Bilamana mendesign suatu Pig Receiver atau Pig Launcer, alat intrument yang dipakai dan terpasang pada body casing Pig adalah : 1. Pressure Indicator; 2, Pressure Safety Valve; 3. Pig Signal; 4. Drain Valve (biasanya ball valve); 5. Vent Valve. (biasanya ball valve); 6. Block Valve (double block and bleed valve) di in and out pig receiver/pig launcher.

Tanya – dean

dear rekan milis.

saya ingin bertanya, instrumen2 apa saja yang biasanya diperlukan sepanjang pipe line ketika kita akan mendesain sebuah pigging system (pigging launcher – pigging receiver)?

terimakasih.

Tanggapan 1 – Don Chicio

Pak Dean,

Biasanya pada saat pigging dan hydrotest, saya buat check list utk barang2 sbb:

(Instrumentnya saja)

Flowmeter (m3/hour) 2 unit

Pressure & Temperature Recorder 1 Unit

Pressure Gauge 300 – 500 psi 2 unit

Pressure Gauge (utk hydrotest) unit range’nya tergantung pressure test, 4 unit

Temperature Gauge 0-200 Fareinhet

Dead Weight Tester 1 Unit

kalau ada yang kelupaan, mohon ditambahkan oleh rekan2 yang lain

Tanggapan 2 – iwan saputra

Pak Dean,

Kalau setahu saya bilamana mendesign suatu Pig Receiver atau Pig Launcer, alat intrument yang dipakai dan terpasang pada body casing Pig adalah :

1. Pressure Indicator

2, Pressure Safety Valve.

3. Pig Signal

4. Drain Valve (biasanya ball valve)

5. Vent Valve. (biasanya ball valve)

6. Block Valve (double block and bleed valve) di in and out pig receiver/pig launcher.

Dan size nya dari piping inlet ke alat-alat tersebut mengacu kepada nozzle yang
ada pada body/ casing pig launcher atau pig receiver.

Tapi yang saya jabarkan di atas itu, adalah untuk pipeline Gas, kalau pipeline Oil, saya kurang tahu kali. karena belum pernah mendesign nya. Tapi membacanya pernah.

Mungkin ada teman lain yang bisa menambahkan atau mengoreksi tanggapan saya ini.

Tanggapan 3 – deanazein

untuk sizing apakah mengacu pada standard dan kode tertentu?

dan diantara pig launcher dan pig receiver apa perlu dipasang safety valve seandainya terjadi over pressure?

Tanggapan 4 – iwan saputra

Kang Dean,

Biasanya sich iya..Pake aja ASME B31.4 (oil) atau B31.8 (gas). Baca aja buku-buku tersebut dan selami bait demi bait dan masukkan mana yang diperlukan ke dalam excel program dan dapat hasilnya. inputan data-data berapa flownya, berapa pressurenya dll biasanya dari process design engineer.
Tapi yang dipakainya biasanya Client Spec, dan dalam client spec biasanya sudah ditentuan ukuran pig receiver/ launcer di dalam tabel. Jadi kita hanya mencocokan hasil perhitungan pake excel dengan tabel tersebut.

Kalau untuk pemasangan PSV antara Pig Launcher dan Pig Receiver, sebenarnya saya kurang paham kalimatnya.
Tapi kalau tidak berhubungan dengan process distribusi, kemungkinan tidak pakai karena sudah ada terpasang pada pig launcher/pig receiver.
Tapi untu proses distribusi, saya pernah lihat ada oil pipeline pakai breather valve dan biasanya kalau di gas pipeline pake water trap (di titik yang terendah)
Kalau Over pressure itu biasanya berhubungan dengan process distribusi fluida atau gas, kalau process pigging biasanya jarang terjadi.