termasuk waktu terbuang akibat setting tool, gerak balik, dll.
n yang dipakai adalah putaran yg terpakai, bukan hasil perhitungan (diatas atau dibawahnya). di n ada parameter Diameter benda kerja/bor dan Vc atau Vs atau V nilai kec. potong bahan yang sangat tergantung pd jenis bahan benda kerjanya (setiap bahan mempunyai nilai kec. potong, sudah ada tabelnya, gogling aja dg kata kunci tsb, soalnya ga tahu spesifik alloy steelnya, lihat pertanyaan diatas).

referensi, teknologi mekanik-srieyati japri jilid 1 & 2, mesin-mesin perkakas-Harun/Terhedejn. handbookk of machining & metalworking calculations-Rajiv Astana dkk (4shared), dan masih banyak lagi, atau coba cari course note mhs Politeknik.
Mudah-mudahan bisa membantu & kepada lain, mohon ditambahkan.

Tanggapan 5 – Hendra wisanggeni

Pak Bagus,

Saya punya perhitungan yang sama masalah waktu pembubutan ( machining ) atau yang umumnya kita kenal dengan CYCLE TIME.
hal ini sangat berpengaruh terhadap berapa banyak produk yang bisa di hasilnya oleh operator dalam satu shift.

Rumusnya di tempat saya bekerja . apabila kita mengetahui CYCLE TIME maka untuk memproduksi produk dalam satu shift adalah

waktu kerja = 420 menit

waktu istirahat = 60 menit

Utilisasi standard di tempat saya = 87% ( ini tergantung di mesin nya )
di tempat saya 62% – 97 %

cycle time 1 produk = 5 menit

maka = 420 X 0.87 = 365.7 / 5 = 73.08 per pcs ( produk ).

untuk machining khususnya pembubutan non konvensional ( CNC ),
saya berikan software ( by formula excell ) lengkap dengan tabel RPM, Feeding dan grade material.

untuk grade material yang anda butuhkan tinggal cari di internet atau katalog, kemudian masukan saja angka-angka tersebut sesuai dengan rumus diatas.
pasti akan dapat productivity dalam satu shift.

mudah-mudahan bermanfaat.