Umumnya hunting frequency sangat berkaitan dengan kinerja governor. Kadangkala settingan governor terlalu sensitive akibatnya governor bereaksi terlalu cepat atau “over” kompensasi terhadap kecepatan. Miscellaneous thing, yang juga berpengaruh pada hunting frekuensi seperti, masalah carburetor, cable I/O dari engine ke Modul synchro tidak menggunakan cabel screen sehingga signal analog menjadi tercemar. Kalau modul sysnchro di mounting pada panel switchgear, mungkin lebih baik jika groundingnya tersendiri.

Tanya – Novriandy Darmawan

Dear bapak2 milist semua,

Ada yang bisa bantu gak ingin tahu apa ya penyebab utama dari huntingnya frekuensi pada generator? Apakah adanya perubahan beban yang cepat atau adanya putaran rotor yang gak stabil atau bagaimana?

Dengan terjadinya hunting pada frekuensi ini kami tidak dapat melakukan synchronizing 2 buah generator. Pernah kami lakukan akan tetapi generator langsung melepas bebannya otomatis sehingga plant kami shutdown.

Kalau ada pengalaman dari bapak2 semua mohon sharingnya ya.. thanx..

Tanggapan 1 – rustam.saleh

Coba bapak check governornya or governor controlnya, biasanya problemnya di situ saja pak.

Tanggapan 2 – Abhie Dhira

Pak ND,

Biasa nya untuk adjustment Hz dilakukan dengan adjust Governor nya..
Cek dulu Control Governor nya..

Perubahan beban yg terjadi pada saat pengetesan dulu biasa nya kan udah di setiing, apakah respon governor nya baik atau tidak..

Biasa nya cuma itu aja pak..

Bisa di tambah sma yg kawan2 yg lain.

Tanggapan 3 – Novriandy Darmawan

Pak Ardi,

Sudah kita lakukan adjusment di governor tp masih juga tidak ketemu. Kita gunakan control governor yang analog.

Tanggapan 4 – hery pusporogo

Kebetulan saya bukan ahlinya ya pak(juru ketik aja),cuma sedikit info disini huntingnya frequensi Gen 30MW diplant kami disebabkan karena :

1.Pada saat itu kami dalam posisi synchro dengan PLN, sehingga automatis fluktuasinya Frequensi dipengaruhi juga Freq dari PLN

2. Putaran rotor dengan load yg overfluktuatif saling berkaitan, saat beban generator besar maka putaran rotor cenderung berkurang(sedikit berat),karena butuh penyesuaian antara Qinput si Turbin sendiri sehingga daya mekanik yg dihasilkan sesuai dengan beban yg ada.

Mohon koreksinya jika ada statement yg kurang tepat.:).

Tanggapan 5 – Novriandy Darmawan

Pak Hery,

Dengan adanya kejadian itu apakah ada dampak pada generator pada saat bapak shyncro dengan PLN? Gimana solusi di tempat bapak?

Tanggapan 6 – hery pusporogo

Dear Pak ND,

Dampaknya saat kami synchron dgn PLN yaitu beban fluktuative,sangat riskan apabila kami sedang posisi beban tinggi, namun hal tsb kami atur dgn menggunakan auxilary mode di system woodward505 kami shg beban tersebut stabil sesuai setting yg diinginkan. Hanya kami tak lama-lama untuk synchron dgn PLN krn kondisi PLN susah untuk diprediksi,kadang Trip shg kami memutuskan untuk island mode agar kami tidak Trip juga.

Tanggapan 7 – Rilly Hutabarat

Pak Novriandy,

Gain governoornya sudah diseting?

Bs juga dari pembakaran yang tidak stabil.

Saya pernah punya pengalaman tsb.

Kalau boleh tau enginenya apa pak?

Terima kasih.

Tanggapan 8 – Novriandy Darmawan

Pak Rilly,

Pembakaran yang tidak stabil? Kayaknya masuk akal juga pak, secara kami menggunakan gas engine generator (Caterpillar 3512). Pada saat plant kami shutdown, gas yang kami gunakan yaitu gas yang bukan dari hasil kilang atau bisa dikatakan banyak fraksi beratnya. Gain governor sdah diseting tp blm mengatasi masalah.

Tanggapan 9 – tigormaruli78

Mas Novri,

Bener kata Bang Rilly, bhw selain problem di governor, bisa juga problem di ignition.
Mengingat anda menggunakan gas engine (CAT G-3512), bisa dicek dulu sistem ignition (pengapian), kondisi spark plug, transformer; apabila menggunakan ignition module, bisa dikalibrasi dan dicek ignition timing-nya.. Sudah pas atau tidak (sesuai manual)

Selain ignition issues, bisa dicek di fuel system-nya. Pastikan fuel regulator dalam kondisi baik dan dP antara fuel dan air (udara) masih dalam range.

Di sisi air intake; ensure dP air filter juga masih dalam range.

Mungkin itu saja yang bisa diconsider, apabila di sisi governor sudah tidak ada masalah..

Tanggapan 10 – aarthatia

Pak Novri,

Wah catterpilar ya, kelihatannya perlu di cek saat dia FAT gimana komposisi fuel gas nya… bisa dilakukan adjustment pada gas regulator nya, kalau tidak salah self adjusted type ya….

Good luck

Tanggapan 11 – yadi trusmiyadi

Apakah sudah dicek Caterpillar methane number (CMN) dari fuel gas yang dipakai kemudian disesuaikan timing pembakaran dengan nilai CMN dari fuel Anda.

Tanggapan 12 – Novriandy Darmawan

Pak Artha,

Makasih infonya. Emang benar juga pak akhir2 ini kami sering ada gangguan dengan fuel gas. Komposisi CO2 fuel kami agak tinggi. Hal ini saya kira sangat mempengaruhi, mungkin ada teman2 lain yg bisa menjelaskan kenapa CO2 berpengaruh terhadap fuel engine.

Tanggapan 13 – rahmad aliyusni

Dear Bp. Novriandy,

Ada beberapa yang perlu sy tanyakan :

1. Generator tsb memikul beban apa?

2. Apakah dsana trdpt cap. bank utk beban tsb?

Selanjutnya coba generator di jalankan scr individual (stand alone) dg load bank, frekuensi hunting ato tidak, kalo msh hunting coba di sesuaikan setting load sharing.

Semoga bisa menjawab pertanyaan Bp.

Tanggapan 14 – Novriandy Darmawan

Pak Rahmad,

1. Generator tsb memikul beban motor2 induksi untuk digunakan pada pompa2.

2. Untuk beban tsb tidak dipasang kapasitor bank. Cos pi = 0.85 – 0.9

Untuk governor sudah di setting tp belum bisa. Kadang bagus,stabil tidak hunting tp tiba2 saja hunting.

Tanggapan 15 – DANIEL SOMBE

Pak ND,

“Hunting” yang bapak maksudkan menurut saya adalah frekeunsi yang naik turun. Kalau kondisi ini bertahan cukup lama sebelum proteksi menjatuhkan breaker maka akan di tandai dengan suara engine yang tidak stabil (meraung-raung).

Mungkin akan jauh lebih baik jika data berikut dilengkapi:

Kapasitas Generator 1

Kapasitas Generator 2

Governor System (Mechanical atau electronic)

Apakah system synchro menggunakan modul automatic atau manual (potensiometer untuk adjust frequency and potensio untuk adjust voltage)

Saya sependapat dengan Pak Rahmad,

Coba lakukan pengetesan per unit. Misalkan running Generator unit 1, amati bagaimana responnya ketika potensio frequency di adjust, ketika potensio tegangan di adjust, ketika bebannya di mainkan dari “load bank” hal ini dilakukan untuk mengetahui sensitifitas governor lever untuk mempertahankan kecepatan dan frekuency tetap berada pada harga setting.

Jika kondisi ini bagus untuk tiap tiap unit berarti dapat ditarik kesimpulan sementara dimana problem ada pada modul sinkronisasinya.

Coba lakukan prosedur diatas dalam kondisi diparalelkan, no load sampai pembebanan. Sebaiknya untuk pengetesan menggunakan load bank

Dengan data yang minim sepertinya agak sulit untuk meruncingkan akar permasalahannya. Tetapi ada beberapa konsep dasar yang bisa menjadi guidance:

Frequency erat kaitannya dengan kecepatan dimana n = (120 f / p ). Jika di synchro secara manual biasanya dengan mengadjust potensio. Biasanya dibuat 2 potensio, untuk mengadjust voltage dan untuk mengadjust frequency.
Jika frequency mesin lebih kecil dari frequency bus maka system akan menyuplai kekurangan disisi mesin untuk mengakselerasi mesin agar dapat mencapai synchro speed. Power flow ini dapat menjatuhkan breaker karena deteksi power reverse atau bahkan dapat merusak mesin itu sendiri jika breaker tidak jatuh.
Consideration yang penting selain pengaturan frequency dalam system synchro adalah pengaturan tegangan. Jika tegangan mesin lebih kecil dari tegangan bus maka daya reaktif akan ditarik mesin dari system dan sebaliknya (by AVR).

Umumnya hunting frequency sangat berkaitan dengan kinerja governor. Kadangkala settingan governor terlalu sensitive akibatnya governor bereaksi terlalu cepat atau “over” kompensasi terhadap kecepatan.

Miscellaneous thing, yang juga berpengaruh pada hunting frekuensi seperti, masalah carburetor, cable I/O dari engine ke Modul synchro tidak menggunakan cabel screen sehingga signal analog menjadi tercemar. Kalau modul sysnchro di mounting pada panel switchgear, mungkin lebih baik jika groundingnya tersendiri.

Monggo, kalau ada yang keliru mohon diluruskan

Any comment or suggestion is really appreciated.