Untuk SCADA system, standar penting yang harus diperhatikan adalah SCADA Protocol yg akan digunakan. Diantaranya IEC 60870.5 dan DNP3.0; dimana kedua standar protokol ini bersifat open protocol (interoperability) sebagai standar komunikasi antar Master Station (h/w s/w), RTU dan perangkat elektronika lainnya untuk semua produk yg dikembangkan oleh manufaktur SCADA System apapun. Dengan mendalami referensi dari kedua protokol tersebut, sepertinya akan banyak mendapat informasi yang bermanfaat.

Tanya – dean

dear Rekan Migas.

saya ingin mendesain sistem SCADA dengan menggunakan sistem transmisi data lewat GSM untuk pengoperasian pipeline.
kira-kira apa saja referensi atau standard yang harus saya pakai dan ikuti untuk perancangan tersebut ?

Tanggapan – AAntonius

Untuk SCADA system, standar penting yg harus diperhatikan adalah SCADA Protocol yg akan digunakan. Diantaranya IEC 60870.5 dan DNP3.0; dimana kedua standar protokol ini bersifat open protocol (interoperability) sebagai standar komunikasi antar Master Station (h/w s/w), RTU dan perangkat elektronika lainnya untuk semua produk yg dikembangkan oleh manufaktur SCADA System apapun. Dengan mendalami referensi dari kedua protokol tersebut, sepertinya akan banyak mendapat informasi yg bermanfaat.

Sedangkan untuk sistem yg lainnya dalam SCADA, sepertinya sangat umum sj, layaknya mengembangkan suatu perancangan control system biasa.

Pendapat sy, sebaiknya dikembangkan dulu disain basis dari konsep SCADA system yang akan dibangun tersebut. Beberapa parameter dari disain basis, yg harus ditetapkan diantaranya :

– Penetapan kategori I/O yg akan digunakan (jumlah, wireless / non wireless, IS / Non IS)

– Sistem ketersambungan I/O dgn RTU (direct atau melalui PLC lagi, remote I/O atau non remote I/O, barrier isolator IS / non IS, Fieldbus, Hart, ProfiBus, FCS / non FCS)

– Standar enclosure RTU (termasuk bila ada tambahan PLC)

– Standar availability RTU dan Master Station (fault tolerance dan redundacy)

– Sistem distribusi RTU terhadap Master Station (sistem topologi jaringan SCADA); mis. relay station, point to point, multi-point, dll

– Backbone sistem komunikasi dari jaringan RTU-Master Station yg akan digunakan (GSM, radio frequency, Power Line Carrier atau Fiber Optic); hal ini akan berkaitan dgn perangkat interface komunikasi dan instalasi jaringan

– Protokol SCADA yg akan digunakan ( Ref. to IEC 60870.5, DNP3.0, HDLC, Modbus, UCA Protocol)

– Sistem keamanan data (enkripsi dan enkapsulasi)

– Model akuisisi data dan metode console montoring / sistem supervisi; apakah hanya pd Master Station sj atau bisa dilakukan pd RTU jg

– Sistem basisdata perekam dan penarik data historis (data archiving data retrieving); dimana hal ini termasuk konsep sistem Server dan aplikasi front-end (mis. sistem Client Server dll)

Semoga membantu.