Saya sedang desain sphere tank menggunakan ASME VIII-2 Ed.2007. Apakah dalam menghitung nozzle thickness, kita bisa juga menggunakan referensi di Par UG-45 di ASME VIII-1?
Soalnya, sepanjang observe saya terhadap ASME VIII-2 ed. 2007, di ASME terbaru tersebut tidak ada guidance selengkap seperti Par UG-45 ASME VIII-1. Apalagi saya baru kali ini menggunakan ASME VIII-2 dan langsung dapat ASME yang edisi 2007.

Tanya – Bagus Setyo Wicaksono

Dear Master2..

Saya sedang desain sphere tank menggunakan ASME VIII-2 Ed.2007.

Apakah dalam menghitung nozzle thickness, kita bisa juga menggunakan referensi di Par UG-45 di ASME VIII-1?

Soalnya, sepanjang observe saya terhadap ASME VIII-2 ed. 2007, di ASME terbaru tersebut tidak ada guidance selengkap seperti Par UG-45 ASME VIII-1. Apalagi saya baru kali ini menggunakan ASME VIII-2 dan langsung dapat ASME yang edisi 2007.

Tolong jawaban dari master2 Migas Indonesia..

Tanggapan 1 – MiKiRoni Wijaya

Mungkin sebaiknya untuk design spherical tank menggunakan ASME VIII 2001 aja terlebih dahulu mas…coz jka anda tidak mengetahui segi perubahan / addendum pada ASME terbitan terbaru ntar design tersebut tidak bisa di[pertanggung jawabkan..apalagi anda First menggunakannya..

Trus klo untk design sphere, sepengetahuan saya menngunakan API 620 appendix …,ASME lebih tersebut lebh ke arah inspeksi welding serta metode konstruksinya..

Tanggapan 2 – Bagus Setyo Wicaksono

Thanx jawabnya Pak.

Tapi sependek pengetahuan saya API 620 itu untuk low pressure storage (atau dengan tekanan sampai dengan 15 psig di atas tekanan atmosfir). Sementara sphere saya sudah masuk dalam kategori pressure vessel (high pressure tank) karena hampir 300 psig, sehingga mengacu ke ASME VIII-1/2.

For your info, ASME VIII, especially div 2 ed.2007 is totally different from the old one. ASME Div. 2 2007 was completely rewritten and the basis for failure of theory was changed from the maximum shear stress theory (stress intensity) to the maximum distortion energy theory (von Mises criteria, equivalent stress).

Yield criterion-Von Mises ini lebih akurat dalam memprediksi failure yang terjadi, dimana hitungan matematik-nya lebih kompleks dibanding teori stress intensity (Tresca).

Selain itu, dalam coding paragraf pun berbeda, contoh: Old: AD-202, new VIII-2 2007: 4.3.5.1. Formulanya pun juga berbeda.

Oleh karena itu saya broadcast ke milis ini, menanyakan adakah yang familiar
dengan ASME VIII-2 2007, khususnya untuk nozzle calculation procedure, seperti yang dijabarkan di UG-45 di ASME VIII-1.

Saya juga pernah menanyakan hal ini di beberapa forum engineering di luar negeri, disana justru sudah duluan membahas ini, dan sudah banyak yang familiar. Namun dalam pembahasan nozzle/opening/reinforcement calc procedure, saya belum menemui jawaban yang comprehensive saja. Tapi setidaknya alur-nya sudah menemui ‘titik terang’, walau memang sedikit ‘fun’ dalam prosesnya.

Thanks for all comments..

Tanggapan 3 – Fedrianto

Yth. Mas Bagus,

Setau saya siy, tidak boleh ada cross-reference antara ASME VIII-1 dan VIII-2.
Mungkin temen yg laen bisa ngebantu. Tks

Tanggapan 4 – Dwi Utomo

Mas Bagus & Mas Fedri,

Saya bukan master, juga belum familiar dengan ASME VIII D2, tapi ingin ikut diskusi.

Kalau kita baca ASME VIII D2 – 2007:

4.5.2.1 Nozzles shall be circular, elliptical, or of any other shape which results from the intersection of a circular or elliptical cylinder with vessels of the shapes for which design equations are provided in paragraphs 4.3 and 4.4.

Mungkin saya yang masih kurang menangkap arah pertanyaan mas Bagus, tapi menurut hemat saya perhitungan untuk thickness nozzle-nya ada di situ (para 4.3 & 4.4).

Mengenai cross-reference ke ASME VIII D1, saya belum check betul2 boleh atau tidaknya.
Cuma kebetulan saya pernah membandingakan (sebetulnya sih akibat kesalahan evaluasi, hehehe), hasil perhitungan thickness untuk D1 jadinya lebih tebal daripada D2.

Tanggapan 5 – Bagus Setyo Wicakson

Pak Dwi,

Terima kasih responnya..

Sejauh ini saya memang menggunakan Para 4.3. Tapi untuk Para 4.4 saya rasa tidak perlu, karena external pressure-nya adalahatmospheric pressure 14.7 psia. Dan juga di tangki saya tidak ada kevakuman, sehingga tidak ada net external pressure. Selain Para 4.3, saya juga merefer ke 4.5 untuk openings.

Mengenai cross-reference, saya pernah ajukan pertanyaan ini ke forum engineering di luar sana, dan jawaban mereka juga tidak memperbolehkan untuk melakukan cross-reference tersebut.

Pak Dwi pernah desain LPG sphere menggunakan VIII-2 ed.2007? Boleh dong saya belajar sama Bapak??

Terima kasih Pak..

Tanggapan 6 – Dwi Utomo

Mas Bagus,

Dengan sangat menyesal, saya belum pernah mendesign equipment apapun, baik menggunakan code BS, ASME, API, ataupun berbagai design code lainnya. Saya hanya mempelajari code-code BS, ASME, & API tersebut untuk kepentingan evaluasi integrity dari equipment setelah inspeksi, agak terfokus pada thickness for pressure, defects, acceptance criteria, dll.
Tapi saya dengan senang hati akan mengikuti berbagai diskusi mengenai design code (dengan duduk manis dipojokan), karena bagaimanapun dasar dari evaluasi integrity suatu equipment adalah design code dari equipment itu sendiri.