Prinsip DP3 atau DYNPO AUTROS(refer to DNV rule) harus ada redudancy terhadap single failure loss, fire and flood. Ketika ada air compressor bersebelahan dibatasi dengan bulkhead, bukan berarti kita harus memastikan fire integrity-nya saja tetapi juga terhadap watertight integrity. Meskipun ruangan tsb. di insulasi A60, tetapi kalau masih ada cable&ducting penetration yang tidak menjamin watertightness bulkhead tsb bisa jadi bermasalah. Mengenai perlunya penggunaan A60 segregation bhd. pada compartment yg bukan high risk thd fire, dengan steel bulkhead itu sendiri sudah termasuk A0 (refer to SOLAS) dan masuk dalam class fire rating. Tetapi untuk lebih amannya dapat dikonsultasikan dengan Approval Engineernya Class Society pada rig tsb, jadi ada yg bisa menjamin lebih valid.

Tanya – Pandhu Lakshana

Dear MIGAS-ers,

Apakah ada yang mempunyai pengalaman/ spec / studi yang berkaitan dg perlu atau tidaknya pemasangan A60 insulation pada ruangan di mana air compressor ada di dalamnya ?

Ada semi-sub rig yang akan diklas-kan dg notasi DP-3, sehingga redundancy diperlukan. Karena ruangan air compressor itu bersebelahan, maka direkomendasikan menggunakan A60. karena dikuatirkan jika terjadi fire, akan propagate ke ruangan sebelahnya, sehingga single failure akan menyebabkan loss air system pada rig.

Permasalahannya, ada pendapat yang bilang kalo tidak perlu A60 karena ruangannya tidak flammable, oily dan explosive materials.

Apakah ada spec/ studi/ analisa yang menjelaskan ttg alasan spt di atas ?

Terima kasih atas masukannya.

Tanggapan 1 – El Mundo

Pak Pandu,

Please refer to:

1. SOLAS 1974 and 1988 Protocol, Chapter II-1 dan Chapter XI

2. MODU Code – 2001, Chapter 4, 6, 7 dan Chapter 9.

3. Class rules

Jika dalam reference diatas Anda belum menemukan jawaban yg pas, maka Anda perlu melakukan safety case study/safety assessment atau HAZID/HAZOP utk menentukan apakah A-60 insullation perlu di pasang pada bulkhead pemisah ruang compressor.

Menurut saya untuk DP3 notation minim requirement is A-60 insulation.

Tanggapan 2 – ghany andika

Sedikit urun pendapat, sejauh yang saya tahu prinsip DP3 atau DYNPO AUTROS(refer to DNV rule) harus ada redudancy terhadap single failure loss, fire and flood.

Ketika ada air compressor bersebelahan dibatasi dengan bulkhead, bukan berarti kita harus memastikan fire integrity-nya saja tetapi jg thd. watertight integrity. Meskipun ruangan tsb. di insulasi A60, tetapi kl msh ada cable&ducting penetration yang tidak menjamin watertightness bulkhead tsb bisa jadi bermasalah.

Mengenai perlunya penggunaan A60 segregation bhd. pada compartment yg bukan high risk thd fire, saya rasa dengan steel bulkhead itu sendiri sudah termasuk A0 (refer to SOLAS) dan masuk dalam class fire rating.

Tetapi untuk lebih amannya Pak Pandu consultasikan dengan Approval Engineernya Class Society pada rig tsb, jadi ada yg bisa menjamin lebih valid..

Mohon koreksi kalo ada kesalahan.

Tanggapan 3 – Pandhu Lakshana

Terima kasih atas response-nya pak Elmundo, pak Ghany

Justru ini saya lagi diskusi dg orang2 klas dari klas amrik sama klas china hehehe..

Untuk watertight bulkhead sih udah clear pak, yg masih ada dispute di penggunaan A60 insulation pada bulkheadnya. Dari salah satu klas bilang ga’ perlu A60 karena alasannya ngga’ oily, ngga’ ada kans untuk tjd fire dll. Mungkin di sini yang kurang, belum ada risk analisis ttg terjadinya potensi fire pada ruangan kompressor ini.

MODU yg saya punya tahun 1989 jeh…Tapi barusan saya pinjem temen saya dan baca IMO MODU Code 2001 pada bab-bab yg disebutkan, terutama chapter 9 ttgFire Safety dan sptnya tidak ada perubahan yg signifikan dg yg tahun 1989 untuk bab ini. Memang kalo dilihat dari penjelasan di MODU, kompressor ga’ termasuk equipment/ machinery spaces category ‘A’ yg perlu A60 bhd.

Pada SOLAS chapter II-2 part C ttg fire protection/ fire supression juga menjelaskan lebih rinci ttg class division, namun lebih meng-emphasize kpd passenger vessel dan tanker.

Cuman saya agak rancu dg kriteria IMO ttg guidelines for vessels with dynamic positioning systems (IMO MSC Circ. 645) yang bilang bahwa

===start of quote ===

For equipment classes 2 and 3, systems not directly part of the DP-system but which in the event of failure could cause failure of the DP-system, (e.g., common fire supression systems, engine ventilation systems, shut-down systems, etc.), should also comply with relevant requirements of these Guidelines.

===end of quote ===

Sudah jelas bahwa pada equipment class 3 yg terkait dg DP, redundancy of all components and physical separation of the components is required as necessary. Dalam hal ini kegagalan kompressor akan menyebabkan impact kpd DP karena berkaitan dg pneumatic supply ke thruster. Kalo ada single failure karena fire di ruangan kompressor maka akan menyebabkan fire propagate ke ruangan kompressor lain karena ga’ ada A60 insulation bhd dan mengakibatkan redundancy lost.

Sekarang pertanyaannya, berkaitan dg statement dari IMO di atas, apakah BOLEH untuk TIDAK MENGGUNAKAN A60 BULKHEAD diantara 2 ruangan yang mana 2 ruangan tsb masing2 terdapat Rig Air Compressor (sebagai redundant equipment) ?

Kalo saya sih sama spt pak Elmundo, lebih sreg kalo pake A60. Tapi kan mesti dijustifikasi. Atau mungkin spt yang pak Ghany bilang, penggunaan A0 bulkhead saja sudah cukup dan comply dg guideline IMO ttg vessel untuk DP ini ?

Mungkin ada rekan2 expert yang bisa menambahkan ?

Terima kasih atas masukannya

Tanggapan 4 – Yuyus Uskara

Pak Pandu,

jadi setelah membaca penjelasan dari Pak Pandu, kita kesampingkan dulu watertight integritynya (karena fokus diskusi di A60), kalo menurut saya, kan di Chapter II-2 nya SOLAS, kategori dari spaces-nya cuma ada 10, dan Pak Pandu sudah bisa mendefinisikan kalo ruangan yang dimaksud bukan Machinery Spaces Category ‘A’, so, there is no doubt (buat saya) kalau A60 insulation TIDAK dibutuhkan.

sejauh ini, saya mendesign Fire Integrity Plan, ya based on those 10 categories of spaces, no more no less. dan ‘diskusi’ sama kelas (selama ini saya ABS), cuma pendefinisian dari ruangan ruangan tersebut, apa nomor 1, 2, 3, atau seterusnya.

anyway, di Part F chapter II-2, juga di sebutkan ‘Alternative Design and Arrangements’, yang, if there is a doubt among parties, mungkin Pak Pandu atau kelas atau owner, selalu ada jalan keluar, yaitu:

2 General

2.1 Fire safety design and arrangements may deviate from the prescriptive requirements set out in parts B, C, D, E or G, provided that the design and arrangements meet the fire safety objectives and the functional requirements.

2.2 When fire safety design or arrangements deviate from the prescriptive requirements of this chapter, engineering analysis, evaluation and approval of the alternative design and arrangements shall be carried out in accordance with this regulation.

silahkan di baca kelanjutannya Pak.

Mudah-mudahan saya bisa menambahkan informasi 🙂

Tanggapan 5 – Pandhu Lakshana

Pak Yuyus,

Saya setuju sekali.

Saya juga sih simply bilang kalo A60 ngga’ perlu untuk Air Compressor room JIKA rig ini bukan dikelaskan untuk IMO equipment class 3 (DPS-3, DP-3 atau DYNPOS-AUTRO) yang mana menekankan betul redundancy.

Anyway, jelas ini menambah informasi buat saya 🙂

Ternyata saya luput sama part F di chapter II-2 di SOLAS ttg alternative design (mungkin karena dulu kami cuma baca yg SOLAS edisi kompilasi 2001). Ternyata di SOLAS 2009 (dan juga 2004) emang udah diantisipasi dispute semacam ini. Bahwa akan ada deviasi (dan itu sah-sah saja) pada fire protection di kompartemen yg bukan class ‘A’ dan harus dijustifikasi dg engineering analysis, evaluation dan approval.

Dalam hal ini sebenernya kita sudah melakukan FMEA/ FMECA berkenaan dg requirement dari classification society untuk DP notation. Dan rekomendasinya adalah dipasang A60 pada bhd pemisah antara 2 ruangan air kompresor. Tapi mungkin spt kata pak Elmundo masih perlu dilakukan safety case/ risk study yg spesifik berkaitan dg potensi fire pada air compressor room.

Terima kasih atas masukan dan pencerahan dari rekan2 semua.