Cadangan gas alam di offshore Nugini adalah target dari cooperative development agreement dengan DSME E&R, Hoegh LNG Ltd., dan Petromin PNG Holdings Ltd. milik Nugini.

Penulis : Eric Watkins

Cadangan gas alam di offshore Nugini adalah target dari cooperative development agreement dengan DSME E&R, Hoegh LNG Ltd., dan Petromin PNG Holdings Ltd. milik Nugini.

“Dengan [cooperative development agreement], tiga perusahaan akan melakukan studi bersama untuk check validity untuk pengembangan beberapa cadangan gas dari Papua Nugini termasuk satu dekat Teluk Papua,” kata Kim Jin-seok, chief executive of DSME, cabang dari Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co.

“Jika keputusan investasi dibuat pada akhir tahun ini setelah penyelesaian studi kelayakan, kami berharap akan memulai produksi dari pertengahan akhir tahun 2014 dengan menggunakan fasilitas LNG-FPSO yang dibangun di shipyard DSME di Korea Selatan,” kata Kim.

“Kami telah menyetujui untuk mengerjakan bersama dengan masuk kedalam cooperative development agreement… dengan memperkenalkan tekhnologi ke Papua New Guinea,” kata partnernya.

“Kami telah memulai studi kelayakan ekonomis dan technical agar menyediakan option yang bersaing untuk owner gas di Teluk Papua, yang meliputi project LNG ELK/Antelope,” kata mereka.

Pada bulan Mei, Daewoo memperlihatkan detail unit LNG floating production, storage, and offloading umum miliknya di meeting Floating LNG 2010 di Barcelona.

Pada saat ini, Brendan Jeong, executive vice-president of marketing and engineering Daewoo, mengatakan perusahaan telah megembangkan sebuah rancangan untuk floater LNG 2 juta ton/tahun.

Jeong mengatakan unit akan sepanjang 310 m, lebar 65 m dan tinggi 20.3 m, yang akan menempatkan delapan tanki yang diatur di dua baris dan menggunakan membrane-type containment system.

Unit akan memiliki kapasitas untuk menyediakan 210,000 cu m LNG, 20,000 cu m LPG, dan 40,000 cu m kondensat, dengan tidak ada batas pengisian dalam kondisi sampai tinggi gelombang yang significant 14 m.

LNG Hoegh, telah mengembangkan design FPSO LNG miliknya, yang sudah bekerja dengan Daewoo dalam project FLNG.

Perjanjian baru bertepatan dengan pengumuman yang diemailkan oleh Daewoo yang telah memenangkan 440 juta dolar dari American Eagle Tanker Inc. Ltd. Malaysia untuk membangun empat tanki minyak 320,000-dwt. Berdasarkan perjanjian, Daewoo akan mengirim kapal pada Oktober 2013.

Sumber: www.ogj.com/index